Penyakit A-Z

Kanker Darah (Leukemia); Penyebab, Gejala, Cara Mengobati

Kanker Darah

Mendengar kata kanker masih menjadi momok menakutkan bagi semua, apalagi jika mendengar kata penyakit kanker darah atau Leukemia. Namun, bukannya dihindari sama sekali, justru kamu harus mengedukasi diri tentang penyakit ini agar bisa dilakukan tindakan yang tepat dan efektif.

Apa Sih Kanker Darah Itu?

Penyakit kanker darah mengacaukan sistem produksi dan fungsi dari sel – sel darah yang ada dalam badan kita. Kebanyakan kanker darah dimulai dari bagian tulang sumsum, tempat dimana darah diproduksi tubuh. Sel induk dalam tulang sumsum sendiri terbagi menjadi tiga tipe. Sel darah merah, sel darah putih dan trombosit. 

rapid test

Proses tumbuhnya sel darah normal terganggu oleh tumbuhnya sel darah abnormal yang tidak terkontrol.  Sel darah abnormal berlebihan atau bisa dibilang sel kanker, mencegah sel darah kita untuk menjalankan fungsinya secara normal, seperti melawan infeksi atau mencegah pendarahan berlebihan. 

Baca Juga:

Selain turunnya kemampuan untuk melawan infeksi dan pendarahan, tingginya jumlah sel darah putih abnormal juga akan mengganggu fungsi tulang sumsum untuk memproduksi sel darah merah dan trombosit. Pada kasus umum kebanyakan, leukemia menyerang orang dewasa diatas umur 55 tahun, namun banyak juga ditemukan kasus penyakit leukemia pada anak – anak dibawah umur 15 tahun. 

Ada berbagai macam tipe leukemia, yang tentunya pemilihan treatment terbaik dan cara penanganan yang akan berbeda dengan satu dan lainnya.

Tipe Penyakit Kanker Darah

Kanker Darah

1. Leukemia Akut

Jenis kanker darah ini akan berkembang sekaligus memburuk secara bersamaan dan dalam rentang waktu sangat cepat. Hal ini disebabkan oleh sel – sel darah putih yang berkembang dengan sangat cepat dalam tulang sumsum dan darah. Sel – sel darah putih ini terlalu cepat diproduksi sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik.

2. Leukemia Kronis

Penyakit kanker darah yang akan memburuk seiring berjalannya waktu, biasanya dalam jangka waktu yang lebih panjang daripada tipe Leukemia akut. Sel – sel darah putih yang keluar berusia lebih dewasa dan dapat berguna bagi tubuh meski tetap menyalahi fungsinya.

3. Leukemia Limfositik

Tipe Leukemia ini akan mengubah fungsi dari tulang sumsum sehingga sel – sel darah putih yang diproduksi akan melawan sistem imun tubuh.

4. Leukemia Myelogenous

Perubahan sel – sel darah yang mengubah fungsi sel tulang sumsum yang memproduksi sel darah. Biasa menyerang dewasa dan anak. Meski terhitung langka, biasanya tipe kanker darah ini lebih sering menyerang laki – laki daripada wanita.

Faktor yang Menyebabkan Kanker Darah?

Kanker Darah

Kanker darah dimulai saat sel DNA yang biasanya mengatur bagaimana pertumbuhan, perkembangan dan matinya sel – sel darah setiap harinya. Ketika sel DNA ini bermutasi, sel – sel di tulang sumsum mulai tumbuh secara abnormal dan tidak berfungsi dengan baik sehingga menjadi sel kanker.

Faktor resiko dari penyakit kanker darah ini sendiri dipengaruhi oleh banyak faktor :

  • Umur
  • Kelamin
  • Etnis
  • Sejarah kesehatan keluarga
  • Kontak dengan radiasi atau bahan kimia
  • Kondisi kesehatan tertentu dan
  • Pengobatan yang sedang dijalani

Semakin bertambahnya umur, resiko akan proses mutasi pada sel darah akan semakin meningkat. Sejarah kesehatan keluarga juga tidak menjadi penentu mutlak seseorang mengidap kanker darah, karena kanker darah sendiri bukan penyakit yang diturunkan. Meski ketika salah satu anggota keluarga terkena kanker darah, kemungkinan kamu akan menjadi sedikit lebih tinggi dibanding orang yang tidak memiliki sejarah kanker.

Agar kamu bisa langsung menindak penyakit kanker darah secara tepat dan efektif, berikut beberapa gejala yang patut kamu antisipasi : 

  • Demam yang dibarengi dengan meriang,
  • Kondisi badan lemas dan perasaan lelah yang tidak berkesudahan,
  • Mual dan hilang selera makan,
  • Turun berat badan tanpa penyebab yang jelas,
  • Keringat dingin saat malam, 
  • Sensasi sakit pada sendi & tulang,
  • Sensasi tak nyaman pada perut,
  • Sakit kepala,
  • Sering mengalami kesulitan bernapas,
  • Sering terserang infeksi,
  • Kulit gatal atau munculnya memar atau ruam pada kulit tanpa sebab yang jelas,
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di daerah leher, ketiak dan paha.

Bagaimana Cara Mengobati Kanker Darah?

Kanker Darah

Pilihan treatment untuk penyakit kanker darah berbeda dengan satu tipe dan tipe lainnya. Treatment yang diberikan, akan bergantung pada umur dan keadaan kesehatan. Semakin cepat ditangani, peluang untuk sembuh bagi penderita kanker darah akan semakin besar. Cara pengobatan penyakit kanker darah adalah sebagai berikut:

1. Pengawasan Ketat Dokter

Meski tidak secara aktif, dokter akan memeriksa perkembangan dari penyakit Leukemia yang diderita. Biasanya penyakit Leukemia tipe Kronis/Limfositik yang cocok menjalani treatment pengawasan ketat ini.

2. Kemoterapi

Melalui pengobatan kemoterapi, dokter akan memasukkan obat ke dalam pembuluh darah, biasa melalui infus ataupun suntikan. Obat – obatan ini akan secara spesifik menyasar dan membunuh sel – sel kanker. Tapi, pengobatan kemoterapi ini juga merusak sel – sel non kanker dan dapat menyebabkan efek samping seperti kerontokan rambut, penurunan berat badan dan perasaan mual. 

Biasanya, pengobatan melalui kemoterapi menjadi pilihan utama bagi pasien yang menderita penyakit kanker darah. Terkadang, dokter merekomendasikan donor tulang sumsum.

3. Terapi Target

Pengobatan dengan sistem ini memakai inhibitor tirosin kinase seperti imatinib, dasatinib dan nilotinib, yang menyasar sel kanker tanpa mempengaruhi sel sehat lainnya sehingga bisa mengurangi resiko efek samping.

4. Terapi Interferon

terapi Interferon akan memperlambat dan menghentikan penyebaran dari sel Leukemia. Obat interferon memproduksi cairan yang menyerupai hasil sistem imun tubuh. Namun, pengobatan ini tetap beresiko tinggi.

5. Terapi Radiasi

Hanya Leukemia tipe tertentu yang bisa mendapatkan pengobatan terapi radiasi. Tujuan dari terapi radiasi ini sendiri adalah menghancurkan lapisan tulang sumsum sebelum proses transplantasi organ.

6. Operasi

Operasi pada pasien pengidap penyakit kanker darah melibatkan tindakan pengangkatan organ limpa dalam tubuh, namun tidak semua pasien pengidap Leukemia bisa mendapatkan tindakan pengobatan ini. Tindakan operasi hanya dikhususkan pada pasien tipe tertentu saja.

7. Transplantasi sel induk

Pengobatan ini akan menghancurkan tulang sumsum yang rusak dengan kemoterapi, terapi radiasi atau keduanya pada waktu yang bersamaan. Kemudian, akan ditanamkan sel induk baru yang akan memproduksi sel darah bebas kanker. 

Proses transplantasi sel induk ini hanya akan aktif pada pasien yang bertubuh sehat atau berumur muda. Tingkat kesuksesan akan menurun pada pasien usia lanjut.

Kamu memang tidak bisa secara aktif mencegah penyakit kanker darah pada diri siapapun. Faktor lingkungan pun bisa menjadi faktor penyebab dari berkembangnya sel darah abnormal. Contohnya, perokok aktif akan lebih rentan terkena leukemia daripada mereka yang tidak merokok. Jadi, hidup sehat dan olahraga yang cukup masih menjadi cara nomor satu yang paling efektif untuk terhindar dari penyakit ini.

Jika kamu merasakan satu atau beberapa gejala kanker yang disebutkn di atas , jangan ragu untuk mengonsultasikannya ke dokter menggunakan aplikasi Okadoc ya!

Kamu bisa tanya jawab dokter dan konsultasi lewat video call untuk berbagai masalah kesehatan lho! Yuk download aplikasi Okadoc sekarang juga di Play Store dan App Store.

konsultasi virtual
Related posts
Penyakit A-Z

Bronkitis Akut; Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Penyakit A-Z

Rheumatoid Arthritis: Gejala, Faktor Resiko dan Pengobatan

Penyakit A-Z

Mata Lelah: Gejala, Penyebab, dan Pencegahan

Penyakit A-Z

Gastroenteritis Pada Dewasa; Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati