Bayi & Anak-AnakIbu & BayiKesehatan

7 Teether Alami untuk Bayi yang Tumbuh Gigi

Teether Alami untuk Bayi

Tumbuhnya gigi pertama merupakan fase besar dalam kehidupan si Kecil. Tetapi kemunculannya seringkali membuat bayi merasa tak nyaman. Sebagian bayi akan sering menangis, rewel, atau mulai banyak menggigit. Sebagai ibu, semakin banyak yang kamu ketahui tentang fase tumbuh gigi, semakin kamu bisa membantu si Kecil melaluinya dengan lebih baik.

Baca Juga:

Umumnya perawatan gigi bayi sederhana saja. Cukup dilakukan di rumah dengan membersihkan gusi bayi dengan air hangat setelah diberi ASI. Jika ada masalah, dokter spesialis anak akan memeriksa gigi bayi. Sementara untuk masalah gigi yang serius bayi akan dirujuk ke dokter gigi sebelum umur 1 tahun. Pada anak-anak dengan risiko yang lebih rendah, dokter anak akan melanjutkan pemeriksaan gigi hingga umur 3 tahun.

Tanda-Tanda Bayi Tumbuh Gigi

Teether Alami untuk Bayi

Kebanyakan bayi mulai tumbuh gigi antara 4-7 tahun. Tetapi ada sebagian yang munculnya lebih lambat. Gejala-gejala tumbuh gigi tidak sama pada setiap bayi, namun beberapa di antaranya termasuk:

  • Gusi yang lembek dan membengkak
  • Rewel dan menangis
  • Suhu tubuh agak naik sekitar 38 ° Celsius
  • Menggigit atau ingin mengunyah benda-benda keras
  • Mengeluarkan liur dalam jumlah banyak 
  • Perubahan pola makan atau tidur

Tumbuh gigi bisa menyakitkan dan membuat bayi tak nyaman. Namun, biasanya tidak membuat bayi sakit. Hubungi dokter jika si Kecil mengalami diare, muntah, terdapat ruam tubuh, demam tinggi, atau batuk dan hidung tersumbat.

Ide Teether Alami untuk Bayi yang Aman

Teether Alami untuk Bayi

Ingin membantu meredakan sakit di gusi bayi? Tentunya tidak sama antara satu bayi dengan bayi lainnya. Setidaknya, bayi menyukai sesuatu keras untuk digigit. Sehingga sebagian ibu memilih memberikan teether sebagai solusi instan.

Namun, bagi kamu yang merasa teether yang dijual di pasaran dengan bahan plastik atau silikon kurang aman, kamu bisa mencoba membuat teether alami di rumah dengan bahan-bahan pilihan.

Berikut ini beberapa pilihan ide teether alami untuk si kecil yang sedang tumbuh gigi. 

1. Kain Lembut yang Dibekukan

Bayi yang sedang tumbuh gigi suka menggigit sesuatu. Kamu bisa berikan kain lembut yang bersih dan dibekukan. Sensasi dingin bisa memberikan rasa nyaman untuk gusi si Kecil. Membuatnya tenang dan menggigit kain sesering yang ia inginkan. 

Kain beku tidak sekeras teether yang dibekukan sehingga relatif lebih aman dan tidak membahayakan gusi si Kecil. Apalagi ukuran kain yang besar, tidak membuat si Kecil tersedak sehingga relatif aman.

Caranya:

  • Gunakan kain muslin yang bersih, basahi dengan air matang.
  • Lipat dan gulung, lalu bekukan di dalam freezer sekitar 30-45 menit.
  • Berikan pada si Kecil. 

2. Biskuit Homemade untuk Bayi

Mengunyah biskuit yang keras akan membantu bayi saat rasa tak nyaman datang. Salah satu bahan untuk membuat biskuit homemade dengan tekstur keras adalah dengan memanfaatkan tepung garut (arrowroot). Tepung garut secara alami bebas alergen sehingga cocok untuk bayi.

Tepung ini memang bukan jenis tepung untuk membuat biskuit, sebaliknya tepung garut banyak dijadikan bubur untuk menyembuhkan masalah perut. Ketika dibuat biskuit, teksturnya menjadi keras dan tidak mudah hancur. Biskuit tepung garut tidak menimbulkan remahan sehingga meminimalkan risiko tersedak. Pastikan kamu memberikan biskuit teether alami untuk bayi ini saat si Kecil berusia minimal 8 bulan. 

Caranya:

Untuk membuat biskuit tepung garut, kamu hanya perlu mengganti resep biskuit bayi homemade dari tepung lain yang sejenis dengan dengan tepung garut. Misalnya tepung kentang atau maizena.

Resep biskuit teether untuk bayi dari tepung garut

Bahan:

  • 1/4 cup mentega
  • 1/2 cup gula
  • 1 butir telur ayam
  • 1/2 sdt ekstrak vanila
  • 3/4 cup tepung terigu serbaguna/ protein sedang
  • 1/2 cup tepung garut
  • 1/2 sdt baking powder
  • ¼ sdt garam

Cara membuat:

  • Kocok halus mentega/margarin dan gula. Masukkan telur dan ekstrak vanila.
  • Campur sisa bahan menjadi satu. Aduk hingga rata. 
  • Setelah adonan tercampur. Letakkan di permukaan yang sudah ditaburi tepung. Giling dengan roll pin hingga tipis, sekitar 0,5 cm. 
  • Potong-potong lingkaran dengan diameter 6 cm.
  • Letakkan dalam loyang beralas baking paper agar tidak lengket. Panggang di suhu Bake 175°C hingga matang keemasan. Sekitar 8-10 menit.

3. Pijat Gusi dengan Jari yang Bersih

Alternatif yang mudah dan murah ini justru direkomendasikan oleh The American Academy of Pediatrics (AAP). Kamu bisa memijat area gusi bayi dengan jari yang bersih. Jika gigi bayi belum tumbuh kamu bisa membiarkan si kecil menggigit jarimu. 

Inilah solusi untuk mengatasi masalah pada bayi yang suka menggigit saat menyusu.

Caranya:

  • Celupkan jari di air dingin sejenak, lalu pijat gusinya.
  • Coba biarkan si Kecil menikmati menggigit jarimu sebelum menyusui.
  • Pastikan jari tanganmu bersih dan steril, ya. 

4. Es Homemade Semangka 

Salah satu teether alami untuk bayi yang sedang tumbuh gigi adalah semangka. Buah satu ini bukan hanya memiliki tekstur lunak dan berair. Buah semangka bisa dibekukan dengan memotong bagian kulit luarnya. Si kecil bahkan bisa menggigit bagian dasar semangka yang putih dan keras untuk belajar mengunyah. 

Selain membekukan semangka, kamu juga bisa membuat jus dari semangka dan sayuran untuk menambah kadar nutrisinya.  Si Kecil tentunya suka dengan sensasi es dingin dan bernutrisi dari buah-buahan dari teether alaminya.

Caranya:

  • Potong semangka sesuai kebutuhan, tambahkan sedikit perasan lemon.
  • Masukkan ke blender hingga menjadi jus yang lembut. 
  • Cetak jus di wadah es popsicle dan bekukan beberapa jam hingga es mengeras.

5. Pisang Beku

Pisang merupakan buah yang umumnya digunakan sebagai buah perkenalan saat MPASI si kecil. Tak ada salahnya menjadi buah ini berfungsi ganda, sebagai makanan dan teether alami sekaligus.

Caranya:

  • Kupas sepotong pisang ukuran besar, agar tidak membuat bayi tersedak.
  • Bekukan selama beberapa jam. 

6. Es Pop Yoghurt

Selain semangka, kamu bisa membuat teether alami yakni es popsicle dari yoghurt yang aman untuk bayi. 

Caranya:

  • Masukkan yogurt ke cetakan es setengah cetakan. Tuang sesendok puree buah kesukaan si Kecil (misalkan puree alpukat).
  • Lalu tutup dengan yogurt hingga penuh.
  • Beri tangkai es di tengah, dan bekukan hingga keras.

7. Wortel, Mentimun, Apel

Tak ingin memberikan yang dingin-dingin untuk bayi? Kamu bisa coba teether alami lain yang juga bernutrisi dan sehat untuk buah hatimu. Beberapa sayuran atau buah yang cocok untuk menggantikan teether adalah wortel. Pilih yang berukuran besar untuk meminimalkan risiko tersedak. 

Caranya:

  • Kupas kulit ari wortel, cuci bersih, dan berikan pada si Kecil untuk dikunyah.
  • Selain wortel, kamu bisa mencoba sayuran atau buah lain yang juga berukuran besar dan keras, misalnya mentimun atau apel. 

Mudah, bukan? Cara ini bukan saja sederhana, tapi juga lebih baik daripada memberikan si kecil teether lain yang dijual bebas dari bahan yang tidak diketahui. 

Tips Saat Bayi Sedang Tumbuh Gigi

Teether Alami untuk Bayi
  • Pastikan apa yang dimasukkan ke mulut bayi bersih. 
  • Selalu jaga mulut bayi kering dengan mengusapnya setelah bayi mengunyah atau mengeluarkan liur. Hal ini untuk mencegah ruam di mulut bayi. 
  • Jangan bekukan teether hingga terlalu dingin atau terlalu keras karena bisa melukai gusi bayi. Pastikan masih ada sisi yang lunak. 
  • Hindari bahan-bahan dengan tambahan gula sebagai teether, meski gigi bayi masih sedikit (bisa dihitung dengan jari) , adanya gula bisa merusak gigi jika tidak dirawat dengan baik.
  • Selalu awasi bayi saat memakai teether untuk mencegah bahaya tersedak. 
  • Hubungi dokter anak untuk berkonsultasi lebih lanjut tentang penggunaan teether yang aman dan segala hal seputar kesehatan gigi dan gusi bayi. 

Mengapa Memilih Teether Alami?

Teether Alami untuk Bayi

Beberapa produk teether yang dijual bebas ternyata tak lepas dari bahaya tersembunyi. Salah satunya adalah perhiasan (kalung, gelang, aksesoris) yang bisa digunakan sebagai teether. Baik untuk bayi, anak-anak dengan autisme atau ADHD, hingga orang dewasa yang membutuhkan stimulasi sensoris.

Teether buatan dari manik-manik tersebut dibuat dari beragam material. Ada yang dari kayu, silikon, amber, atau marble. Namun klaim bahwa teether manik-manik ini bisa meredakan sakit bayi saat tumbuh gigi ternyata masih diragukan kebenarannya.

Selain itu, tumbuhnya gigi bayi juga merasa fase yang wajar dialami oleh hampir semua bayi. Rasa sakit yang sementara perlu diatasi dengan cara yang aman, tak perlu sampai memakai obat-obatan medis. Sehingga membuat teether sendiri di rumah untuk si Kecil juga menjadi pilihan bijak untuk kamu yang ingin bebas dari bahaya teether pabrikan.

Related posts
KesehatanWanita

Haid Lebih dari Seminggu? Mungkin Ini Penyebabnya!

Bayi & Anak-AnakKesehatanWanita

Ini Pentingnya Manfaat Me Time untuk Ibu di Rumah

Kesehatan

8 Obat Sakit Gusi Yang Alami dan Ampuh Kurangi Nyeri

Kesehatan

Ini 7 Penyebab Asam Lambung Naik