COVID-19Kesehatan

Masker Kain, Masker Alternatif untuk Mencegah COVID-19

masker kain cegah covid-19

Jika sebelumnya aturan memakai masker hanya ditujukan untuk orang yang sedang sakit maupun petugas medis, kini sesuai dengan perkembangan terbaru penyebaran COVID-19 di dunia, WHO telah secara resmi mengumumkan jika masker harus dipakai oleh semua orang yang beraktifitas di luar rumah.

Baca Juga:

rapid test

Hal ini disebutkan untuk mengurangi tingkat penyebaran virus COVID-19 karena banyak kasus positif yang menunjukkan pasien tidak memiliki gejala apa-apa, sehingga dapat menularkan virus ke orang lain.

Virus dapat menular melalui droplets (percikan liur ketika bersin, batuk, atau saat berbicara) yang mengandung virus. Maka penggunaan masker kini diharuskan bagi siapa saja, baik yang sehat sekali pun, untuk mengurangi resiko penularan atau tertular virus.

Masker Kain pun Kini Boleh Dipakai!

Jika sebelumnya masker bedah menjadi masker terbaik untuk mencegah terkena droplet yang bisa saja mengandung virus COVID-19, namun karena lebih diperuntukkan bagi tenaga medis, maka masker kain pun kini dianjurkan untuk dipakai saat keluar rumah.

Pemerintah juga sudah mengeluarkan himbauan mengenai wajib pakaimasker saat keluar rumah per Senin (6/4/2020).

Meskipun masker kain tidak seefektif masker bedah atau masker N95 dalam menyaring partikel berukuran sangat kecil dan droplets. Masker kain masih bisa jadi pilihan terbaik dibandingkan tidak menggunakan masker sama sekali. Masker kain juga bisa dicuci dan dipakai ulang.

Cara Menggunakan Masker Kain agar Efektif Mencegah Covid-19

  • Gunakan masker dengan tiga lapis kain, karena lebih efektif dibandingkan dengan satu lapis kain. Berdasarkan hasil penelitian tim pakar Gugus Tugas COVID-19, masker tiga lapis kain dapat menangkal virus hingga 70% dengan tetap jaga jarak minimal 1-2 meter.
  • Cuci tangan dengan sabun sebelum menggunakan masker kain atau saat memperbaiki posisi masker. Hindari menyentuh masker kain saat dipakai.
  • Bagian samping dan atas masker kain biasanya lebih longgar daripada masker bedah, ikat masker dengan erat agar bagian samping atau atas tidak longgar.
  • Langsung cuci masker kain setelah digunakan.
  • Pemerintah menganjurkan masker kain digunakan tidak lebih dari 4 jam.

Cara Mencuci Masker Kain agar Aman Digunakan Kembali

  • Menurut WHO, cuci masker kain menggunakan air panas dengan suhu 140-150 derajat Fahrenheit (60-65 derajat Celcius)
  • Rendam masker kain selama beberapa saat dengan deterjen. Detergen dan air panas dapat membunuh virus.
  • Kucek masker kain hingga kotoran hilang dan bilas dengan air mengalir hingga bersih.
  • Keringkan dibawah sinar matahari atau menggunakan pengering panas. Keringkan dalam keadaan panas.
  • Setelah kering, masker kain disetrika untuk memastikan virus mati sepenuhnya.

Jika kamu kesulitan untuk mendapatkan masker bedah ataupun masker kain. Kamu bisa membuat masker kain sendiri di rumah lho!

Selain mencegah penularan COVID-19 dengan menggunakan masker kain, jangan lupa juga untuk tetap rutin mencuci tangan dengan sabun setidaknya 20 detik dengan air mengalir, tetap terhidrasi dengan rajin minum air putih, dan menjaga physical distancing ya.

Jika kamu memiliki masalah kesehatan tapi takut keluar rumah, jangan ragu untuk mengonsultasikannya ke dokter menggunakan aplikasi Okadoc ya!

Kamu bisa tanya jawab dokter dan konsultasi lewat video call untuk berbagai masalah kesehatan lho! Yuk download aplikasi Okadoc sekarang juga di Play Store dan App Store.

konsultasi virtual
Related posts
Kesehatan

Kebiasaan Buruk Saat Hari Raya Yang Harus Dihindari

Bayi & Anak-AnakKesehatan

Apa Obat Sakit Gigi Anak yang Manjur?

KesehatanPriaWanita

7 Kebiasaan Buruk Saat Puasa yang Tidak Baik Bagi Kesehatan

KesehatanPriaWanita

6 Tips Agar Tetap Sehat Saat WFH Sambil Puasa