GigiKesehatan

Obat Sakit Gigi Berlubang di Apotek untuk Pereda Nyeri Sementara

Obat Sakit Gigi Berlubang di Apotek

Siapa yang pernah merasakan sakit gigi tentu paham bagaimana tersiksanya nyeri gigi berlubang. Tak jarang bagi yang tak tahan rasanya, tentu berusaha mencari tahu obat yang tepat agar nyeri sakit gigi segera menghilang.

Memang solusi terbaik adalah dengan memeriksakan kondisi gigi berlubang ke ahlinya. Dokter gigi profesional-lah yang bisa memutuskan pengobatan yang sesuai dengan kondisi gigimu.

rapid test

Baca Juga:

Selain itu, dalam kondisi tertentu, kamu bisa meredakan nyeri sakit gigi berlubang ini dengan membeli obat-obatan yang dijual di apotek. Pengobatan ini sifatnya sementara saja dan tidak boleh terlalu lama menggunakannya. 

Mengapa? Karena obat pereda nyeri di apotek maupun di supermarket ini tidak bisa menyelesaikan akar masalah dari kondisi gigimu. Bahkan, dalam penggunaan jangka panjang, efek sampingnya bisa jadi lebih serius dibanding sakit gigi itu sendiri.

3 Macam Obat Sakit Gigi Berlubang yang Tersedia di Apotek

Obat Sakit Gigi Berlubang di Apotek

Beberapa obat di bawah ini cukup efektif untuk menghilangkan rasa nyeri akibat sakit gigi. Tapi bukan berarti masalah gigimu selesai setelah mengkonsumsinya. Nah, apa saja obat sakit gigi berlubang yang bisa kamu dapatkan di apotek? 

1. Ibuprofen

Ini merupakan salah satu obat pereda nyeri (painkiller) yang bisa digunakan untuk beragam jenis sakit. Ibuprofen cukup aman dipakai sehari-hari.

Selain itu obat ini sangat mudah dibeli di apotek atau supermarket tanpa harus menebus resep. Kamu bisa memilih Ibuprofen dalam bentuk yang kamu nyaman mengkonsumsinya. Pilih saja, mau berupa kapsul, tablet, atau sirup? Namun perlu diingat bahwa Ibuprofen jenis tertentu (biasanya dengan kadar yang lebih besar) hanya bisa dibeli dengan resep dokter.

Fungsi Ibuprofen:

Ibuprofen sering digunakan untuk menghilangkan sakit akibat menstruasi, sakit gigi, nyeri punggung, keseleo atau terkilir, dan sakit karena arthritis. Sakit gigi berlubang umumnya bisa mereda dengan meminum Ibuprofen. 

Durasi waktu efektif untuk merasakan hasil obat ini berkisar 20-30 menit setelah minum obat. Pastikan kamu tidak mengkombinasikan Ibuprofen dengan obat lain, jika tidak ingin terjadi efek samping.

Ibuprofen sendiri lebih aman ketika kamu mengkonsumsinya ketika perut sudah terisi makanan. Hal ini dilakukan untuk mencegah bahaya nyeri lambung saat bereaksi terhadap obat. Jadi tidak masalah jika kamu makan sedikit atau minum segelas susu sebelumnya untuk menghindari nyeri lambung.

Perlu diwaspadai bahwa saat kamu memilih obat dalam bentuk tablet, pilih obat dalam dosis paling kecil. Kamu juga tidak boleh mengkonsumsinya terus-menerus dalam waktu lebih dari 10 hari. Pastikan kamu hanya sebentar saja menggunakan pereda nyeri ini dan segera memeriksakan masalah gigimu yang sebenarnya ke dokter.

Efek samping:

Ibuprofen memiliki efek samping yang bisa membahayakan kesehatan. Beberapa efek samping yang bisa terjadi jika kamu minum obat ini dalam jumlah melebihi dosis yang disarankan adalah:

  • Mual dan muntah
  • Sakit di bagian perut atau lambung
  • Merasa lelah atau sangat mengantuk 
  • BAB hitam
  • Muntah darah berwarna hitam sebagai tanda bahwa ada perdarahan di bagian lambung.
  • Telinga berdengung (tinnitus)
  • Sulit bernafas
  • Detak jantung meningkat atau melemah

Dosis:

Dosis untuk orang dewasa adalah 1-2 tablet 200mg diminum sebanyak 3 kali dalam sehari. Di beberapa kasus, dokter biasa diresepkan dosis yang lebih tinggi hingga 600mg yang diminum 4 kali sehari jika perlu. Tentunya dosis ini harus berdasarkan saran dokter yang memeriksa.

Selain itu yang perlu diperhatikan juga adalah jeda waktu saat meminum obat. Jika kamu menggunakan ibuprofen 3 kali sehari, pastikan kamu memiliki jeda 6 jam antara satu obat dengan obat lainnya. Sementara jika kamu mengkonsumsi 4 kali dalam sehari, jeda waktu masing-masing obat adalah 4 jam. 

Kapsul atau tablet Ibuprofen mungkin bagi sebagian orang susah dicerna. Jika kamu termasuk orang sulit menelan obat, kamu bisa memilih alternatif lain dalam sediaan sirup, tablet yang mudah larut di mulut, atau sediaan lain yang bisa kamu tanyakan ke dokter atau apoteker terkait. 

Ibuprofen tersedia untuk dewasa dan juga anak-anak. Beberapa jenis Ibuprofen yang aman dikonsumsi anak-anak adalah:

  • Sirup cair – mulai usia 3 bulan. 
  • Tablet atau kapsul – dari usia 7 tahun. 
  • Tablet kunyah – dari usia 7 tahun. 
  • Granule (obat butiran) – dari usia 12 tahun

Bolehkah Mengkonsumsi Ibuprofen dengan obat lain?

Ibuprofen aman dikonsumsi bersama dengan Paracetamol atau codein. Namun kamu tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi obat Ibuprofen bersama dengan pereda nyeri lain seperti aspirin atau naproxen tanpa terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter atau apoteker. 

Ketiga obat ini, yakni Ibuprofen, naproxen, dan aspirin merupakan obat dengan kelompok yang sama yang disebut dengan obat non narkotik anti inflamasi. Pemakaian obat-obatan ini dalam waktu yang sama akan meningkatkan peluang terkena gangguan di lambung.

2. Paracetamol

Paracetamol adalah pereda nyeri yang bukan dalam golongan narkotika (non-opioid atau non-narkotik) dan sering digunakan untuk mengatasi rasa sakit akibat penyakit maupun demam. Paracetamol termasuk dalam golongan analgesik.

Fungsi Paracetamol:

Paracetamol biasanya digunakan untuk meringankan rasa sakit dari taraf paling ringan hingga sedang Mulai dari sakit akibat nyeri otot, nyeri sendi, sakit saat menstruasi, sakit kepala, dan sakit gigi.

Efek samping:

Paracetamol sebenarnya relatif aman jika diminum dalam batas wajar sesuai yang dianjurkan oleh apoteker atau dokter. Namun, obat ini di sisi lain juga memiliki efek samping jika dikonsumsi melebihi batasan yang disarankan dokter.

Pastikan kamu tidak mengkonsumsi melebihi batas maksimum dosis dan tidak mengkonsumsi terus-menerus dalam jangka waktu lama.

Dosis:

Bagi orang dewasa, paracetamol sebaiknya dikonsumsi antara 500mg -1g setiap 4 hingga 6 jam sehari. Tidak boleh melebihi 4g sehari. 

Bolehkah Mengkonsumsi Paracetamol dengan obat lain? 

Paracetamol umumnya relatif aman diminum dengan obat lain. Hanya saja untuk lebih aman lagi, kamu bisa bertanya pada dokter atau apoteker terkait tentang jenis obat apa yang harus dihindari jika kamu minum Paracetamol.

Beberapa hal yang harus diwaspadai adalah penggunaan obat Paracetamol untuk orang yang menderita penyakit liver atau memiliki masalah dengan ginjal. Kamu harus melakukan kroscek mengenai cara minum Paracetamol yang aman dengan petugas kesehatan yang memahami tentang ini agar menghindari hal – hal yang tidak diinginkan.

3. Aspirin

Aspirin digolongkan ke dalam kelompok obat-obatan yang dikenal sebagai non-opioid obat anti inflamasi.

Fungsi Aspirin:

Aspirin sering digunakan untuk meredakan rasa sakit dan inflamasi yang disebabkan oleh nyeri otot atau persendian, seperti keseleo, terkilir, rematik, sakit punggung, sakit kepala, radang tenggorokan, nyeri haid, dan sakit gigi.

Bukan hanya itu saja, aspirin juga bisa untuk mengurangi gejala seperti flu dan menurunkan demam bagi orang dewasa. 

Efek samping:

Aspirin mudah didapat di apotek. Penggunaannya cukup aman asalkan kamu tidak menderita beberapa masalah kesehatan sebagai berikut:

  • Asma
  • Tukak lambung
  • Sakit liver atau sakit ginjal
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Kelainan darah (bleeding disorders) 

Dosis:

Aspirin untuk orang dewasa bisa diminum dengan dosis sekitar 300-900 mg setiap 4 hingga 6 jam. Tidak boleh melebihi dosis 4g per hari.

Bolehkah Mengkonsumsi Aspirin dengan obat lain?

Sebaiknya kamu menghindari obat lain jika mengkonsumsi aspirin. Karena obat ini bisa memberikan dampak buruk jika dikombinasikan dengan obat-obatan lain, maupun vitamin, obat herbal, maupun suplemen diet. 

Apalagi jika kamu juga mendapat obat yang diresepkan dokter untuk mengatasi masalah darah tinggi. Kamu perlu konsultasi dengan dokter mengenai resep obat yang kamu miliki dan pengobatan yang sesuai untuk mengatasi masalah gigi berlubang dengan aman.

Mencari Tahu Akar Penyebab Sakit Gigi

Obat Sakit Gigi Berlubang di Apotek

Sakit gigi berlubang memang membutuhkan penanganan yang cepat karena biasanya rasa sakitnya yang luar biasa. Kebanyakan luka atau trauma di gigi disebabkan oleh pembusukan gigi atau gigi berlubang.

Semakin busuk gigi dan semakin dalam lubang gigi, rasa sakitnya semakin besar. Apalagi jika penyebab gigi berlubang berada di area dentin yang merupakan bagian gigi yang sensitif. Rasa sakit akibat pembusukan gigi mencapai lapisan dentin dan menimbulkan nyeri di area di mana banyak aliran darah dan saraf-saraf gigi.

Terkadang masalah sakit gigi juga diiringi dengan infeksi gigi yang menimbulkan abses. Sehingga penting untuk mengetahui akar masalah yang sebenarnya untuk mengobati gigi dan menghilangkan rasa sakit gigi berlubang secara permanen. 

Penyebab Sakit Gigi: Bukan Hanya Gigi Berlubang Saja

Obat Sakit Gigi Berlubang di Apotek

1. Abses

Ini merupakan infeksi yang berasal dari dalam gigi. Infeksi pun kemudian menyebar ke akar gigi sekitar tulang rahang. 

2. Gigi yang Rusak atau Patah 

Rusaknya gigi bukan hanya menimbulkan masalah di enamel gigi, tetapi menimbulkan masalah di lapisan dentin yang sensitif bahkan bagian yang lebih dalam lagi.

Meskipun kerusakan tidak bisa dilihat dengan mata, namun kerusakan ini bisa terdeteksi dengan adanya retakan hingga ke dalam gigi. Rasa sakit yang hebat umumnya terjadi saat menggigit dan mengunyah makanan.

3. Penyakit Gusi atau Infeksi Gusi

Penyakit gusi seperti gingivitis memiliki gejala gusi memerah, membengkak, dan mudah berdarah. Penyakit gusi ini bisa menyerang tulang penyangga gigi di rahang dan menimbulkan masalah periodontitis. Hilangnya tulang di dalam penyangga gigi menimbulkan munculnya masalah infeksi atau abses di bagian gusi.

Pastikan setiap penyakit gigi diobati berdasarkan pemeriksaan menyeluruh oleh dokter gigi ahli yang kamu percaya. Karena fungsi obat-obatan pereda nyeri yang dijual bebas di apotek dan supermarket hanya bersifat sementara, bukan untuk menyembuhkan masalah gigi yang sebenarnya. Semoga bermanfaat!

promo konsultasi dokter
Related posts
Kesehatan

Berbagai Manfaat Lidah Buaya untuk Kesehatan

Kesehatan

Berbagai Manfaat Santan untuk Kesehatan

Kesehatan

Pemicu Stroke di Usia Muda yang Perlu Diwaspadai

Kesehatan

Kaya Nutrisi, Ini Manfaat Jantung Pisang Bagi Kesehatan