Penyakit A-Z

Obesitas: Penyebab dan Bahayanya Bagi Kesehatan

obesitas

Obesitas dapat dikatakan sebagai salah satu masalah kesehatan yang paling umum di alami masyarakat di dunia. Baik usia dewasa, muda, anak-anak semuanya bisa mengalami yang namanya obesitas.

Obesitas sendiri sering disamaartikan dengan kelebihan berat badan, meski begitu kedua gangguan kesehatan ini ternyata merupakan dua gejala penyakit yang berbeda.

Baca Juga:

Kelebihan berat badan atau overweight adalah sebuah kondisi, di mana berat badan seseorang mengalami kenaikan yang cukup drastis. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, bisa karena timbunan lemak berlebih, massa otot, atau cairan yang terdapat dalam tubuh seseorang.

Berbeda dengan obesitas, masalah yang satu ini timbul karena adanya penumpukan lemak secara berlebihan, bahkan pada taraf yang tidak normal pada tubuh manusia.

Penyebab Obesitas

Perlu digarisbawahi, meski obesitas dan kelebihan berat badan dikatakan sebagai dua kondisi yang berbeda, namun keduanya sama-sama ampuh menjadi penyebab timbulnya berbagai penyakit dan gangguan kesehatan kronis lainnya.

Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui apa-apa saja yang menjadi penyebab obesitas, agar kita bisa terhindar dari masalah kesehatan yang satu ini. Berikut selengkapnya:

1. Kebiasaan Konsumsi Junk Food

Seperti namanya, junk food merupakan panganan yang mengedepankan cita rasa makanan daripada kandungan gizi yang terdapat di dalamnya. Tingginya kandungan gula, lemak, garam, dan minyak pada junk food sukses menjadi penyebab obesitas, apalagi jika kamu sering mengkonsumsi makanan ini.

2. Terlalu Malas Bergerak

Semakin majunya pertumbuhan teknologi sekarang ini nampaknya semakin memanjakan masyarakat. Bahkan, memesan makanan pun kini bisa dilakukan hanya lewat gawai pintar. Padahal, semakin malas kamu bergerak, maka semakin sedikit pula kalori yang terbakar dalam tubuh dan jadi penyebab obesitas.

3. Kurangnya Waktu Tidur

Berdasarkan penelitian Warwick Medical School, kurangnya waktu tidur terbukti dapat meningkatkan risiko terjadinya obesitas, baik bagi orang dewasa ataupun anak-anak. Faktanya, ketika kita kurang tidur tubuh akan memproduksi hormon Ghrelin yang merangsang nafsu makan seseorang.

4. Efek Konsumsi Obat Tertentu

Beberapa obat yang terindikasi menjadi penyebab obesitas adalah obat antidepresan, antikonvulsan, diabetes, pil kontrasepsi, obat steroid, serta obat penurun tekanan darah. Obat-obat ini mengubah fungsi tubuh dan otak manusia, sehingga mampu meningkatkan nafsu makan dan menurunnya metabolisme.

5. Banyak Pikiran dan Stres

Banyak yang mengatakan, makan makanan yang kita inginkan merupakan obat stres yang paling ampuh. Pernyataan ini tak sepenuhnya salah, yang menjadi masalah adalah ketika kamu tidak tahu kapan harus berhenti mengkonsumsi makanan-makanan tersebut, hingga berat badan bertambah dan jadi obesitas.

6. Pengaruh Masa Kecil

Jangan salah, kita tidak sedang membahas soal trauma dan sebagainya. Namun, menurut beberapa penelitian, anak yang lahir dengan proses caesar biasanya memiliki risiko obesitas yang lebih besar. Selain itu, anak yang mengkonsumsi susu formula saat bayi juga lebih berisiko mengalami obesitas saat dewasa.

7. Faktor Keturunan atau Genetik

Apabila kamu mengalami obesitas, coba lihat silsilah keluarga, apakah orang tua, kakek, nenek, atau saudara-saudaramu juga menderita hal yang sama? Jika iya, hal ini bisa disebabkan oleh faktor genetik. Namun jangan khawatir, kamu bisa mengubah situasi ini dengan menerapkan pola hidup sehat.

8. Proses Kehamilan

Seorang wanita hamil memang membutuhkan lebih banyak asupan nutrisi, agar anak yang ia kandung lahir dalam kondisi sehat. Namun, akibatnya tak jarang orang tersebut kesulitan menurunkan berat badan setelah melahirkan. Penyebab obesitas seperti inilah yang sering kali dialami oleh banyak wanita.

9. Adanya Gangguan Hormon

Jika hormon ghrelin berfungsi meningkatkan nafsu makan manusia, hormon leptin justru mengatur rasa kenyang seseorang. Dalam beberapa kasus, penyebab obesitas seseorang dapat diakibatkan oleh adanya gangguan hormon leptin pada tubuhnya, sehingga ia tak bisa mengontrol nafsu makannya tersebut.

10. Jenis Bakteri Usus Berbeda

Tahukah kamu, dalam usus manusia terdapat bakteri yang berfungsi membantu proses pencernaan makanan yang kita konsumsi? Pada orang yang obesitas, bakteri ini bekerja lebih cepat dalam menyerap energi makanan, sehingga membuat kandungan kalori meningkat hingga menjadi obesitas,

11. Gangguan Penyakit Tertentu

Penting untuk dicatat, bahwa beberapa penyakit ternyata mampu meningatkan risiko terjadi obesitas pada manusia, seperti penyakit hipotiroidisme, resistensi insulin, polycystic ovary syndrome (PCOS), dan cushing syndrome. Maka dari itu, tidak ada salahnya memeriksakan diri ke dokter jika mengalami obesitas.

Setelah membaca uraian di atas, ternyata banyak juga ya hal-hal yang menjadi penyebab obesitas. Supaya kamu lebih waspada terhadap gangguan kesehatan tersebut, simak juga bahaya obesitas bagi kesehatan manusia di bawah ini.

Bahaya Obesitas Bagi Kesehatan

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, gangguan kesehatan seperti obesitas bisa menjadi penyebab timbulnya penyakit-penyakit lain, yang bahkan kondisinya lebih kronis, seperti kondisi berikut ini:

1. Hipertensi atau Tekanan Darah Tinggi

Gejala pertama yang kerap dialami penderita obesitas adalah tekanan darah tinggi atau hipertensi. Ketika timbunan lemak terdapat pada badan, kerja jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh menjadi lebih keras. Hal inilah yang jadi cikal-bakal terjadinya stroke.

2. Penyakit Jantung atau Stroke

Pada poin sebelumnya kita telah membahas, bahwa hipertensi merupakan gejala pertama terjadinya penyakit jantung atau stroke. Hal ini disebabkan, oleh tekanan darah yang meningkat akibat obesitas, sehingga jika dibiarkan terlalu lama akan memicu terjadinya pecah pembuluh darah atau stroke.

3. Diabetes Melitus Tipe 2

Tak banyak yang mengetahui, bahwa obesitas mampu mengubah sifat sel dan menyebabkan hormon insulin rusak hingga tak mampu mendeteksi gula darah. Apabila dibiarkan terlalu lama, maka tak menutup kemungkinan kamu bisa mengalami penyakit diabetes lanjutan, yakni diabetes melitus tipe 2.

4. Penyakit Osteoarthritis

Penyakit ini tak boleh disepelekan, pasalnya osteoarthritis merupakan masalah persendian yang dapat menimbulkan rasa sakit dan kaku pada tubuh. Jika berat badanmu berlebih atau obesitas, sendi-sendi dan tulang pada tubuh akan menopang beban lebih berat, dan jika dibiarkan maka akan terjadi osteoarthritis.

5. Sleep Apnea

Lipatan leher atau double chin juga disebabkan oleh berat badan berlebih atau obesitas. Semakin banyak timbunan lemak pada area lehermu, maka semakin sempit pula saluran udara untuk kamu bernapas. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa memicu terjadinya kondisi napas berhenti secara singkat atau sleep apnea.

6. Penyakit Kanker

Penyakit berbahaya terakhir yang diindikasikan terjadi akibat obesitas adalah kanker. Ya, menurut beberapa penelitan, lemak yang menumpuk pada badan diduga menjadi penyebab tersebarnya hormon pemicu penyakit.

Beberapa risiko kanker yang meningkat akibat obesitas, seperti kanker payudara, kolon, endometrium, kandung kemih dan ginjal.

Itu tadi penjabaran lengkap terkait masalah gangguan kesehatan obesitas, mulai dari penyebab hingga penyakit yang diindikasikan terjadi akibat kandungan lemak yang berlebih pada tubuh.

Jika kamu menyadari pertambahan berat badan yang tidak biasa, jangan ragu untuk mengonsultasikannya ke dokter menggunakan aplikasi Okadoc. Kamu bisa tanya jawab dokter dan konsultasi lewat video call untuk berbagai masalah kesehatan. Yuk download aplikasi Okadoc sekarang juga di Play Store dan App Store.

Related posts
Penyakit A-Z

Perut Kembung: Penyebab, Pencegahan dan Cara Mengobati

Penyakit A-Z

Katarak: Gejala, Penyebab, Pencegahan, dan Pengobatan

Penyakit A-Z

Radang Tenggorokan: Penyebab & Cara Mengobatinya

Penyakit A-Z

Mengenal Gangguan Mental Organik