Penyakit A-Z

Mengenal Gangguan Mental Organik

Istilah gangguan mental organik seringkali digunakan untuk mendeskripsikan satu gangguan psikiatris. Namun, gangguan mental organik atau neurocognitive disorder adalah kumpulan kondisi mental yang menyebabkan penurunan fungsi otak. Gangguan mental organik umumnya terjadi pada usia dewasa dan lansia.

Baca Juga:

rapid test

Penyebab Gangguan Mental Organik

Umumnya, kondisi-kondisi yang menyebabkan gangguan mental organik berasal dari kecelakaan atau benturan pada kepala. Selain itu, penyebab gangguan mental ini juga bisa disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon pada tubuh. Ada beberapa kondisi lain yang menyebabkan gangguan mental organik seperti:

  • Riwayat pendarahan otak
  • Asupan oksigen yang minim
  • Stroke
  • Demensia
  • Alzheimer
  • Penyakit Huntington

Pada umumnya, gangguan mental ini yang menyerang orang yang berumur di bawah 60 tahun disebabkan oleh:

  • Benturan atau kecelakaan
  • Meningitis
  • Penyumbatan pembuluh darah
  • Penyalahgunaan alkohol dan narkoba

Baik kondisi mental ringan maupun berat mempunyai potensi untuk menurunkan fungsi otak secara permanen. Maka dari itu, jika mengalami gejala-gejala yang abnormal, lebih baik segera kunjungi dokter saraf.

Gejala Neurocognitive Disorder

Gejala pada neurocognitive disorder saat ini belum bisa ditentukan secara pasti, namun studi riset mengelompokkan beberapa gejala yang paling umum terjadi. Gejala-gejala ini termasuk:

  • Hilangnya fungsi ingatan pada otak
  • Kesulitan untuk fokus dan konsentrasi
  • Kebingungan yang konstan
  • Rasa cemas yang berkepanjangan
  • Penglihatan yang kian memburuk
  • Kesulitan untuk menyeimbangkan tubuh
  • Kesulitan berjalan secara tiba-tiba
  • Perubahan mendadak pada perilaku

Walaupun gejala-gejala ini tidak selalu berarti neurocognitive disorder, jika kamu atau orang terdekat mengalami gejala ini, segera jadwalkan kunjungan ke dokter saraf untuk pengecekan lebih lanjut.

Diagnosa Dan Penanganan

Karena gejalanya yang tidak selalu sama dan mirip dengan kondisi atau penyakit lainnya, umumnya dokter saraf akan melakukan beberapa jenis tes, termasuk: CT scan

  • CT (Computed Tomography) scan – merupakan tes X-ray yang digunakan untuk mendiagnosis gangguan pada tulang tengkorak, otak, sinus, dan mata
  • MRI (Magnetic Resonance Imaging) scan – menggunakan gelombang radio dan magnet yang menghasilkan gambar detil pada hasil scan untuk mendeteksi jika ada abnormalitas pada bagian otak
  • PET (Positron Emission Tomography) scan – menggunakan sinar radioaktif dengan cara menyuntikkannya ke dalam tubuh. Tes ini lebih detil dan canggih jika dibandingkan dengan CT dan MRI
  • EEG (Elektroensefalogram) – tes yang dilakukan untuk melihat akitivitas otak dengan cara memasangkan cakram logam kecil pada kepala

Penanganan gangguan mental organik dilakukan oleh tenaga medis profesional. Penanganan pun berbeda-beda tergantung dengan gejala yang ditunjukan. Berikut adalah contoh penanganan pada gangguan mental organik yang paling umum:

  • Medikasi dengan menggunakan obat
  • Terapi fisik untuk membantu keseimbangan dan otot tubuh
  • Obat antibiotik
  • Tindakan bedah medis bila diperlukan

Umumnya, neurocognitive disoder yang disebabkan oleh benturan sifatnya tidak berjangka pendek dan dapat diobati dengan tuntas. Namun, apabila penyebab neurocognitive disorder adalah kondisi-kondisi serius seperti Alzheimer atau demensia, maka perlu dilakukan penanganan dan terapi khusus karena sifatnya yang berjangka panjang.

Kini, mencari dan mengunjungi dokter saraf tidaklah sulit karena sudah ada aplikasi Okadoc. Aplikasi ini memungkinkan kamu untuk membuat appointment secara online ataupun berkonsultasi video secara online.

konsultasi virtual
Related posts
Penyakit A-Z

Bronkitis Akut; Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Penyakit A-Z

Rheumatoid Arthritis: Gejala, Faktor Resiko dan Pengobatan

Penyakit A-Z

Mata Lelah: Gejala, Penyebab, dan Pencegahan

Penyakit A-Z

Gastroenteritis Pada Dewasa; Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati