Penyakit A-Z

7 Tanda Gejala Stroke yang Harus Diwaspadai

Gejala Stroke

Dari sekian banyak penyakit yang menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia, stroke masuk di dalamnya. Penyakit yang tidak mengenal usia ini harus diwaspadai, terutama bagi kamu yang memiliki gaya hidup kurang sehat.

Baca Juga:

rapid test

Penyakit yang satu ini umumnya memiliki gejala khusus yang bisa kamu amati. Dengan memahami tanda gejala stroke, kamu bisa melakukan pengobatan terbaik secepatnya. Berikut penjelasan gejala stroke yang harus kamu tahu ya!

Gejala Stroke

Gejala Stroke

1. Tekanan Darah Tinggi

Gejala stroke yang satu ini, mungkin sudah diketahui banyak orang, yaitu kamu mengalami tekanan darah tinggi. Jika tekanan darah tinggi ini sering terjadi, dampaknya bisa sampai membuatmu terkena stroke. Alasannya karena terjadi komplikasi fungsi organ tubuh.

Pertama-tama, tekanan darah tinggi akan mendorong pembekuan aliran darah. Hasilnya, darah tidak mengalir dengan baik ke otak. Saat seperti itu membuat kerusakan pada saraf-saraf otak. Yang terburuk adalah terjadi kebocoran hingga pembuluh darah yang pecah.

2. Penglihatan Buram

Penglihatan buram di sini maksudnya adalah pandanganmu terlihat seperti kabur. Kamu akan sulit fokus melihat sesuatu, selayaknya orang normal. Beberapa orang menyebut kondisi ini berupa penglihatan ganda. Seperti selalu ada bayang-bayang di benda-benda yang kamu lihat.

Penglihatan buram, bisa menjadi salah satu gejala stroke. Tapi untuk memperkuat dugaan, gejala stroke lain juga seharusnya kamu alami. Misalnya tekanan darah tinggi yang sudah disebutkan sebelumnya. Atau gejala-gejala lain yang mungkin kamu alami.

3. Mati Rasa di Satu Sisi Tubuh

Gejala stroke ini benar-benar menunjukkan penyakit stroke memang sedang kamu alami. Yaitu kondisi di mana salah satu sisi tubuhmu kehilangan rasanya. Dalam arti lain mati rasa. Bukan cuma perasaan ya, tapi memang stroke ditandai dengan hal ini.

Mati rasa terjadi, lagi-lagi karena fungsi saraf terganggu. Otak tidak dapat berfungsi dengan baik. Alih-alih mempengaruhi seluruh tubuh, salah satu sisi saja yang sulit untuk digerakan. Di mulai dari wajah, tangan, dan kaki. Jika kondisi memburuk, akan semakin banyak bagian yang tidak lagi bisa digerakan sesuka hati.

4. Cepat Pusing

Tadi kan sudah disebut, stroke membuat fungsi saraf agak terganggu. Karena hal ini, kamu akan cepat merasa pusing. Oke, mungkin pusing itu dirasakan di penyakit lain juga. Sekalipun itu sakit yang ringan seperti masuk angin.

Bedanya pusing di sini itu cenderung berat. Bahkan bisa jadi kamu mengalami vertigo. Kalau kata orang, pusing tujuh keliling. Kemudian kamu akan merasa kebingungan karena ada pengaruh tertentu pada otakmu.

5. Sakit Kepala

Tidak cuma pusing, kamu juga akan merasa sakit di bagian kepala. Alasannya, aliran darah ke otak itu tersumbat. Atau bisa jadi juga terputus karena ada gangguan aliran darah. Jika kamu tidak kuat, jangan ragu memeriksakan diri ke dokter ya.

6. Leher atau Bahu Nyeri dan Kaku

Saat mengalami stroke, artinya aliran darahmu terganggu. Pembuluh darah yang mengaliri darah ke otak bisa jadi pecah. Nah, ketika pecah, leher dan bahumu akan terasa nyeri serta kaku.

Oh iya, satu lagi. Seandainya kamu sulit untuk menyentuhkan dagu ke dada, itu artinya kamu mengalami stroke. Dengan kondisi kamu tidak gemuk. Jika itu terjadi, konsultasikan dengan dokter.

7. Tremor

Tremor ini adalah gejala stroke yang paling mudah terlihat. Sebenarnya memang belum tentu setiap tremor muncul, kamu terserang stroke. Tapi perhatikan juga apakah gejala muncul lain. Bisa jadi kamu mengalami tremor karena ada penyumbatan suplai darah ke otakmu.

Jenis-Jenis Stroke

Untuk mengenal stroke, kamu tidak bisa hanya mengetahui tanda-tanda atau gejalanya. Stroke sendiri terbagi dalam beberapa jenis. Di antaranya:

1. Stroke Iskemik

Pada stroke jenis ini, secara spesifik pembekuan darah yang terjadi menghalang aliran darah ke area otak. Penjelasannya begini, ada penumpukan timbunan lemak di daerah lapisan dalam pembuluh darah. Tapi selain otak, aliran darah ke arah jantung juga imut terhalangi oleh gumpalan darah. Bisa dikatakan mirip dengan serangan jantung.

Jangan berharap gumpalan darah akan menghilang dengan sendirinya. Kalau kamu terserang stroke iskemik, lebih baik segera melakukan pengobatan ke dokter. Sebelum kondisinya semakin rumit, karena yang terserang adalah organ-organ vital dalam tubuh. Misalnya detak jantungmu akan berubah menjadi tidak teratur.

2. Stroke Hemoragik

Stroke hemoragik berbeda kondisinya dengan stroke iskemik. Tidak hanya memunculkan gumpalan darah, pada kondisi ini bahkan pembuluh darahmu mungkin akan bocor dan pecah. Prosesnya diawali dengan pembuluh darah yang melemah. Lama kelamaan, pembuluh darah bisa bocor dan tumpah ke area sekitarnya dengan tidak teratur.

Kebocoran darah ini selanjutnya dapat menghambat kerja jaringan otak. Kalau dibiarkan, kamu kesehatanmu akan menurun bahkan membuat kamu terdiam koma atau mulai hilang kesadarannya. Jika terus berkembang, stroke hemoragik dapat masuk kategori aneurisma atau malformasi arteriovenosa. Seperti apa rinciannya, lebih baik segera konsultasikan keadaanmu ke dokter agar dapat segera ditangani.

3. Stroke Ringan

Sesuai namanya, stroke ringan masih lebih baik dari stroke jenis lain. Tapi bukan berarti aman-aman saja untuk didiamkan ya. Ini dapat terjadi seandainya pasokan darah ke otak itu di bawah normal. Pada saat-saat tertentu, sistem saraf terganggu. Hanya saja gejalanya muncul dalam waktu singkat.

Itu dia beberapa informasi penting tentang stroke yang harus kamu ketahui. Yang utama, perhatikan gejala stroke yang muncul ya. Agar kamu dapat segera melakukan penanganan yang tepat.

konsultasi virtual
Related posts
Penyakit A-Z

Bronkitis Akut; Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Penyakit A-Z

Rheumatoid Arthritis: Gejala, Faktor Resiko dan Pengobatan

Penyakit A-Z

Mata Lelah: Gejala, Penyebab, dan Pencegahan

Penyakit A-Z

Gastroenteritis Pada Dewasa; Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati