Kesehatan

8 Obat Sakit Gusi Yang Alami dan Ampuh Kurangi Nyeri

obat sakit gusi

Sakit gusi biasa disebut dengan radang gusi atau gingivitis. Sakit gusi merupakan tahap awal dari penyakit pada gusi yang bisa menyebabkan copotnya gigi. Untungnya, ada beberapa obat sakit gusi yang bisa kamu temukan bahannya di rumah.

Baca Juga:

Tapi apa sih sakit gusi atau gingivitis ini? Sakit gusi adalah nyeri ringan yang umum terjadi pada gusi (penyakit periodontal). Penyakit ini dapat menyebabkan iritasi, gusi kemerahan, dan pembengkakan pada gingiva (bagian gusi yang berada di sekitar dasar gigi).

Berdasarkan penyebabnya, ada dua jenis utama sakit gusi yang dapat diderita seseorang yaitu:

  • Non-plaque induced gingival lesions: Sakit gusi yang disebabkan oleh jenis bakteri, virus, atau jamur tertentu. Sakit gusi jenis ini juga dapat disebabkan oleh faktor genetis, kondisi sistemik (termasuk reaksi alergi, dan beberapa penyakit lainnya), luka, atau reaksi terhadap benda asing (gigi palsu). Bahkan kadang dapat muncul tanpa penyebab khusus.
  • Dental plaque-induced gingival disease: Sakit gusi jenis ini disebabkan oleh plak gigi, faktor sistemik, obat-obatan, atau kekurangan asupan nutrisi.

Obat Sakit Gusi Alami Yang Ampuh

Untuk menghindari semakin parahnya sakit gusi, sebaiknya kamu segera mengobati gejala sakit gusi secepatnya. Pengobatan sendiri merupakan cara efektif dan murah untuk menangani sakit gusi.

Jika sakit gusi masih dalam tahap awal, pengobatan sendiri biasanya sudah cukup untuk menghilangkannya. Berikut beberapa pengobatan alami sakit gusi yang bisa kamu lakukan sendiri.

1. Berkumur dengan air garam

Hasil penelitian tahun 2016 menunjukkan bahwa berkumur dengan menggunakan air garam dapat membantu meredakan peradangan gusi akibat gingivitis. Sebab garam merupakan disinfektan alami yang membantu tubuh kamu dalam proses penyembuhan. Fungsi lain air garam adalah:

  • Meredakan gusi yang radang dan rasa nyeri.
  • Mengurangi bakteri
  • Membersihkan partikel makanan
  • Menghilangkan bau nafas tidak sedap

Namun berkumur dengan air garam terlalu lama dan terlalu sering, bisa menimbulkan efek negatif pada enamel gigi. Rutin berkumur air garam pada jangka panjang bisa mengikis gigi. Lalu bagaimana caranya:

  • Tambahkan setengah atau tiga per empat sendok teh garam pada segelas air hangat, dan aduklah hingga garam larut.
  • Berkumurlah dengan larutan air garam tersebut selama 30 detik
  • Kemudian keluarkan larutan dari mulut
  • Lakukan dua sampai tiga kali sehari.

2. Obat kumur minyak serai

Dalam sebuah penelitian tahun 2015, minyak serai terbukti lebih efektif mengurangi plak dan tingkat keparahan gingivitis daripada obat kumur dengan chlorhexidine. Bagaimana cara membuat dan berkumur dengan obat kumur minyak serai:

  • Larutkan dua sampai tiga tetes minyak esensial serai ke secangkir air
  • Berkumurlah dengan larutan tersebut selama 30 detik
  • Kemudian keluarkan cairan tersebut dari mulut
  • Ulangi berkumur dengan obat kumur minyak serai dua sampai tiga kali sehari

3. Obat kumur lidah buaya

Penelitian yang dilakukan tahun 2016, menemukan fakta bahwa lidah buaya (aloe vera) sama efektifnya dengan zat chlorhexidine dalam mengurangi plak gigi dan gingivitis. Berbeda dengan obat kumur lainnya, cairan lidah buaya tidak perlu dilarutkan. Bagaimana caranya:

  • 1. Berkumurlah dengan cairan lidah buaya murni selama 30 detik
  • 2. Kemudian keluarkanlah cairan lidah buaya dari mulut
  • 3. Ulangi dua sampai tiga kali dalam sehari

4. Obat kumur minyak pohon teh

Hasil sebuah penelitian tahun 2014 menyatakan jika obat kumur dari phon teh bisa mengurangi perdarahan gusi secara signifikan. Kamu juga bisa menambahkan setetes minyak pohon teh ke pasta gigi, ketika ingin menyikat gigi. Bagaimana caranya:

  • Tambahkan tiga tetes minyak pohon teh ke dalam segelas air hangat
  • Berkumurlah dengan larutan minyak pohon teh selama 30 detik
  • Keluarkan cairan dari dalam mulut
  • Ulangi dua sampai tiga kali dalam sehari

5. Obat kumur sage

Penelitian tahun 2015, menemukan bahwa obat kumur sage mampu menurunkan jumlah bakteri penyebab plak gigi. Bagaimana caranya:

  • Panaskan satu atau dua cangkur air
  • Kemudian tambahkan dua sendok makan sage segar atau 1 sendik teh sage kering ke dalam air
  • Biarkan air dan sage memanas dan bercampur selama lima sampai sepuluh menit
  • Hentikan proses pemanasan campuran air dan sage, kemudian biarkan airnya mendingin
  • Gunakan campuran air dan sage tersebut untuk berkumur, dua sampai tiga kali sehari

6. Obat kumur daun jambu biji

Daun jambu biji sudah lama dikenal efektif digunakan untuk menjaga kebersihan rongga mulut. Beberapa penelitian menemukan bukti bahwa obat kumur daun jambu biji mengandung senyawa anti bakteri dan anti mikroba, yang efektif mengontrol plak gigi. 

Bagaimana caranya:

  • Hancurkan lima sampai enam daun jambu biji dengan ditumbuk
  • Tambahkan daun jambu biji yang sudah dihancurkan ke dalam satu cangkir air mendidih
  • Biarkan mendidih selama 15 menit
  • Biarkan larutan tersebut mendingin dan tambahkan sedikit garam
  • Berkumurlah dengan larutan tersebut selama 30 detik
  • Kemudian keluarkanlah cairan dari mulut
  • Ulangi dua sampai tiga kali setiap hari

7. Gel kunyit

Sebuah studi di tahun 2015 menyatakan bahwa gel kunyit mampu secara efektif mencegah plak gigi dan gingivitis. Hal ini disebabkan kandungan anti inflamasi dalam kunyit. Tanaman herbal ini juga mengandung bahan anti mikroba dan anti jamur, yang bisa membantu menyembuhkan perdarahan dan kemerahan pada gusi.

Berikut ini cara mengoleskan gel kunyit yang benar:

  • Sikatlah gigi terlebih dahulu
  • Bersihkan gigi dari pasta gigi dengan benar
  • Oleskan gel kunyit pada gusi
  • Biarkan gel menempel pada gusi selama 10 menit
  • Berkumurlah dengan air bersih, untuk meluruhkan gel yang menempel
  • Keluarkan air dari dalam mulut
  • Ulangi dua kali per hari

8. Oil-pulling dengan minyak kelapa

Oil-pulling adalah teknik dimana seseorang harus berkumur dengan minyak selama 20 hingga 30 menit, untuk mengurangi bakteri, menyingkirkan toksin, dan meningkatkan kesehatan rongga mulut secara keseluruhan. Ada dua jenis minyak yang dapat digunakan, yaitu minyak kelapa dan arimedadi.

Minyak kelapa mengandung asam laurat, yang memiliki zat anti peradangan dan anti mikroba. Sebuah penelitian tahun 2015 menyatakan bahwa oil pulling menggunakan minyak kelapa dapat mengurangi plak gigi dan tanda gingivitis secara signifikan.

Selain itu oil pulling dengan minyak kelapa dapat memutihkan gigi, menyegarkan nafas, meredakan sakit kepala dan ketegangan, membersihkan sinus. Bagaiamana caranya:

  • Masukkan 1 sampai 2 sendok teh minyak kelapa ke dalam mulut
  • Berkumurlah dengan minyak kelapa tersebut selama 20 hingga 30 menit. Usahakan agar minyak kelapa tidak masuk ke belakang tenggorokan
  • Kemudian keluarkan minyak dari mulut, dan berkumurlah dengan air bersih untuk membersihkan mulut. Keluarkan air yang digunakan untuk berkumur
  • Minumlah segelas air putih, dan sikatlah gigi kamu.

Kamu juga bisa melakukan dua sesi berkumur di hari yang sama dengan durasi yang lebih singkat.

Related posts
Bayi & Anak-AnakIbu & BayiKesehatan

8 Tips Pumping ASI untuk Pekerja Kantoran

Kesehatan

Komplikasi Cacar Air Pada Orang Dewasa

Kesehatan

10 Obat Sakit Tipes Alami

KesehatanWanita

Haid Lebih dari Seminggu? Mungkin Ini Penyebabnya!