Penyakit A-Z

Penyakit Lupus: Pengertian, Gejala dan Penyebabnya

penyakit lupus

Tubuh siapa saja rentan terserang penyakit, apalagi jika sudah kelelahan. Banyak penyakit yang dapat menyerang tubuhmu tanpa disadari. Karena itu, kekebalan tubuh menjadi sangat penting untuk menjaga tubuhmu tetap sehat.

Baca Juga:

rapid test

Tapi apa yang terjadi jika penyakit justru menyerang bagian kekebalan tubuh atau imunmu? Contohnya penyakit lupus. Kamu dapat mempelajari pengertian penyakit lupus hingga gejala dan penyebabnya di sini.

Pengertian dan Penyebab Penyakit Lupus

penyakit lupus

Penyakit lupus adalah jenis penyakit auto-imun sistemis yang kronis. Bagian yang diserang dalam tubuh adalah sistem kekebalan dari jaringan hingga ke bagian organ tubuhmu. Yang membuatnya menjadi kronis atau masuk dalam kelas berat adalah karena gejala dan gangguannya akan muncul cukup lama, yaitu dapat mencapai lebih dari enam minggu hingga bertahun-tahun lamanya.

Karena sistem kekebalan tubuh terganggu, kemampuannya jelas akan menurun. Sistem ini memungkinkan tubuhmu kesulitan membedakan benda asing dari luar dan jaringan dalam tubuh kita yang sehat. Hal yang paling mungkin terjadi setelah penyakit ini muncul adalah peradangan. Peradangan itu kemudian dapat memengaruhi organ dan sistem tubuh lain seperti sel darah, ginjal, jantung, otak, paru-paru, persendian, hingga kulit.

Kondisi seperti ini terjadi karena antibodi yang biasanya dihasilkan di tubuh kita untuk melawan kuman atau penyebab penyakit lain, malah justru menyerang dan menghancurkan jaringan tubuh yang sudah sehat. Dengan kata lain, antibodi sendiri lah penyebab dari munculnya penyakit lupus ini.

Gejala Penyakit lupus

penyakit lupus

Sayangnya belum ada obat khusus yang dapat mengobati penyakit lupus. Karena itu penting jika kamu mengetahui gejala yang muncul sehingga dapat segera melakukan penanganan sebelum semakin parah.

1. Mudah lelah

Karena penyakit lupus menyerang kekebalan tubuh, hal pertama yang akan muncul adalah tubuh yang mudah kelelahan. Seperti yang disebutkan sebelumnya, penyakit lupus dapat menyerang sel darah. Kondisi tubuh yang mudah lelah disebabkan adanya gangguan di mana jumlah sel darah putih diproduksi dengan jumlah yang terlalu rendah, atau sel darah merah yang rendah.

Biasanya kamu akan mengalami anemia. Tubuh menjadi kurang bergairah dan lelah untuk melakukan apapun. Tapi kamu perlu mempertimbangkan gejala lain untuk menilainya sebagai gejala penyakit lupus.

2. Nyeri otot dan sendi

Tak hanya mudah lelah, kamu juga akan merasa nyeri di bagian otot serta persendian. Biasanya ini akan muncul di pagi hari sesaat setelah bangun tidur. Dalam kasus tertentu, rasa nyeri juga ditambah dengan beberapa bagian tubuh yang menjadi kaku dan mengalami pembengkakan.

Pembengkakan biasanya terjadi di bagian pergelangan tangan, jari-jari hingga ke buku-buku jari. Tapi yang membedakan penyakit lupus dengan nyeri sendi biasa yaitu rasa nyeri hanya terasa di satu sisi tangan saja. Dan rasa ini hanya tidak berlangsung berhari-hari seperti rematik, tetapi datang dan pergi.

3. Nyeri dada

Pada penyakit lupus, kamu juga dapat merasakan nyeri di bagian dada. Karena penyakit ini dapat memicu peradangan pada bagian selaput yang melapisi paru-paru serta jantung. Beberapa orang juga mungkin merasakan sesak saat bernapas.

4. Demam

Seperti penyakit-penyakit pada umumnya, penyakit lupus juga menyebabkan suhu tubuh meningkat. Kamu akan mengalami demam bahkan hingga lebih dari 38 derajat celcius. Ini adalah bentuk respon tubuh terhadap peradangan dan infeksi yang terjadi.

Jika demam terus terjadi dan tidak kunjung turun selama berhari-hari, kamu harus aktif mencari tahu penyebabnya. Jangan hanya beristirahat dan meminum obat. Jika gejala lain muncul, konsultasikan kondisi ini dengan dokter.

5. Rambut menipis

Secara fisik, kamu juga akan mengalami penipisan rambut. Bukan karena demam, tapi karena ada alasan lain. Kerontokan rambut akan terjadi secara bertahap dan perlahan. Struktur rambut juga menjadi lebih rapuh dan mudah patah.

Rambut yang menipis ini terjadi karena ada peradangan di kulit kepala. Biasanya penyebab lainnya adalah kadar tiroid yang terlalu rendah atau dalam istilah kedokteran disebut hipotiroidisme. Jangan meremehkan jika gejala ini terjadi ya.

6. Berat badan menurun mendadak

Kamu mungkin jadi mengalami penurunan nafsu makan. Karena itu biasanya orang yang sakit akan mengalami penurunan berat badan. Tapi pada penyakit lupus, penurunan berat badannya agak berbeda dengan penyakit lain.

Kamu akan mengalami penurunan berat badan secara tiba-tiba. Bahkan walaupun kamu makan sehari-hari seperti biasa. Memang penurunan berat badan ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh terganggu kemudian memengaruhi tiroid dan hormon tertentu yang menyebabkan penurunan berat badan secara tiba-tiba.

7. Ruam di wajah seperti kupu-kupu

Penyakit lupus juga memungkinkan tumbuhnya ruam di tubuh. Tapi ruam biasanya muncul di bagian wajah dengan bentuk yang sangat khas. Ruam akan muncul berbentuk seperti kupu-kupu, dari tulang hidung, memanjang ke kedua pipi hingga tulang rahang. Ruam butterfly rash ini terjadi karena kulit menjadi lebih sensitif terhadap cahaya.

8. Ulkus di mulut

Pada masa-masa awal munculnya lupus, akan sering ditemukan ulkus di mulut. Yaitu luka di langit-langit mulut serta gusi, di pipi bagian dalam, bahkan hingga di bibir. Luka ini terjadi karena mulut kering tetapi tidak selalu mengakibatkan rasa nyeri.

9. Gangguan mental dan fungsi otak

Yang terberat adalah gejala penyakit lupus berupa gangguan mental dan fungsi otak. Hal ini terjadi karena penyakit lupus menyerang sistem saraf pusat. Sangat mungkin kamu merasa depresi, cemas, bingung, dan takut tanpa beralasan. Sedangkan jika fungsi otak yang terganggu dapat membuat kamu kehilangan ingatan sementara atau bahkan kejang-kejang.

10. Masalah ginjal

Penyakit lupus dapat menyerang hingga ke organ bagian dalam tubuh. Termasuk ginjal yang fungsinya sangat penting di tubuh. Kamu bisa mengalami komplikasi pada bagian ginjal karena sel antibodi menyerangnya.

Jika kamu tidak merasakan semua gejalanya, tapi cukup banyak dirasakan, bisa jadi kamu terkena penyakit lupus. Tapi untuk memastikannya lebih baik memeriksakan diri ke dokter ya.

konsultasi virtual
Related posts
Penyakit A-Z

Bronkitis Akut; Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Penyakit A-Z

Rheumatoid Arthritis: Gejala, Faktor Resiko dan Pengobatan

Penyakit A-Z

Mata Lelah: Gejala, Penyebab, dan Pencegahan

Penyakit A-Z

Gastroenteritis Pada Dewasa; Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati