Penyakit A-Z

Polip: Pengertian dan Jenisnya

polip

Polip adalah jaringan yang dapat tumbuh di berbagai tempat pada tubuh kita. Ia bisa tumbuh sendiri maupun berkelompok. Jaringan ini dianggap tidak normal karena kemunculannya yang tidak seharusnya. Selain itu, banyak pendapat yang mengatakan bahwa jaringan ini bisa menjadi awal penyakit kanker.

Baca Juga:

rapid test

Padahal, polip sendiri masih dapat dibedakan ke dalam dua jenis menurut tingkat keganasannya, yaitu polip hiperplastik, yakni polip jinak yang tidak berisiko berubah menjadi kanker dan polip adenoma, yaitu polip ganas yang dapat berkembang menjadi kanker meski tidak selalu demikian.

Jenis-Jenis Polip yang Harus Kamu Tahu

polip

Biasanya, penyakit ini identic dengan sebuah benjolan kecil di dalam hidung manusia. Tapi, polip hidung bukanlah satu-satunya jenis penyakit ini. Mengingat kemampuannya untuk bisa tumbuh di mana saja pada tubuh seseorang,kita dapat membagi penyakit ini ke dalam beberapa jenis berdasarkan tempatnya berada.

1. Polip Usus

Jenis yang pertama ini, sesuai namanya, biasa tumbuh di usus dan rektum. Polip usus tergolong polip jinak, artinya tidak mempunyai risiko berbahaya. Umumnya, yang mengalami penyakit ini adalah orang-orang lanjut usia yang berumur di atas 40 tahun.

Penyakit ini ditandai oleh beberapa gejala seperti di bawah ini:

  • BAB berdarah. Ini adalah gejala paling umum yang biasa dialami oleh orang yang mengalami penyakit ini. Selain darah, biasanya penderita juga akan merasakan perih di bagian anus saat buang air. Namun, yang perllu diingat, situasi ini bukan hanya menandakan penyakit polip usus semata. Ada beberapa penyakit lain yang memiliki gejala serupa, seperti kanker usus besar, ambeien, dan sebagainya.
  • Perubahan warna pada feses. Darah juga menyebabkan feses berubah warna. Kamu perlu mewaspadai apabila kondisi ini terjadi padamu. Selain karena faktor adanya penyakit, perubahan warna pada feses juga bisa disebabkan oleh konsumsi obat-obatan tertentu, makanan, dan lainnya.
  • Sembelit dan diare. Keduanya menandakan perubahan pola buang air besar yang tidak sehat, dan bisa jadi penyebabnya adalah keberadaan penyakit polip usus itu sendiri. Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan, kondisi seperti ini disebabkan oleh penyakit yang lain.
  • Mual dan nyeri pada perut. Usus yang tersumbat tentu saja akan mengganggu sistem pencernaan. Efek yang kerap dirasakan adalah rasa mual dan nyeri yang menyerang di area perut.

Kemunculan polip jenis ini disebabkan oleh beberapa faktor, misalnya:

  • Kebiasaan mengonsumsi makanan dengan kandungan lemak tinggi dan minim serat
  • Kebiasaan merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol
  • Memiliki penyakit diabetes tipe 2
  • Kelebihan berat badan
  • Jarang melakukan olahraga
  • Faktor bawaan, seperti adanya anggota keluarga yang memiliki riwayat penyakit ini atau kanker usus besar
  • Menderita penyakit lain yang terkait dengan ganguan usus, misalnya Crohn

2. Polip Rahim

Polip rahim biasanya muncul di area dinding rahim, alias endometrium. Itulah sebabnya penyakit ini sering juga disebut polip endometrium.

Seseorang bisa mengalami polip rahim dengan bentuk dan ukuran yang berbeda-beda. Pada beberapa kasus, ukuran polip hanya sekitar beberapa milimeter, sedangkan pada kasus lain dapat berukuran beberapa sentimeter. Sebagian besar kasus polip rahim didagnosa sebagai tumor ringan yang tidak berisiko berubah menjadi kanker.

Berikut ini adalah beberapa gejala penyakit yang satu ini:

  • Jadwal menstruasi yang terlalu dekat. Gangguan pada dinding rahim membuat seorang wanita dapat mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur. Jika normalnya menstruasi terjadi dalam jeda antara 21-35 hari, gangguan seperti adanya polip rahim ini dapat mempersingkat siklus tersebut.
  • Pendarahan berlebihan saat menstruasi. Polip rahim juga bisa membuat seorang wanita mengalami pendarahan yang berlebihan. Ini terjadi karena jaringan yang tumbuh di dinding rahim merangsang peluruhan lebih dari biasanya.
  • Sulit hamil. Jaringan yang tumbuh di dinding rahim juga membuat penderitanya mengalami infertilitas atau kesulitan untuk hamil. Namun, gejala ini bukan hanya menandakan penyakit polip. Ada beberapa faktor lain yang dapat membuat seorang wanita berisiko infertil.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang rentan mengalami kemunculan polip rahim. Berikut beberapa di antaranya:

  • Faktor usia, yaitu berusia sekitar 40-50 tahun atau sudah mengalami menopause
  • Kelebihan berat badan
  • Penyakit darah tinggi
  • Mengonsumsi obat-obat tertentu, seperti untuk melawan kanker payudara

3. Polip Hidung

Polip yang satu ini muncul di dalam saluran hidung dengan ukuran yang bervariasi, biasanya seukuran kacang atau seukuran buah anggur. Penyakit ini lebih sering menyerang orang dewasa ketimbang anak-anak.

Ada beberapa gejala yang mencirikan keberadaan polip di dalam saluran hidungmu. Gejala-gejala tersebut biasanya disebabkan oleh polip berukuran besar. Berikut beberapa di antaranya:

  • Kesulitan bernafas. Polip dengan ukuran besar dapat mengganggu sirkulasi udara keluar masuk hidung. Itulah sebabnya, seseorang yang menderita penyakit ini biasanya mengalami kesulitan bernafas.
  • Pilek yang tak kunjung sembuh. Orang yang memiliki polip di saluran hidungnya umumnya mengalami pilek yang tak kunjung sembuh. Pilek ini ditandai dengan lendir yang terasa mengganggu serta hidung yang mampet. Kamu perlu mewaspadai apabila merasakan pilek dan hidung tersumbat dalam jangka waktu lama.

Penyakit ini disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya adalah alergi udara dan peradangan pada bagian dalam hidung.

Pengobatan Polip

polip

Penyakit polip jinak biasanya tidak membutuhkan pengobatan medis. Namun, pada kasus yang lebih ganas, dokter dapat melakukan beberapa cara penanganan, seperti operasi pengangkatan polip.

Ada beberapa hal yang perlu diperiksa secara mendetail sebelum keputusan operasi diambil, antara lain tingkat keganasan polip yang dialami pasien, lamanya penyakit diderita pasien, jumlah polip yang tumbuh di dalam organ tubuh pasien, lokasi tumbuh, serta ukuran.

konsultasi virtual
Related posts
Penyakit A-Z

Bronkitis Akut; Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Penyakit A-Z

Rheumatoid Arthritis: Gejala, Faktor Resiko dan Pengobatan

Penyakit A-Z

Mata Lelah: Gejala, Penyebab, dan Pencegahan

Penyakit A-Z

Gastroenteritis Pada Dewasa; Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati