Kesehatan

Komplikasi Cacar Air Pada Orang Dewasa

cacar air

Meskipun orang – orang kebanyakan mengira cacar air  hanya terjadi pada anak – anak, kenyatanya, orang dewasa pun bisa terkena dan tertular penyakit cacar air ini. 

Cacar air disebabkan oleh virus varicella-zoster. Infeksi awal virus ini biasanya ditandai dengan adanya ruam dan keadaan kulit melepuh berwarna merah yang biasa muncul di daerah muka, leher, badan, lengan dan juga kaki.

Baca Juga:

Biasanya, mereka yang sudah pernah terinfeksi, tidak akan terkena penyakit cacar air lagi kedepannya. Jadi, jika kamu sudah pernah terkena penyakit cacar air saat masih kecil, persentase untuk kembali terinfeksi lagi saat dewasa akan jauh berkurang.

Penyakit cacar air sangat menular dan biasanya ditandai dengan rasa gatal dan adanya bintik merah di sekujur tubuh. Penularan cacar air terjadi karena kontak dengan area yang terinfeksi, bersin ataupun batuk dari orang yang sudah terinfeksi kepada orang yang belum terkena ataupun mereka yang belum pernah mendapatkan imunisasi.

Gejala Cacar Air Pada Orang Dewasa

Gejala – gejala yang timbul pada orang dewasa biasanya mirip dengan yang diderita anak kecil, namun bisa jadi justru menjadi lebih parah. Tanda dan gejala ini biasanya muncul mulai satu hingga tiga minggu setelah terpapar virus. Gejala – gejala yang harus kamu waspadai adalah :

1. Gejala mirip flu

Seringkali dikira terkena penyakit flu, gejala awal dari penyakit cacar air meliputi demam, rasa lelah, kehilangan nafsu makan, nyeri di sekujur badan dan sakit kepala. Gejala – gejala ini biasanya muncul sehari hingga dua hari sebelum munculnya kemerahan pada kulit

2. Timbulnya bintik merah

Biasa muncul di daerah wajah dan dada. Setelahnya, bintik – bintik merah ini mulai menyebar ke seluruh tubuh. Dalam beberapa waktu, bintik merah ini akan berkembang menjadi benjolan.

3. Munculnya benjolan melepuh

Setelah bintik merah berkembang menjadi benjolan, kemudian di dalam benjolan ini akan berisi air (nanah). Setelah beberapa hari, benjolan ini menjadi terasa begitu ngilu, mengering dan mulai sembuh.

Efek dari cacar air ini juga dapat menyebabkan demam, sakit kepala dan batuk kering pada yang terinfeksi. Biasanya, proses dari mulainya gejala cacar air seperti demam dan munculnya benjolan cair hingga proses penyembuhan akan memakan waktu selama 5 hingga 10 hari. Periode waktu ini berbeda pada orang dewasa yang bisa memakan waktu hingga lebih dari 2 minggu.

Apakah Saya Berpotensi Terkena Cacar Air?

Sebagai orang dewasa, kamu juga berpotensi terkena penyakit cacar air, apalagi jika sebelumnya saat kecil kamu belum pernah terkena atau mendapatkan vaksin penyakit cacar air. Faktor – faktor stimulus dari penyakit cacar air adalah :

  • Tinggal bersama anak dibawah usia 12 tahun yang belum tervaksinasi
  • Bekerja di sekolah dan tempat penjagaan anak
  • Menghabiskan waktu lebih dari 15 menit di ruang yang sama bersama terinfeksi
  • Menyentuh benjolan dan ruam dari cacar air
  • Menyentuh sesuatu yang sebelumnya sudah disentuh oleh terinfeksi seperti baju atau kasur

Potensi resiko kamu akan lebih meningkat jika :

  • Wanita hamil yang belum pernah terkena penyakit cacar air
  • Sedang menjalani pengobatan yang menurunkan sistem imun tubuh seperti kemoterapi
  • Sistem imun tubuh sedang melemah karena terkena penyakit tertentu seperti HIV
  • Orang yang sedang aktif mengkonsumsi asupan steroid untuk mengobati penyakit tertentu seperti radang sendi,
  • Sistem imun tubuh memang sedang menurun diakibatkan oleh cangkok organ atau pun sumsum tulang.

Kemungkinan Komplikasi Pada Penyakit Cacar Air

Meski sangat cepat menular, penyakit cacar air tidak masuk penyakit kelas berat. Namun, pada beberapa kasus, dapat terjadi beberapa komplikasi yang menyebabkan si penderita diharuskan masuk ke rumah sakit atau bahkan meninggal dunia. Deteksi dini gejala komplikasi pada penyakit cacar air yang dapat berupa :

  • Bakteri yang menginfeksi kulit melalui lapisan kulit terluar atau bahkan tulang,
  • Sepsis, berupa gejala bakteri yang menginfeksi aliran darah
  • Terjadi pendarahan dalam jumlah tak wajar,
  • Dehidrasi parah dan berkelanjutan
  • Radang yang terjadi pada otak atau disebut encephalitis
  • Pneumonia
  • Sindrom Reye yang seringkali terjadi saat anak kecil meminum aspirin atau obat sakit kepala saat terkena penyakit cacar air
  • Sindrom shock, hal ini terjadi karena tubuh tidak siap atas masuknya racun ke dalam tubuh

Penyakit Cacar Air Saat Hamil

Jika wanita hamil menderita penyakit cacar air, ia dan anak yang dikandung akan terkena komplikasi serius seperti :

  • Terkena penyakit pneumonia
  • Berat badan sangat jauh dibawah rata – rata
  • Kelainan lahir seperti perkembangan otak dan anggota badan yang tidak wajar
  • Infeksi fatal yang membahayakan keberlangsungan hidup

Pengobatan Penyakit Cacar Air Pada Orang Dewasa

Saat terkena penyakit cacar air dan berobat ke dokter, kamu akan mendapatkan pengobatan yang sesuai dengan tahap dan gejala – gejala yang kamu derita. Biasanya, tindakan pengobatan yang akan diambil adalah :

  • Lotion Kalamin dan oatmeal koloid yang dipakai untuk berendam agar gatal – gatal di kulitmu berkurang,
  • Obat pain killer untuk meredakan demam,
  • Untuk beberapa kasus khusus, ada kemungkinan dokter meresepkan obat seperti acyclovir atau valacyclovir untuk melawan virus dan mencegah komplikasi serta menghilangkan potensi datangnya cacar air kembali di kemudian hari.

Penanganan Rumahan Untuk Penyakit Cacar Air

Beberapa cara penanganan mudah ini bisa dilakukan didalam rumah :

  • Mandi air dingin
  • Maksimalkan durasi istirahat
  • Memakan makanan atau minuman yang tidak memperparah penyakit cacar air atau jangan sampai berkenaan langsung dengan daerah mulut
  • Memakai sarung tangan agar kulit tangan tidak langsung menggaruk benjolan dan meninggalkan luka permanen

Jika kamu mengalami cacar air yang tidak kunjung sembuh, jangan ragu untuk mengonsultasikannya ke dokter menggunakan aplikasi Okadoc ya!

Kamu bisa tanya jawab dokter dan konsultasi lewat video call untuk berbagai masalah kesehatan lho! Yuk download aplikasi Okadoc sekarang juga di Play Store dan App Store.

Related posts
Kesehatan

CDC Revisi Rekomendasi Masa Isolasi Pasien COVID-19

Kesehatan

Mengenal Rapid Test untuk COVID-19

Kesehatan

Ini Lho 6 Perbedaan Rematik dan Asam Urat

Bayi & Anak-AnakKesehatan

Batasan Screen Time Anak Menurut WHO yang Harus Kamu Tahu