KesehatanKulit

Macam-Macam Obat Gatal dan Kegunaannya

Gatal-gatal pada kulit memang sangat tidak nyaman dan terkadang mengganggu aktivitas. Gatal pada kulit atau pruritus bisa juga disertai dengan ruam, bentol-bentol, bintik berair, kulit kering, ataupun kulit yang bersisik.

Namun, refleks yang sering dilakukan ketika mengalami gatal pada kulit adalah dengan cara menggaruknya. Tubuh kita dilengkapi dengan reseptor yang mengirim signal ke otak.

Baca Juga:

Dengan menggaruk kulit, otak memproses bahwa kulit sedang mengalami rasa sakit. Signal yang ditangkap oleh otak inilah yang membuat rasa gatal “terobati” karena tubuh sedang terdistraksi dengan rasa sakit yang diakibatkan dari garukan.

Menggaruk gatal pada kulit dapat menyebabkan luka, kulit kering, dan banyak masalah kulit lainnya. Untuk mengatasi gatal pada kulit, ada beberapa obat gatal yang bisa kamu gunakan. Namun, penting juga untuk mempelajari apa penyebab gatal-gatal dan apa solusi yang tepat.

Penyebab Gatal Pada Kulit

Gatal di kulit pun tidak selalu disebabkan oleh hal yang sama. Ada berbagai macam kondisi yang menyebabkan gatal-gatal. berikut adalah beberapa penyebab gatal pada kulit:

  • Reaksi alergi. Sentuhan pada benda-benda, aroma, atau obat yang tidak cocok pada tubuh dapat menimbulkan rasa gatal yang cukup intens
  • Kondisi psikiatris. Emosi yang tidak stabil, obsessive compulsive disorder (OCD), ataupun depresi dapat menyebabkan rasa gatal di sekujur tubuh
  • Penyakit kulit. Beberapa penyakit kulit yang paling umum menyebabkan rasa gatal adalah kulit kering, eksim, psoriasis, dan scabies
  • Gigitan serangga. Gigitan nyamuk ataupun kutu dapat menyebabkan rasa gatal. Apabila rasa gatal tidak kunjung hilang, segera kunjungi dokter kulit
  • Bakteri candida. Jenis bakteri yang paling sering menginfeksi tubuh. Umumnya terjadi di bagian tubuh seperti lidah, kemaluan, ketiak, jari-jari tangan & kaki
  • Obstruksi saluran empedu. Kondisi darurat yang membutuhkan pertolongan medis secepatnya. Umumnya disertai dengan mata dan kulit yang menguning
  • Tiroid
  • Limfoma

Jika rasa gatal terasa intens dan tahan lama, segera hubungi dokter kulit. Apabila mengalami penyakit seperti tiroid atau permasalahan pada saluran empedu, kunjungi dokter internis untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Macam-macam Obat Gatal-Gatal

Karena umumnya gejala gatal-gatal, ada beberapa cara pula untuk membantu meredakannya tanpa harus menggaruk. Obat-obat gatal dapat berupa pil antibiotik ataupun bahan-bahan natural. Berikut adalah obat gatal yang paling umum digunakan:

1. Antihistamin

Antihistamin adalah obat yang pertama kali dirancang untuk mengatasi permasalahan seputar alergi. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan antihistamin tidak selalu bekerja pada semua alergi. Umumnya, antihistamin digunakan untuk meredakan rasa gatal pada alergi yang ringan.

Antihistamin bekerja dengan cara memblokir produksi histamin (zat kimia yang menyebabkan rasa gatal) di tubuh. Jenis-jenis antihistamin yang biasa digunakan adalah:

  • Diphenhydramine – membantu meredakan gatal pada tenggorokan, hidung, dan mata
  • Desloratadine – digunakan untuk meredakan biduran, bersin, mata gatal, hingga sesak napas
  • Cetirizine – mampu mengurangi semua gejala alergi ringan
  • Loratadine – meredakan rasa gatal pada seluruh tubuh yang diakibatkan oleh alergi
  • Fexofenadine – digunakan jika memiliki gejala mata yang merah, mata berair, bersin, dan gatal ringan pada kulit

2. Colloidal Oatmeal

Obat gatal natural ini memiliki banyak sekali khasiatnya dalam tubuh. Namun, untuk meredakan rasa gatal, oat ini tidak dimakan melainkan digunakan untuk berendam. Jenis oat yang digunakan bernama colloidal oatmeal.

Colloidal oatmeal merupakan gilingan dari biji oat dan berbentuk seperti bedak. Colloidal oatmeal ini juga mudah menyatu dengan air dan sudah menjadi obat natural yang sangat terkenal untuk kulit yang bermasalah. Obat gatal ini umumnya digunakan untuk penyakit eksim dan xerosis (kulit yang sangat kering).

3. Lidah Buaya

Selain oatmeal, ada lagi obat gatal natural yang terbukti ampuh untuk meredakan rasa gatal pada kulit. Karena umumnya rasa gatal disebabkan oleh kulit yang kering dan bersisik, lidah buaya kerap digunakan untuk menghidrasi kulit sehingga kulit tidak menjadi gatal.

Selain itu, lidah buaya juga terbukti mengobati eksim. Eksim adalah kondisi kulit yang menyebabkan kulit menjadi sangat kering, pecah-pecah, hingga luka dan berdarah. Kandungan antimicrobial pada lidah buaya dapat mencegah terjadinya infeksi kulit yang disebabkan oleh luka.

Lidah buaya juga mempunyai kandungan antioksidant, penyembuh luka, dan penumbuh imun yang dapat membantu meredakan eksim.

4. Hydrocortisone

Hydrocortisone merupakan obat kortikosteroid yang digunakan sebagai obat radang (anti inflammatory). Obat ini umumnya digunakan dengan resep dokter dan dapat berupa pil oral atau krim. Kandungan kortikosteroid yang terdapat dalam hydrocortisone melemahkan sistem imun tubuh, maka dari itu jika sedang menggunakan obat ini dianjurkan untuk tidak berdekatan dengan orang yang sedang sakit.

Obat hydrocortisone hanya boleh digunakan untuk jangan waktu yang ditentukan dan bukan untuk penggunaan jangka panjang.

5. Antidepresan

Karena gatal-gatal pada kulit juga bisa disebabkan oleh masalah psikiatris, maka obat antidepresan pun diperlukan untuk kebutuhan ini. Beberapa antidepresan mengandung senyawa yang dapat mengirim signal ke otak untuk memproduksi serotonin.

Namun, antidepresan tidak dapat digunakan di luar resep dokter. Maka dari itu, apabila gatal-gatal disebabkan oleh masalah mental dan emosi, sebaiknya langsung mengunjungi psikolog atau psikiater untuk mengatasinya.

Related posts
Bayi & Anak-AnakIbu & BayiKesehatan

8 Tips Pumping ASI untuk Pekerja Kantoran

Kesehatan

Komplikasi Cacar Air Pada Orang Dewasa

Kesehatan

10 Obat Sakit Tipes Alami

KesehatanWanita

Haid Lebih dari Seminggu? Mungkin Ini Penyebabnya!