Penyakit A-Z

Rheumatoid Arthritis: Gejala, Faktor Resiko dan Pengobatan

Rheumatoid Arthritis

Rheumatoid arthritis (RA) adalah penyakit autoimun berupa peradangan kronis yang menyerang bukan hanya sendi-sendi, tetapi pada beberapa penderita juga merusak sistem tubuh lainnya, termasuk kulit, mata, paru-paru, jantung, dan pembuluh darah.

Baca Juga:

rapid test

Sebagai penyakit autoimun, rheumatoid arthritis terjadi ketika sistem imun kamu salah mengenai jaringan tubuh sendiri. Rheumatoid arthritis menyerang lapisan sendi, mengakibatkan pembengkakan yang menyakitkan yang dapat mengakibatkan erosi tulang dan juga deformitas pada sendi.

Peradangan yang berasosiasi dengan rheumatoid arthritis dapat merusak organ tubuh lainnya. Walaupun beberapa tipe medikasi sudah diperbaiki, rheumatoid arthritis yang parah masih dapat mengakibatkan disabilitas fisik.

Seperti Apa Gejala Rheumatoid Arthritis?

Gejala rheumatoid arthritis yang paling umum adalah sebagai berikut.

  • Gejala prodromal: lelah (malaise), anoreksia, seluruh tubuh terasa lemah yang berlangsung berminggu-minggu atau berbulan-bulan.
  • Gejala spesifik pada banyak sendi (poliartikular) secara simetris, dapat mengenai seluruh sendi terutama sendi PIP (proximal interphalangeal), sendi  MCP (metacarpophalangeal) atau MTP (metatarsophalangeal), pergelangan tangan, bahu, lutut, dan kaki. Sendi DIP (distal interphalangeal) umumnya tidak terkena.
  • Gejala sinovitis (peradangan sendi) pada sendi yang terkena: bengkak, nyeri yang diperburuk dengan gerakan sehingga gerakan menjadi terbatas, kekakuan pada pagi hari > 1 jam.
  • Gejala ekstra artikular: mata (episkleritis), kardiovaskular (nyeri dada pada perikarditis), hematologi (anemia).
  • Manifestasi artikular: Bengkak / efusi sendi, nyeri tekan sendi, sendi teraba hangat, deformitas (swan neck, boutonniere, deviasi ulnar) 
  • Manifestasi ekstra artikular:
    • Kulit: terdapat nodul rheumatoid pada daerah yang banyak menerima penekanan, vaskulitis.
    • Soft tissue rheumatism, seperti carpal tunnel syndrome atau frozen shoulder.
    • Mata dapat ditemukan keratokonjungtivitis sicca yang merupakan manifestasi sindrom Sjorgen, episkleritis/ skleritis. Konjungtiva tampak anemis akibat penyakit kronik.
    • Sistem respiratorik dapat ditemukan adanya pneumonitis interstitial, efusi pleura, atau fibrosis paru luas.
    • Sistem kardiovaskuler dapat ditemukan perikarditis konstriktif, disfungsi katup, fenomena embolisasi, gangguan konduksi, aortritis, kardiomiopati.

Faktor Risiko Rheumatoid Arthritis

Meskipun penyebab pasti terjadinya rheumatoid arthritis pada seseorang belum diketahui secara pasti, namun ada faktor resiko yang dapat meningkatkan resiko seseorang terkena rheumatoid arthritis, yaitu:

  • Wanita
  • Faktor genetik     
  • Hormon
  • Infeksi
  • Merokok

Bagaimana Cara Mengobati Rheumatoid Arthritis?

Jika kamu mengalami beberapa atau hampir semua gejala di atas, ada baiknya segera memeriksakan diri ke dokter spesialis reumatologi.

Dokter akan mendiagnosis kamu berdasarkan pemeriksaan menyeluruh. Jika hasilnya menunjukkan jika kamu memiliki penyakit ini, maka tata laksana pengobatan yang biasa dilakukan oleh dokter adalah sebagai berikut:

  • Pemberian obat anti inflamasi non-steroid, seperti: diklofenak 50-100 mg, meloksikam 7,5–15 mg/hari, celecoxib 200- 400 mg/sehari.
  • Pemberian golongan steroid, seperti: prednison atau metil prednisolon dosis rendah (sebagai bridging therapy).
  • Fisioterapi, tatalaksana okupasi, bila perlu dapat diberikan ortosis.
  • Dokter biasanya akan merujuk kamu ke spesialis ortopedi jika sudah terdapat deformitas sendi yang parah serta mengganggu

Jika kamu memiliki gejala-gejala seperti disebutkan di atas jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter ya. Kamu bisa pakai Okadoc untuk buat janji bertemu dokter langsung atau konsultasi virtual lewat video call untuk berbagai masalah kesehatan.

Yuk download aplikasi Okadoc sekarang juga di Play Store dan App Store.

konsultasi virtual
Related posts
Penyakit A-Z

Bronkitis Akut; Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Penyakit A-Z

Mata Lelah: Gejala, Penyebab, dan Pencegahan

Penyakit A-Z

Gastroenteritis Pada Dewasa; Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati

Penyakit A-Z

Gastroenteritis Pada Anak; Gejala dan Cara Mengobati