Penyakit A-Z

9 Macam Penyakit Kulit dan Cara Mengatasinya

macam penyakit kulit

Terkena penyakit kulit sering membuat orang tidak percaya diri. Hal ini disebabkan, penyakit kulit identik dengan rendahnya kualitas kebersihan diri seseorang. Padahal, hal ini tak sepenuhnya benar, banyak faktor yang dapat menyebabkan terjadinya penyakit kulit.

Selain itu, penyakit kulit sendiri ada yang tidak berbahaya dan ada juga yang berbahaya. Beberapa penyakit kulit bahkan berisiko mengancam keselamatan jiwa jika tidak ditangani segera doleh dokter spesialis kulit.

rapid test

Baca Juga:

Menjaga kesehatan kulit memang sangat diperlukan, pasalnya kulit sendiri merupakan salah satu elemen penting yang terdapat pada tubuh kita. Kulit sendiri berfungsi melindungi bagian dalam tubuh kita dari serangan virus, bakteri, serta mengatur perubahan suhu badan.

Oleh karenanya, penting untuk mengetahui macam-macam penyakit kulit, agar kita lebih peduli dalam menjaga kesehatan kulit dan terhindar dari berbagai macam penyakit tersebut.

Macam-macam Penyakit Kulit yang Sering Terjadi

macam penyakit kulit

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, banyak faktor yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit kulit, bisa dari lingkungan, kebiasaan buruk, hingga faktor genetik. Semuanya dapat terjadi pada siapa saja, namun ada beberapa macam penyakit kulit yang kerap kita temui di masyarakat, seperti:

1. Ringworm (Kurap)

Apa kamu pernah mendengar istilah ringworm? Jika belum, bagaimana dengan kurap? Ya, kurap memang salah satu penyakit kulit yang sering ditemui di masyarakat.

Kurap biasanya timbul karena buruknya pola hidup seseorang, serta ketidakmampuannya dalam menjaga kebersihan tubuh. Sehingga, kulit orang tersebut terinfeksi jamur dan timbullah kurap.

Munculnya kurap dapat ditandai dengan adanya lingkaran-lingkaran bersisik, bercak putih, lembap, yang disertai dengan rasa gatal. Selain itu, kurap kerap muncul di area tengkuk, leher, dan kulit kepala.

2. Scabies (Kudis)

Sama seperti kurap, kudis juga termasuk jenis penyakit kulit yang sering dialami banyak orang. Kudis sendiri disebabkan oleh buruknya kualitas hidup seseorang, sehingga kulitnya terserang parasait tungau yang disebut sarcoptes scabiei var hominis.

Serangan parasit ini sering muncul di sela-sela jari kaki, tangan, di bawah ketiak, alat kelamin, dan juga pinggang. Biasanya, area yang terserang kudis juga ditandai dengan timbulnya sensasi gatal, terutama pada malam hari.

3. Dermatitis Atopic (Eksim)

Salah satu jenis penyakit kulit yang disebabkan oleh lingkungan luar adalah dermatitis atopik, atau biasa disebut sebagai eksim. Ya, penyakit ini biasanya disebabkan oleh konsumsi makanan dan minuman yang memicu timbulnya alergi, seperti udang, ikan laut, telur, daging ayam, alkohol, MSG, dan lain-lain.

Tanda-tanda yang biasanya muncul apabila kamu terserang eksim adalah adanya perubahan warna kulit jadi lebih kemerahan, permukaan kulit bersisik, pecah-pecah, hingga timbul gelembung kecil yang mengandung nanah.

Beberapa daerah yang kerap diserang oleh penyakit satu ini adalah area tangan, kaki, lipatan paha, dan juga telinga. Hati-hati pula dengan serbuk sari tanaman, debu, serta perubahan iklim, sebab beberapa hal tersebut dapat memicu timbulnya eksim.

4. Psoriasis

Cukup sulit untuk mendiagnosa penyakit kulit yang satu ini. Hal tersebut disebabkan, oleh area psoriasis yang sering ditemui di sekitar area eksim, seperti kulit kepala, punggung sisi bawah, telapak tangan, dan juga telapak kaki.

Kendati demikian, gejala psoriasis berbeda dengan eksim. Biasanya, psoriasis akan timbul dengan gejala bercak merah di kulit, memiliki tekstur bersisik putih berlapis, serta dapat rontok apabila digaruk.

Namun, jangan remehkan penyakit yang satu ini, sebab jika dibiarkan psoriasis dapat melebar hingga ke bagian kulit lainnya.

5. Candidiasis

Apakah kamu pernah mendengar penyakit kulit yang satu ini? Candidiasis sendiri muncul akibat tumbuhnya jamur candida secara berlebihan di area kulit seseorang. Biasanya, penyakit ini ditandai dengan timbulnya iritasi di daerah ketiak, selangkangan, atau di daerah lipatan kulit lainnya.

Bagi kamu penderita candidiasis, sangat disarankan untuk mengurangi konsumsi obat antibiotik. Sebab, hal tersebut berpotensi semakin memperburuk kondisi kulitmu.

6. Herpes

Herpes merupakan salah satu penyakit kulit yang juga sering kita dengar di masyarakat. Penularan penyakit ini biasanya bisa terjadi akibat adanya kontak langsung atau lewat hubungan seksual.

Tanda-tanda penyakit herpes bisa dilihat dari munculnya ruam berukuran kecil yang tidak rata. Jika dibiarkan, ruam-ruam tersebut akan melepuh hingga akan terasa perih dan gatal. Area-area yang sering dijangkiti herpes, di antaranya area lipatan paha, bokong, serta bagian tubuh yang lembap lainnya.

7. Selulitis

Jika salah satu area kulitmu berubah warna jadi kemerahan, bengkak, terasa panas, namun lembut ketika disentuh, bisa jadi hal tersebut disebabkan oleh penyakit kulit Sulilitis.

Selulitis sendiri disebabkan oleh infeksi bakteri di bagian kulit terdalam. Penyakit ini sangat cepat berkembang, dalam waktu singkat ia bisa menjalar hingga ke seluruh bagian tubuh manusia.

Jangan biarkan penyakit kulit ini berlangsung terlalu lama ya. Jika terkena selulitis, ada baiknya segera periksakan ke dokter, sebab penyakit ini tergolong berbhaya dan dapat mengancam keselataman jiwa.

8. Melanoma

Tak kalah berbahaya dengan selulitis, melanoma adalah jenis kanker kulit yang dapat mengancam keselataman jiwa, sehingga perlu adanya penanganan medis khusus untuk mengobati penyakit kulit ini.

Biasanya, melanoma timbul di bagian kulit leher ataupun kulit kepala. Selain itu, jika ada tahi lalat yang semakin membesar, mengalami perubahan warna, dan menunjukkan tanda-tanda peradangan, maka kamu harus berhati-hati, sebab hal ini menunjukkan timbulnya melanoma.

9. Dermatitis Kontak

Dermatitis Kontak adalah jenis penyakit kulit yang juga harus kamu waspadai. Pasalnya, jika tidak ditangai secara cepat, penyakit ini dapat mengancam keselamatan jiwa seseorang.

Secara umum, dermatitis kontak ditandai dengan adanya ruam merah dan gatal yang disebabkan oleh suatu zat atau reaksi alergi. Beberapa zat yang memicu alergi tersebut adalah wewangian, sabun, kosmetik, tanaman, serta perhiasan.

Penyakit ini tidak menular dan dapat hilang dengan sendirinya selama 2-4 minggu, dengan catatan kamu menghindari segala hal yang dapat memicu timbulnya dermatitis kontak.

Cara Mengatasi Penyakit Kulit

macam penyakit kulit

Cara mengatasi penyakit kulit bisa bermacam-macam, hal ini tergantung dari jenis penyakit kulit apa yang kamu derita. Maka dari itu, untuk mengetahui treatment terbaik yang ada perlukan dalam mengatasi penyakit kulit, ada baiknya untuk memeriksakan diri ke dokter terlebih dahulu sebelum memberi obat.

Apabila masalah kulit disebabkan oleh jamut, biasanya penggunaan obat oles mengandung miconazole atau clotrimazole sudah cukup untuk mengatasi penyakit kulit tersebut.

Namun, jika penyakit kulit yang kamu derita sudah meluas, sebaiknya konsumsi obat-obatan yang telah dianjurkan oleh dokter. Beberapa kandungan obat yang biasanya dipakai oleh penderita penyakit kulit adalah griseofulvin, terbinafin, atau ketoconazole.

Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan beberapa bahan alami untuk mengobati penyakit kulit ringan. Beberapa bahan tersebut di antaranya bawang putih, minyak kelapa, plain yoghurt, dan cuka apel.

Beberapa bahan alami tersebut dianggap ampuh mengatasi penyakit kulit karena mengandung zat-zat, seperti antibakteri dan antibiotik yang mampu mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri di kulit.

Itu tadi beberapa macam penyakit kulit beserta cara mengatasinya. Jika kamu mengalami salah satu masalah kulit di atas, jangan ragu untuk mengonsultasikannya ke dokter menggunakan aplikasi Okadoc ya!

Kamu bisa buat janji bertemu dokter langsung atau konsultasi virtual lewat video call untuk berbagai masalah kesehatan lho! Yuk download aplikasi Okadoc sekarang juga di Play Store dan App Store.

konsultasi virtual
Related posts
Penyakit A-Z

Bronkitis Akut; Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Penyakit A-Z

Rheumatoid Arthritis: Gejala, Faktor Resiko dan Pengobatan

Penyakit A-Z

Mata Lelah: Gejala, Penyebab, dan Pencegahan

Penyakit A-Z

Gastroenteritis Pada Dewasa; Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati