Kesehatan

Manfaat dan Fungsi Vitamin D Bagi Kesehatan Tubuh

fungsi vitamin D

Tubuh memerlukan banyak vitamin untuk mendukung kesehatan agar seluruh organ berfungsi dengan baik. Salah satu yang dibutuhkan oleh tubuh adalah vitamin D. Faktanya, vitamin D merupakan vitamin yang larut dalam lemak sehingga dapat disimpan pada tubuh dalam waktu yang lama. 

Baca Juga:

rapid test

Ada beberapa bentuk vitamin D, yakni vitamin D3 yang bisa ditemukan pada asupan hewani seperti ikan berlemak dan kuning telur. Sementara vitamin D2 bisa ditemukan pada asupan tumbuh-tumbuhan seperti jamur.

Vitamin D juga kerap disebut vitamin sinar matahari karena dengan bantuan sinar matahari maka tubuh kita bisa memproduksi vitamin D dengan sendirinya. Namun tak semua orang bisa mendapatkan paparan sinar matahari secara cukup dan tepat, maka asupan vitamin D dari makanan dan suplemen pun dibutuhkan.

Lantas, apa saja manfaat dan fungsi vitamin D bagi kesehatan tubuh? Yuk, simak informasinya di bawah ini!

Manfaat Vitamin D Bagi Kesehatan Tubuh

Vitamin D adalah salah satu jenis vitamin yang sangat penting untuk kesehatan tubuh. Berikut deretan manfaat vitamin D bagi kesehatan tubuh:

1. Membuat tulang sehat dan mengurangi risiko osteoporosis

Vitamin D memainkan peran penting dalam kesehatan tulang karena mendukung pengaturan kalsium dan pemeliharaan kadar fosfor dalam darah. Manusa membutuhkan vitamin D untuk memungkinkan usus menstimulasi dan menyerap kalsium dan mengambil kembali kalsium yang dikeluarkan oleh ginjal.

Perlu diketahui, kekurangan vitamin D pada anak-anak dapat menyebabkan rakhitis yang menyebabkan bungkuk karena pelunakan tulang. Sementara pada orang dewasa, defisiensi vitamin D bisa menyebabkan kepadatan tulang yang buruk dan kelemahan otot. Dosis vitamin D yang lebih tinggi dapat membantu mencegah osteoporosis dan patah tulang pada orang dewasa. 

2. Mendukung kesehatan bayi

Kekurangan vitamin D bisa menyebabkan tekanan darah tinggi pada bayi. Sebuah penelitian mengungkapkan bayi yang kekurangan vitamin D bisa berpengaruh pada risiko kepekaan alergi. Selain itu, vitamin D dapat meningkatkan efek anti-inflamasi glukokortikoid yan baik untuk bayi.

3. Mengurangi depresi

Penelitian menunjukkan bahwa vitamin D memainkan peran penting dalam mengatur suasana hati dan menangkal depresi. Dalam satu studi, para ilmuwan menemukan bahwa orang dengan depresi yang mengkonsumsi suplemen vitamin D memperlihatkan peningkatan dalam mengurangi gejala.

Sementara studi dari orang-orang dengan fibromyalgia, peneliti menemukan kekurangan vitamin D lebih umum pada mereka yang mengalami kecemasan dan depresi.

4. Membantu menurunkan berat badan

Cobalah untuk meningkatkan asupan vitamin D atau mengkonsumsi suplemen vitamin D jika kamu ingin  menurunkan berat badan. Dalam sebuah penelitian, orang yang mengkonsumsi suplemen kalsium dan vitamin D setiap hari mampu menurunkan berat badan lebih banyak dan cepat.

Sebab,  kalsium dan vitamin D memiliki efek menekan nafsu makan. Sementara, orang obesitas yang mengonsumsi suplemen vitamin D bisa terhindar dari risiko penyakit jantung. 

5. Menjaga kesehatan saluran pernapasan

Dengan meningkatkan asupan vitamin D, kamu bisa menghindari risiko terkena infeksi pernapasan seperti pilek dan flu. Hal ini telah dibuktikan melalui satu penelitian yang mengungkapkan bahwa orang yang kekurangan vitamin D lebih rentan terkena risiko infeksi pernapasan. Namun setelah mengkonsumsi suplemen vitamin D, risiko tersebut mulai berkurang. 

6. Mencegah risiko kanker

Vitamin D dapat membantu mencegah kanker. Satu studi mencatat bahwa 1.100 IU per hari yang dikonsumsi dengan asupan kalsium dapat mengurangi risiko kanker sebesar 60%. Sebagai informasi, kanker berkembang ketika sel berkembang biak dan membentuk tumor yang dapat menyebar.

Dalam keadaan normal, ketika sel mengalami kerusakan atau menjadi tua, mereka akan mati dan berganti dengan sendirinya. Kanker muncul ketika proses ini berhenti bekerja dengan baik. Artinya sel yang rusak atau lama tidak mati sehingga terlalu banyak sel baru terbentuk. 

Disfungsi ini dapat menghasilkan kebanyakan sel yang tumbuh di luar kendali. Ketika tumor kanker tumbuh, tumor akan mulai menyebar ke jaringan terdekat. Pada saat yang sama, sel-sel dapat keluar dari tumor, menyebar melalui sistem getah bening dan aliran darah ke bagian lain dari tubuh, sehingga  memulai tumor sekunder yang baru.

Nah, vitamin D membantu mengendalikan pertumbuhan sel, fungsi kekebalan tubuh, dan peradangan. Vitamin D akan berfungsi dengan mengatur gen untuk diferensiasi sel, membelahnya, dan mematikannya.

Fungsi Vitamin D Bagi Kesehatan Tubuh

Mengenai fungsinya, vitamin D perlu menjalani dua langkah konversi untuk menjadi aktif. Berikut fungsi vitamin D:

1. Mengatur penyerapan kalsium dan fosfor

Vitamin D akan dikonversi menjadi calcidiol pada hati sebagai bentuk penyimpanan vitamin. Kemudian, vitamin D dikonversi menjadi calcitriol di ginjal sebagai bentuk aktif vitamin D hormon steroid. Calcitriol berinteraksi dengan reseptor vitamin D yang dapat ditemukan di hampir setiap sel tunggal dalam tubuh. 

2. Mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh

Ketika bentuk aktif vitamin D berikatan dengan reseptor, ia mengaktifkan atau menonaktifkan gen yang menyebabkan perubahan pada sel.  Vitamin D memengaruhi berbagai sel yang berkaitan dengan kesehatan tulang. Misalnya mendukung penyerapan kalsium dan fosfor dari usus serta  mendukung kekebalan tubuh dan melindunginya dari risiko kanker.

Makanan yang Mengandung Vitamin D

Vitamin D merupakan satu-satunya nutrisi yang diproduksi tubuh ketika terkena sinar matahari. Namun, sebuah penelitian mengungkapkan sekitar 50% populasi dunia tidak mendapatkan sinar matahari yang cukup. Makanya dibutuhkan asupan yang mengandung vitamin D:

1. Ikan berlemak

Ikan berlemak seperti salmon, trout, mackerel, dan tuna merupakan sumber vitamin D yang baik 

Misalnya salmon adalah ikan berlemak yang merupakan sumber vitamin D. Satu porsi (100 gram) salmon mengandung vitamin D sebesar 361 dan 685 IU. Bahkan salmon juga mengandung omega-3 yang menyehatkan jantung.

2. Kuning telur

Telur adalah sumber vitamin D yang baik dan makanan yang sangat bergizi. Sebagian besar protein dalam telur ditemukan pada putih telur. Sementara kandungan lemak, vitamin, dan mineral kebanyakan ditemukan dalam kuning telur. Satu kuning telur ayam mengandung vitamin D sebesar 18-39 IU. 

3. Jamur

Jamur adalah satu-satunya tumbuhan yang merupakan sumber vitamin D. Seperti halnya manusia, jamur dapat mensintesis vitamin ini ketika terkena sinar UV. Perbedaan vitamin D pada jamur dan sumber hewani adalah jamur menghasilkan vitamin D2, sedangkan sumber hewani menghasilkan vitamin D3.

Meskipun vitamin D2 membantu meningkatkan kadar vitamin D dalam darah, vitamin D3 mungkin tidak seefektif vitamin D3. Namun  jamur liar adalah sumber vitamin D2 yang sangat baik dan mengandung 2.300 IU per porsi atau 100 gram.

4. Minyak ikan kod

Satu sendok minyak ikan cod  mengandung sekitar 1.300 IU vitamin D. Catat, kandungan ini dua kali porsi yang disarankan 600 IU per hari. Jumlah itu tidak melebihi asupan tingkat atas maksimum 4.000 IU untuk orang berusia di atas 8 tahun, tetapi melebihi maksimum harian untuk bayi (1.000 IU).

Kandungan vitamin D yang tinggi dalam minyak ikan kod dapat mendorong sistem kekebalan tubuh yang lebih baik sehingga tidak rentan terkena demam dan flu.

Kebutuhan Harian Vitamin D

Seseorang bisa kekurangan asupan vitamin D dan mengakibatkan terjadinya penyakit. Maka, kamu harus pastikan telah mendapatkan asupan vitamin D secara tepat. Berikut kebutuhan harian vitamin D berdasarkan usia:

  • 400 IU (10 mcg) untuk bayi berusia 0-12 bulan
  • 600 IU (15 mcg untuk anak-anak dan orang dewasa berusia 1-70 tahun
  • 800 IU (20 mcg) untuk manula dan wanita hamil atau menyusui. 

Sementara batas atas aman asupan vitamin D harian adalah 4.000 IU (100 mcg) per hari. 

Gejala Kekurangan Vitamin D

Banyak faktor yang dapat memengaruhi kemampuan tubuh untuk mendapatkan vitamin D dalam jumlah cukup melalui sinar matahari saja. Faktor tersebut antara lain tinggal di daerah dengan polusi tinggi, kebiasaan menggunakan tabir surya, menghabiskan lebih banyak waktu di dalam ruangan, tinggal di kota-kota besar di mana bangunan menghalangi sinar matahari, memiliki kulit yang lebih gelap karena semakin tinggi kadar melanin, semakin sedikit vitamin D yang dapat diserap kulit. 

Faktor-faktor ini berkontribusi terhadap defisiensi vitamin D yang terjadi pada seseorang. Berikut gejala kekurangan vitamin D pada orang dewasa:

  • Merasa lelah, pegal-pegal, dan tubuh tidak enak
  • Merasa sakit pada bagian tulang atau otot yang parah yang dapat menyebabkan kesulitan naik tangga atau bangun dari lantai serta kursi 
  • Stres pada faktur, terutama di kaki, panggul, dan pinggul.

Dokter dan ahli kesehatan dapat mendiagnosis kekurangan vitamin D dengan melakukan tes darah. Jika kamu didiagnosis menderita kekurangan vitamin D, dokter akan menyarankan kamu untuk suplemen vitamin D setiap hari.

Jika kamu memiliki masalah kesehatan lainnya, jangan ragu untuk mengonsultasikannya ke dokter menggunakan aplikasi Okadoc ya!

Kamu bisa tanya jawab dokter dan konsultasi lewat video call untuk berbagai masalah kesehatan lho! Yuk download aplikasi Okadoc sekarang juga di Play Store dan App Store.

konsultasi virtual
Related posts
Kesehatan

Kebiasaan Buruk Saat Hari Raya Yang Harus Dihindari

Bayi & Anak-AnakKesehatan

Apa Obat Sakit Gigi Anak yang Manjur?

KesehatanPriaWanita

7 Kebiasaan Buruk Saat Puasa yang Tidak Baik Bagi Kesehatan

KesehatanPriaWanita

6 Tips Agar Tetap Sehat Saat WFH Sambil Puasa