Kesehatan

Manfaat Temulawak Bagi Kesehatan

manfaat temulawak

Temulawak atau Curcuma Xanthorrhiza dikenal sebagai tanaman herbal untuk obat tradisional ataupun dijadikan jamu. Temulawak termasuk ke dalam keluarga jahe, kunyit, dan lengkuas.

Baca Juga:

rapid test

Temulawak umumnya diketahui bermanfaat untuk meningkatkan nafsu makan, kali ini Okadoc akan membahas manfaat lainnya dari temulawak. Sebelum itu, sebaiknya kamu mengetahui efek samping dari temulawak agar tidak salah dalam mengonsumsi temulawak.

Kandungan Temulawak 

Temulawak memiliki kandungan pati, minyak atsiri, serat kasar, protein, lemak, selulosa, dan mineral. Temulawak juga memiliki tiga zat aktif, seperti germakron, p-toluilmetilkarbinol dan seskuiterpen d-kamper, dan turmeron.

Temulawak mengandung antioksidan, seperti flavonoid, fenol dan kurkumin yang banyak bermanfaat bagi kesehatan. Selain bersifat antioksidan, temulawak juga memiliki sifat anti inflamasi, antikanker, antidiabetes, antimikroba, anti kolera, hingga antibakteri.

Manfaat Temulawak

Selain menambah nafsu makan, berikut beberapa manfaat lain dari temulawak yang jarang diketahui :

1. Anti kanker

Temulawak membantu pengobatan kanker prostat, kanker payudara, dan kanker usus. Kandungan antioksidan dalam temulawak dapat menghentikan pertumbuhan pembuluh darah yang memasok pertumbuhan kanker, dan melindungi sel dari serangan sel kanker. 

2. Meringankan gejala osteoarthritis

Kandungan kurkumin dalam temulawak memberikan efek antiinflamasi yang dapat meringankan gejala osteoarthritis, seperti bengkak atau radang sendi. 

3. Menurunkan kolesterol

Temulawak bisa digunakan untuk obat antikolesterol. Mengonsumsi temulawak 4 minggu berturut-turut mampu menurunkan kadar kolesterol total di dalam darah.

4. Mencegah obesitas dan diabetes

Kurkumin dalam temulawak dapat menstabilkan kadar gula dalam darah yang memicu diabetes, dan juga dapat mengatur kadar lemak dalam tubuh yang memicu obesitas.

5. Meningkatkan fungsi pencernaan

Temulawak mengandung antioksidan yang dapat menangkal pengaruh radikal bebas yang merusak mukosa lambung. Dan juga dapat meringankan masalah pencernaan seperti kembung dan dispepsia. Temulawak juga merangsang produksi empedu yang dapat membantu meningkatkan fungsi pencernaan.

6. Anti Jamur dan antibakteri

Temulawak memiliki sifat antijamur dan antibakteri. Kandungan kurkumin dalam temulawak dapat memecah membran sel jamur penyebab infeksi. Sifat antibakteri dari temulawak mampu membasmi bakteri jenis Staphylococcus dan Salmonella.

7. Detoksifikasi tubuh

Kandungan phelandren pada temulawak dapat membantu mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

8. Menjaga Kesehatan Hati

Temulawak dapat melindungi hati dari hepatotoksin dan melindungi hati dari radikal bebas yang menyebabkan stres oksidatif.

Efek Samping Temulawak

Temulawak dapat menimbulkan efek samping jika dikonsumsi secara berlebihan dan dalam jangka waktu yang lama. Temulawak aman dikonsumsi tidak lebih dari 18 minggu secara berturut-turut.

Temulawak umumnya digunakan untuk menunjang pengobatan bukan sebagai obat utama yang menggantikan obat dan perawatan secara medis. Karena, temulawak tidak memiliki standar dosis yang sama untuk setiap orang dan bisa memberikan efek yang berbeda setiap orangnya.

Tanpa pengawasan dokter, jumlah dan lama waktu mengonsumsi temulawak bisa berpengaruh negatif bagi yang mengonsumsinya, terutama pasien yang mengonsumsi obat-obatan.

Efek samping dari temulawak berupa sembelit, diare, iritasi lambung, pendarahan, memperberat fungsi ginjal. Residu temulawak mengendap di dalam ginjal sehingga kinerja ginjal menjadi berat. Perbanyak minum air putih setelah mengonsumsi temulawak.

Cara Mengonsumsi Temulawak

Temulawak dapat dikonsumsi dengan dua cara berikut :

1. Dikonsumsi langsung dengan merebus temulawak yang sudah dibersihkan dan di potong-potong dalam wajan berisi air, lalu minum air rebusan tersebut.

2. Jika ingin disimpan agar bisa dikonsumsi lebih lama, keringkan temulawak di bawah sinar matahari atau menggunakan oven, lalu giling dan simpan temulawak yang sudah berbentuk bubuk. Saat ingin meminum temulawak, seduh bubuk tadi dengan air hangat.

Jika kamu merasakan salah satu atau berbagai gejala seperti di atas setelah mengonsumsi temulawak, jangan ragu untuk mengonsultasikannya ke dokter menggunakan Okadoc ya!

Kamu bisa tanya jawab dokter dan konsultasi lewat video call untuk berbagai masalah kesehatan lho! Yuk download aplikasi Okadoc sekarang juga di Play Store dan App Store.

promo konsultasi dokter
Related posts
Kesehatan

Berbagai Manfaat Lidah Buaya untuk Kesehatan

Kesehatan

Berbagai Manfaat Santan untuk Kesehatan

Kesehatan

Pemicu Stroke di Usia Muda yang Perlu Diwaspadai

Kesehatan

Kaya Nutrisi, Ini Manfaat Jantung Pisang Bagi Kesehatan