Kesehatan

9 Manfaat Bunga Saffron Bagi Kesehatan Tubuh

manfaat bunga saffron

Bunga saffron yang berasal dari tumbuhan Crocus sativus sedang ramai dibicarakan di media sosial. Bagaimana tidak, bunga ini kaya akan manfaat untuk kesehatan tubuh. Ya, dalam pengobatan tradisional, bunga saffron banyak digunakan sebagai obat untuk berbagai macam penyakit.

Baca Juga:

rapid test

Awalnya, bunga saffron dikenal sebagai bahan dapur dan pewarna makanan. Namun lama kelamaan, bunga saffron juga digunakan sebagai bahan tradisional untuk mengobati berbagai penyakit, seperti pilek, batuk, masalah perut, pendarahan, hingga masalah jantung dan penyakit kanker.

Cara terbaik untuk menikmati rasa dan manfaat dari bunga saffron adalah dengan merendamnya di air panas atau bisa juga dicampurkan saat kamu membuat teh.

Bunga saffron kaya akan manfaat untuk kesehatan tubuh. Mau tahu apa saja manfaat yang dimilikinya? Simak rangkumannya berikut ini.

Manfaat Bunga Saffron untuk Kesehatan Tubuh

Saffron adalah rempah berbentuk benang halus dan tipis berwarna merah yang berasal dari tumbuhan Crocus sativus. Bunga saffron dapat digunakan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Awalnya, bunga saffron banyak dijumpai di Timur Tengah dan sebagian negara Eropa yang dekat dengan Timur Tengah. Namun, saat ini bunga saffron sudah dibudidayakan di berbagai negara.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa bunga saffron memang memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh. Selengkapnya simak berikut ini.

1. Mengandung antioksidan untuk menangkal radikal bebas

Bunga saffron mengandung antioksidan yang dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Berbagai jenis antioksidan dalam bunga saffron yaitu, crocin, crocetin, safranal, dan kaempferol.

Seperti yang kita ketahui, radikal bebas dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis, termasuk penyakit jantung dan kanker.

Penelitian juga menunjukkan bahwa zat-zat antioksidan dalam bunga saffron dapat membantu meningkatkan suasana hati, memori, dan kemampuan konsentrasi berpikir, serta melindungi sel-sel otak dari stres oksidatif.

2. Dapat mengurangi nafsu makan dan menurunkan berat badan

Sebuah penelitian terhadap sekelompok wanita menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi suplemen dari bunga saffron selama 8 minggu mengalami penurunan nafsu makan dan berat badan yang lebih signifikan dibandingkan kelompok wanita yang tidak mengonsumsi bunga saffron.

Selain dapat membantu mengurangi nafsu makan dan menurunkan berat badan, bunga saffron juga diketahui dapat menurunkan lingkar perut dan massa lemak total pada seseorang yang menderita penyakit jantung koroner.

3. Dapat meningkatkan mood dan mengurangi depresi

Menurut hasil penelitian yang dilakukan pada beberapa orang yang mengalami gejala depresi, suplemen dari bunga saffron terbukti dapat membantu mengurangi depresi ringan hingga sedang.

Selain itu, bunga Saffron juga memiliki efek antiradang, antioksidan, dan neuroproteksi (perlindungan pada saraf).

4. Dapat membantu membunuh sel-sel kanker

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bunga saffron kaya akan antioksidan yang dapat membantu menetralisir radikal bebas berbahaya. Kerusakan radikal bebas telah dikaitkan dengan penyakit kronis, seperti kanker.

Bunga saffron juga telah terbukti membunuh sel-sel kanker secara selektif atau menekan pertumbuhannya. Efek ini berlaku untuk sel-sel kanker pada usus besar, kulit, sumsum tulang, paru-paru, payudara, leher rahim, dan beberapa sel kanker lainnya.

5. Dapat meringankan nyeri haid dan gejala PMS

PMS atau premenstrual syndrome adalah sebuah istilah yang menggambarkan gejala fisik, emosi, dan psikologis yang terjadi sebelum dimulainya periode menstruasi. Bunga saffron dapat membantu mengobati gejala PMS.

Ketika akan datang bulan, beberapa wanita seringkali mengalami gangguan seperti nyeri, suasana hati yang tidak enak, pusing, hingga pingsan.

Untuk mencegah dan meminimalisir efek nyeri, cemas, dan pusing, kamu bisa mengonsumsi 30 gram bunga saffron atau bisa juga hanya menghirup bunga saffron selama 20 menit.

Dengan begitu, maka akan membantu mengurangi gejala PMS kamu, sebab bunga saffron dapat menurunkan kadar hormon stres kortisol.

6. Dapat mengurangi risiko diabetes

Penyakit diabetes merupakan salah satu penyakit yang mudah sekali menyerang sistem kekebalan tubuh kita. Penyembuhan penyakit ini juga sangat tidak mudah. Oleh karena itu, sebaiknya kita mencegahnya.

Untuk mencegah tubuh dari risiko diabetes akibat kelebihan kadar gula, kamu bisa mengonsumsi bunga saffron. Hal ini dapat menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin.

Insulin merupakan hormon yang mengontrol kadar gula darah dalam tubuh, sehingga jika sensitivitas insulin meningkat, maka kamu bisa mencegah dan menurunkan risiko diabetes.

Berdasarkan berbagai penelitian, mengonsumsi bunga saffron sebanyak 30 mg per hari dapat memberikan manfaat bagi kesehatan. Selain dalam bentuk kapsul, bunga saffron juga bisa dikonsumsi dengan cara diseduh.

7. Membantu meningkatkan daya ingat

Penyakit Alzheimer merupakan gangguan yang terjadi pada daya ingat, seperti mengalami lupa nama benda atau tempat, bahkan lupa kegiatan apa saja yang telah kita lakukan.

Penderita penyakit ini juga akan sulit menjawab saat ditanya mengenai suatu peristiwa yang telah dialaminya.

Bunga saffron memiliki manfaat untuk meningkatkan daya ingat. Oleh karena itu, para penderita penyakit Alzheimer, sangat disarankan untuk mengonsumsi bunga saffron secara rutin guna mengoptimalkan penyembuhan penyakit ini.

Sifat antioksidan yang ada pada bunga saffron dapat meningkatkan kognisi pada orang dewasa yang memiliki penyakit Alzheimer.

8. Meningkatkan penglihatan pada mata

Bunga saffron juga dapat meningkatkan penglihatan pada orang dewasa dengan degenerasi makula terkait usia (AMD).

Selain itu, bunga saffron juga diperkaya beta carotene. Beta carotene adalah bentuk dari vitamin A yang sangat bermanfaat bagI kesehatan mata.

Oleh karena itu, untuk meningkatkan penglihatan pada mata, konsumsilah bunga saffron secara teratur agar kamu menikmati manfaat dari bunga ini.

Mengonsumsi bunga saffron dapat meningkatkan penglihatan pada mata, serta melindungi mata dari kerusakan akibat radikal bebas yang terkait dengan AMD (usia).

9. Dapat bertindak sebagai Afrodisiak

Afrodisiak adalah makanan atau suplemen yang membantu meningkatkan libido seseorang. Mengonsumsi 30 mg bunga saffron setiap hari selama empat minggu terbukti dapat meningkatkan fungsi ereksi, libido, dan kepuasan pada pria.

Pada wanita dengan hasrat seksual rendah, mengonsumsi 30 mg bunga saffron setiap hari selama empat minggu juga akan mengurangi rasa sakit terkait seks dan meningkatkan hasrat seksual.

Nah, itulah beberapa manfaat dari bunga saffron untuk kesehatan tubuh. Jika kamu menginginkan manfaat yang maksimal, jangan lupa untuk mencobanya sesuai petunjuk, ya.

Namun, akan lebih baik jika sebelum mengonsumsinya, kamu konsultasikan dulu kepada dokter.

Selain sembilan manfaat di atas, bunga saffron juga dapat digunakan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit lainnya, seperti asma, batuk, sakit tenggorokan, serta mengencerkan dahak (sebagai ekspektoran), mengatasi perut kembung, mengurangi depresi, serta mengobati penyakit kulit, seperti kulit kering.

Selain itu, bunga saffron juga bersifat antifungal dan saat dipadukan dengan daun basil, maka akan menjadi bahan antibakteri yang baik bagi kulit yang sekaligus mampu menghilangkan bekas jerawat secara efektif.

Nah, bagaimana? Setelah mengetahui berbagai manfaat dari bunga saffron, apakah kamu tertarik untuk mengonsumsi bunga atau rempah-rempah tradisional yang satu ini?

Jika kamu memiliki masalah kesehatan namun khawatir jika ingin periksa ke rumah sakit karena COVID-19, jangan ragu untuk mengonsultasikannya ke dokter menggunakan aplikasi Okadoc ya!

Kamu bisa tanya jawab dokter dan konsultasi lewat video call untuk berbagai masalah kesehatan lho! Yuk download aplikasi Okadoc sekarang juga di Play Store dan App Store.

konsultasi virtual
Related posts
Kesehatan

Kebiasaan Buruk Saat Hari Raya Yang Harus Dihindari

Bayi & Anak-AnakKesehatan

Apa Obat Sakit Gigi Anak yang Manjur?

KesehatanPriaWanita

7 Kebiasaan Buruk Saat Puasa yang Tidak Baik Bagi Kesehatan

KesehatanPriaWanita

6 Tips Agar Tetap Sehat Saat WFH Sambil Puasa