Penyakit A-Z

Mata Lelah: Gejala, Penyebab, dan Pencegahan

mata lelah

Di jaman serba online saat pandemi ini, peningkatan waktu menggunakan komputer dan smartphone dapat menyebabkan mata lelah. Kondisi yang juga dikenal dengan nama astenopia ini adalah kondisi dimana mata mengalami kelelahan karena terus-menerus dipakai untuk bekerja tanpa istirahat.

Baca Juga:

rapid test

Mata lelah sebenarnya bukan penyakit mata, tetapi lebih pada kumpulan gejala tertentu pada mata yang membuat tidak nyaman. Mata lelah bisa terjadi karena mata dipaksa bekerja fokus menatap layar tanpa banyak berkedip. Kondisi ini biasanya dapat ditangani dengan mengistirahatkan mata dari layar komputer dan tidur yang cukup.

Faktor Penyebab Mata Lelah

Kondisi mata lelah dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Menatap layar komputer atau smartphone terlalu lama
  • Membaca terus-terusan
  • Menyetir kendaraan jarak jauh
  • Menatap objek dalam kondisi terlalu terang atau terlalu gelap
  • Terpapar cahaya terang atau silau dalam waktu lama
  • Memiliki kelainan refraksi mata
  • Kurang tidur dan stres
  • Paparan udara kering dari kipas atau AC

Apa Saja Gejala Mata Lelah?

Gejala mata lelah yang bisa kamu perhatikan pada diri sendiri antara lain:

  • Mata terasa kering atau berair
  • Mata terasa nyeri atau gatal
  • Pandangan berbayang atau kabur
  • Mata menjadi lebih sensitif pada cahaya
  • Pandangan sulit fokus

Gejala mata lelah juga bisa menjalar ke bagian tubuh lainnya, seperti sakit kepala, nyeri leher, punggung dan bahu yang bisa dihilangkan dengan tidur yang cukup.

Saat tidur, mata akan beristirahat dan mendapatkan nutrisi yang diperlukan untuk perbaikan jaringan mata sehingga mata lelah bisa diatasi.

Bagaimana Cara Mencegah Mata Lelah?

Kondisi mata lelah sering dikaitkan dengan pekerjaan yang dilakukan. Namun kamu bisa melakukan hal-hal di bawah ini untuk mencegah terjadinya kelelahan pada mata.

1. Atur pencahayaan layar komputer

Atur tingkat kecerahan layar komputer yang dipakai bekerja agar tidak membuat mata terasa tegang atau tense jika melihatnya.

Selain itu pastikan juga jarak antara mata dan layar berada dalam jarak aman, yaitu 30-50 cm. Pastikan juga untuk mengatur ukuran huruf di komputer agar mata tidak terlalu kerja keras dalam melihat font yang terlalu kecil di layar.

2. Perhatikan pencahayaan ruangan

Jika bekerja dengan komputer di dalam ruangan, usahakan agar pencahayaan di ruangan tersebut tidak terlalu terang dan menyilaukan mata.

3. Istirahatkan mata dengan rumus 20-20-20

Saat menggunakan komputer atau smartphone untuk bekerja atau belajar, kamu disarankan untuk mengistirahatkan mata dengan rumus 20-20-20, yaitu beristirahatlah dari komputer setiap 20 menit dengan melihat benda yang berjarak 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik.

4. Mengompres mata

Mengompres mata dengan kain yang sudah dibasahi air hangat dapat memberikan efek relaksasi dan membuat mata terasa lebih nyaman.

Jika kamu sudah merasakan gejala mata lelah seperti yang disebutkan di atas, pastikan untuk memberikan waktu bagi mata untuk beristirahat.

Jika gejala-gejala tersebut tidak membaik dalam waktu seminggu, jangan segan untuk konsultasi ke dokter mata terdekat untuk mendapat diagnosis dan juga penanganan yang tepat.

Kamu bisa lho pakai Okadoc untuk ambil nomor antrian rumah sakit secara online maupun menjadwalkan sesi konsultasi virtual dengan dokter. Download aplikasi Okadoc sekarang juga yuk!

konsultasi virtual
Related posts
Penyakit A-Z

Bronkitis Akut; Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Penyakit A-Z

Rheumatoid Arthritis: Gejala, Faktor Resiko dan Pengobatan

Penyakit A-Z

Gastroenteritis Pada Dewasa; Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati

Penyakit A-Z

Gastroenteritis Pada Anak; Gejala dan Cara Mengobati