Bayi & Anak-AnakKesehatan

8 Manfaat Alpukat Sebagai MPASI untuk Si Kecil

Alpukat Sebagai MPASI

Tak hanya dikonsumsi oleh orang dewasa, ternyata ada banyak manfaat alpukat sebagai MPASI untuk si kecil. Buah yang memiliki tekstur lembut dan kaya akan nutrisi ini bisa menyehatkan si kecil. Bahkan beberapa studi penelitian mengungkapkan bahwa alpukat menjadi makanan padat bayi yang tepat bagi bayi. 

Baca Juga:

rapid test

Alpukat yang matang bisa dengan mudah dihaluskan menjadi bubur yang dapat dikonsumsi oleh bayi, bahkan bagi bayi yang belum memiliki gigi. Ada banyak nutrisi dalam alpukat yang membuatnya menjadi buah yang sehat bagi bayi. Selain itu, alpukat memiliki kandungan lemak tinggi, kaya vitamin serta antioksidan. 

Kandungan Alpukat Sebagai MPASI untuk Si Kecil

alpukat sebagai mpasi

Menurut sebuah studi penelitian, alpukat mengandung 7,153 gram lemak tak jenuh tunggal per porsi atau setengah gelas; 4,9 gram serat sehingga membantu menjaga sistem pencernaan si kecil; 15,3 mikrogram vitamin K yang larut dalam lemak sehingga membantu pembekuan darah; 59 mikrogram folat yang mendorong perkembangan sel-sel tubuh; 1,51 miligram vitamin E untuk mendukung jantung, sel darah merah, kulit, dan rambut ; 0,188 miligram vitamin B-6 yang mendukung sistem kekebalan tubuh dan fungsi saraf; dan 7,3 miligram vitamin C yang mendukung perkembangan dan pertumbuhan bayi. 

Manfaat Alpukat Sebagai MPASI untuk Si Kecil

Alpukat Sebagai MPASI

Alpukat menjadi buah yang memiliki nilai gizi tertinggi untuk bayi dibandingkan buah-buahan lain. Sebab, alpukat kaya akan protein, serat, niasin, tiamin, riboflavin, asam folat, dan seng. Berikut manfaat alpukat sebagai MPASI untuk si kecil:

1. Meningkatkan jumlah kalori

Lemak pada alpukat termasuk jenis kalori yang sehat untuk meningkatkan jumlah kalori. Bagi bayi yang sedang tumbuh dan berkembang, jenis lemak dan nilai kalori pada alpukat adalah kandungan yang baik. Alpukat sebagai MPASI untuk si kecil mengandung lemak yang membantu pertumbuhan mental dan fisik bayi Lemak pada juga mendukung otak mereka agar berkembang dengan baik.

Sementara lemak tak jenuh tunggal pada alpukat adalah lemak baik yang sangat bermanfaat bagi perkembangan anak secara keseluruhan. Makanya alpukat sering direkomendasikan sebagai makanan untuk bayi, khususnya untuk bayi berusia 6 bulan atau lebih serta bayi yang mengalami kenaikan berat badan yang lambat.

2. Meningkatkan kekebalan dan memperbaiki kondisi kulit

Alpukat juga mengandung selenium, mangan, tembaga, dan seng yang penting untuk perkembangan bayi. Vitamin yang terkandung dalam alpukat antara lain vitamin B1, B2, niacin, folaet, B6 dan asam pantotenat yang memfasilitasi perkembangan proaktif bayi. Ada juga vitamin C dan E yang meningkatkan kekebalan dan memperbaiki kondisi kulit.

3. Membantu pertumbuhan dan perkembangan sistem saraf

Alpukat merupakan buah yang bebas dari natrium dan kolesterol. Bahkan alpukat sebagai MPASI untuk si kecil juga mengandung komponen yang diperlukan untuk meningkatkan kesehatan dan membantu pertumbuhan dan perkembangan sistem saraf pusat demi mendukung pertumbuhan normal.

4. Melindungi bayi terkena iritasi

Alpukat memiliki sifat anti-inflamasi yang mengontrol peradangan. Biasanya peradangan yang sering terjadi pada bayi disebabkan oleh masuknya patogen karena kulit bayi masih sangat lembut dan halus, bahkan sedikit goresan bisa menyebabkan peradangan dan luka. Maka diperlukan kandungan pada alpukat sehingga bisa melindungi bayi dari faktor lingkungan yang mengiritasi.

5. Menetralkan racun

Alpukat mengandung banyak anti-oksidan yang mengontrol produksi radikal bebas di dalam tubuh. Kandungan ini mampu menetralkan racun yang masuk ke tubuh bayi.

6. Membantu menyembuhkan ruam dan luka

Alpukat juga kaya akan kandungan anti-mikroba yang meningkatkan kekebalan keseluruhan sistem bayi. Kandungan ini membantu memulihkan masalah pada tubuh sehingga menjadi sehat, termasuk menyembuhkan ruam kulit dan luka dengan cepat.

7. Memperlancar pencernaan

Mengkonsumsi alpukat sebagai MPASI untuk si kecil bisa memperlancar pencernaan dan baik. Kandungan pada alpukat baik untuk mengendalikan dinding lambung yang sensitive. Bahkan alpukat diresepkan untuk mengatasi sakit perut.

8. Melindungi kesehatan hati

Buah alpukat dapat melindungi si kecil dari kerusakan hati yang dapat dikaitkan dengan penyakit hepatitis dan kuning. Namun jika si kecil telah terdiagnosis penyakit tersebut, berikan alpukat setelah penyakitnya sembuh karena justru bisa memperburuk kondisi tubuh.

Waktu yang Tepat Memberikan Alpukat Sebagai MPASI untuk Si Kecil

Alpukat Sebagai MPASI

Bayi yang baru lahir mengalami banyak pertumbuhan fisik dan otak pada tahun pertama kehidupan mereka. Alpukat dapat diperkenalkan sebagai salah satu makanan pertama untuk bayi karena nilai gizi alpukat berkontribusi terhadap pertumbuhan otak. Oleh karena itu, orang tua dapat memberikan alpukat sebagai MPASI untuk si kecil sejak berusia 4-6 bulan. Orang tua juga bisa menjadikan alpukat sebagai menu makanan rutin. 

Saat memilih alpukat untuk si kecil, pastikan orang tua memilih buah alpukat terbaik. Caranya adalah dengan mengidentifikasi buah alpukat yang matang. Alpukat paling baik jika warnanya hijau tua dan memiliki tekstur bergelombang. Jika matang dengan benar, alpukat yang dipotong berwarna hijau dengan warna kuning di sekitar biji.

Meskipun alpukat sebagai MPASI untuk si kecil tidak  mengakibatkan si kecil tersedak, orang tua bisa membuat puree untuk bayi. Sajikan alpukat yang sudah dihaluskan untuk si kecil yang belum memiliki gigi. Berikut cara membuat puree alpukat untuk bayi:

  • Pilih alpukat yang matang karena alpukat yang tidak matang memiliki tekstur keras sehingga sulit dihancurkan. Jika belum matang, letakkan alpukat di tempat yang tidak terkena sinar matahari selama beberapa hari sampai matang
  • Iris buah alpukat memanjang dan dibelah menjadi dua. Gunakan sendok untuk mengambil biji, kemudian buang. Ambil daging alpukat menggunakan sendok dengan dikeruk
  • Hancurkan alpukat menggunakan food processor atau blender. Tambahkan air atau ASI atau susu formula untuk mendapatkan tekstur halus. 
  • Sajikan kepada si kecil, agar tambah nikmat kombinasikan dengan pisang 

Orang tua bisa perlahan memberikan alpukat sebagai MPASI untuk si kecil dengan dipotong dadu ketika sudah memiliki gigi. Agar alpukat tidak berwarna kecokelatan setelah dipotong, lumuri dengan perasan lemon dan simpan pada toples atau plastik ziplock.

Resep Alpukat untuk MPASI Si Kecil

Selain puree alpukat, orang tua bisa memberikan campuran alpukat dengan buah lain yang menyehatkan dan juga nikmat. Berikut aneka resep alpukat sebagai MPASI untuk si kecil:

1. Alpukat dan apel

Siapkan 1 buah apel dan alpukat serta 2 gelas air. Potong apel berbentuk dadu dan masukkan pada panci. Tuangkan air dan masak selama 25 menit dengan api sedang. Diamkan hingga dingin. Siapkan blender dan masukan apel, hancurkan sampai halus bersama dengan alpukat.

2. Alpukat dan pir

Siapkan 1 buah pir, 1 alpukat, dan 1 gelas air. Buat puree alpukat. Kemudian potong buah pir berbentuk dadu kecil dan hancurkan menggunakan blender dengan ditambahkan air. Setelah hancur, tambahkan puree alpukat agar teksturnya mengental. 

3. Alpukat dan pisang

Siapkan 1 buah pisang dan alpukat. Buat puree alpukat dan tuangkan ke dalam mangkuk. Masukkan pisang ke dalam mangkuk dan hancurkan pisang menggunakan garpu. Tambahkan air atau susu formula atau ASI untuk membuat teksturnya tidak terlalu kental.

4. Alpukat dan mangga

Siapkan 1 buah mangga dan alpukat serta 1 gelas air. Kupas mangga dan potong dadu, lalu hancurkan menggunakan blender. Campurkan puree alpukat dan tambahkan air, kemudian haluskan lagi menggunakan blender. 

Jika kamu butuh rekomendasi menu MPASI lainnya atau konsultasi kesehatan si kecil , jangan ragu untuk mengonsultasikannya ke dokter menggunakan aplikasi Okadoc ya!

Kamu bisa tanya jawab dokter dan konsultasi lewat video call untuk berbagai masalah kesehatan lho! Yuk download aplikasi Okadoc sekarang juga di Play Store dan App Store.

konsultasi virtual
Related posts
Kesehatan

Kebiasaan Buruk Saat Hari Raya Yang Harus Dihindari

Bayi & Anak-AnakKesehatan

Apa Obat Sakit Gigi Anak yang Manjur?

KesehatanPriaWanita

7 Kebiasaan Buruk Saat Puasa yang Tidak Baik Bagi Kesehatan

KesehatanPriaWanita

6 Tips Agar Tetap Sehat Saat WFH Sambil Puasa