Kesehatan

Benjolan di Ketiak Buat Khawatir? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

benjolan di ketiak

Munculnya benjolan pada tubuh harus diwaspadai karena bisa menganggu kesehatan dan berakibat fatal jika tidak ditangani dengan tepat. Salah satunya adalah kemunculan benjolan di ketiak. Umumnya benjolan di ketiak disebabkan oleh membesarnya kelenjar getah bening di bagian bawah lengan.

Sebagai informasi, kelenjar getah bening merupakan struktur tubuh berbentuk oval yang terletak di seluruh sistem limfatik tubuh dan berperan penting dalam mendukung sistem kekebalan tubuh.

rapid test

Baca Juga:

Benjolan ketiak tersebut biasanya terasa kecil. Namun pada beberapa orang, benjolan pada ketiak terlihat besar yang disebabkan oleh kista, infeksi, atau iritasi akibat pencukuran atau penggunaan antiperspiran (deodoran). Waspadai juga benjolan di ketiak bisa menunjukkan masalah kesehatan yang serius.

Penyebab Benjolan di Ketiak 

Benjolan di Ketiak

Sebenarnya, sebagian besar kasus besar benjolan di ketiak tidak berbahaya karena merupakan akibat dari pertumbuhan jaringan yang abnormal. Namun, benjolan di ketiak dapat dikaitkan dengan masalah kesehatan yang serius. Berikut penyebab paling umum terjadinya benjolan di ketiak:

1. Infeksi akibat keringat

Kelenjar keringat atau folikel rambut yang terinfeksi bisa menyebabkan benjolan di ketiak, bercak merah, dan bintik-bintik gatal. Penyebabnya adalah tidak bersihnya area ketiak dan keringat yang berlebih. Gunakan pakaian yang longgar dan bersihkan ketiak setelah beraktivitas demi menghindari bakteri dan kulit mati yang bersarang di ketiak.

2. Reaksi alergi

Ruam atau sensasi terbakar di ketiak bisa disebabkan oleh alergi kulit. Iritasi tersebut umumnya terjadi akibat kandungan sabun, deodoran, antiperspiran, dan bahan pakaian. Gunakan formula alternatif untuk sabun, deodoran, dan antiperspiran yang memiliki bahan-bahan natural atau tidak berbahaya.

3. Reaksi negatif terhadap vaksinasi

Vaksin untuk cacar, tipus, dan MMR, serta reaksi terhadap penisilin dan yodium dapat menyebabkan benjolan di ketiak. Jika kamu baru saja divaksinasi atau memiliki reaksi alergi terhadap obat seperti muncul benjolan di ketiak, segera konsultasikan ke dokter.

4. Tertariknya otot-otot

Ketiak bisa terasa nyeri parah karena otot-otot dada, tricep, atau latissimus dorsi yang tertarik atau tegang. Meskipun tidak ada otot khusus di ketiak, rasa sakit dari otot-otot sekitarnya dapat menyebar dan menimbulkan benjolan di ketiak.

5. Kanker payudara

Benjolan di ketiak dekat payudara merupakan gejala paling umum dari kanker payudara. Benjolannya seringkali keras dan tidak menyakitkan, meskipun begitu pada beberapa orang bisa terasa menyakitkan. Jika muncul benjolan seperti itu, periksalah ke dokter untuk didiagnosis lebih lanjut. 

6. Leukemia 

Umumnya, leukemia tidak memperlihatkan gejala yang jelas pada tahap awal. Namun munculnya benjolan di ketiak karena pembengkakan kelenjar getah bening merupakan salah satu gejala yang harus diwaspadai. 

7. Systemic lupus erythematosus (SLE)

Lupus atau SLE merupakan penyakit autoimun yang menyerang sendi dan organ. Penyakit ini sangat kompleks dan dapat muncul dengan sejumlah gejala yang berbeda-beda serta dapat melibatkan banyak sistem organ dalam tubuh. Namun salah satu gejalanya adalah munculnya benjolan di ketiak.

8. Lipoma 

Lipoma merupakan pertumbuhan jaringan lemak yang perlahan berkembang di bawah kulit. Penyakit ini juga diklasifikasikan sebagai tumor jinak atau bukan kanker dan jarang berbahaya. Lipoma biasanya lembut saat disentuh, bergerak dengan mudah jika didorong dengan jari, tidak berwarna, dan bisa terus tumbuh perlahan.

9. Limfoma 

Limfoma merupakan kanker yang terjadi dalam sistem getah bening. Faktanya, sistem getah bening merupakan serangkaian kelenjar getah bening dan pembuluh yang memindahkan cairan getah bening ke seluruh tubuh. Cairan getah bening mengandung sel darah putih penangkal infeksi.

Kelenjar getah bening bertindak sebagai filter, yakni menangkap dan menghancurkan bakteri dan virus untuk mencegah infeksi menyebar. Sementara sistem getah bening biasanya melindungi tubuh, sel-sel getah bening yang disebut limfosit dapat menjadi kanker. 

Tanda-tanda Benjolan di Ketiak

Benjolan di Ketiak

Gejala yang paling jelas dari benjolan ketiak adalah terlihatnya atau terasa benjolan itu sendiri. Benjolan di ketiak bisa memiliki ukuran mulai dari sangat kecil hingga cukup besar. Tekstur benjolan ketiak dapat bervariasi sesuai dengan apa yang menyebabkannya.

Misalnya, kista, infeksi, atau pertumbuhan berlemak mungkin terasa lunak saat disentuh. Namun, benjolan di ketiak yang disebabkan oleh fibroadenoma dan tumor kanker mungkin terasa keras dan tidak bergerak.

Beberapa orang mungkin mengalami rasa sakit. Benjolan yang menyakitkan sering dikaitkan dengan infeksi dan reaksi alergi menyebabkan benjolan yang lebih lunak. Infeksi kelenjar getah bening juga dapat menyebabkan benjolan yang menyakitkan di ketiak. Infeksi dapat menyebabkan gejala  pembengkakan di seluruh kelenjar getah bening di dalam tubuh, demam, dan berkeringat pada malam hari. 

Perbedaan Benjolan di Ketiak Pada Pria dan Wanita

Benjolan di Ketiak

Benjolan ketiak terjadi pada pria dan wanita dari segala usia dan biasanya  tidak berbahaya. Namun, wanita harus mewaspadai munculnya benjolan di ketiak karena bisa saja merupakan indikasi kanker payudara. Wanita harus melakukan pemeriksaan payudara sendiri setiap bulan dan mengunjungi dokter untuk pemeriksaan rutin. 

Perlu diketahui, payudara mengalami perubahan hormon selama siklus menstruasi sehingga cenderung merasa lebih lembut. Kondisi tersebut dianggap sepenuhnya normal. Untuk hasil yang paling akurat, lakukan pemeriksaan payudara sendiri sekitar satu hingga tiga hari setelah menstruasi berakhir.

Penyebab lain dari benjolan ketiak pada wanita, yang cenderung juga terjadi di dekat daerah payudara dan selangkangan adalah hidradenitis suppurativa. Kondisi kronis ini melibatkan penyumbatan dan peradangan di dekat kelenjar apokrin folikel rambut di kulit. Biasanya benjolan ini seperti bisul dengan nanah.

Sementara pria biasanya dapat menunggu untuk menemui dokter kecuali melihat tanda-tanda yang menunjukkan benjolan itu serius. Sebab, kemungkinan untuk menemukan benjolan di ketiak yang disebabkan oleh kanker payudara pada pria lebih sedikit. Meskipun jarang, pria juga bisa terkena kanker payudara.

Cara Mengatasi Benjolan di Ketiak

Benjolan di Ketiak

Untuk mengatasi benjolan di ketiak, kamu harus mengetahui penyebabnya terlebih dahulu dengan memeriksa kondisi tubuh ke dokter.  Lakukan pemeriksaan fisik untuk mendiagnosis benjolan di ketiak. Dokter akan menanyakan pertanyaan tentang perubahan benjolan, serta rasa sakit yang dirasakan pada area ketiak.Dokter akan melakukan palpasi, pemeriksaan fisik  untuk menentukan konsistensi dan tekstur benjolan. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik, dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menyingkirkan infeksi, reaksi alergi, atau diagnosis kanker dengan mengukur jumlah trombosit, sel darah merah, dan sel darah putih dalam tubuh. Ketika sudah didiagnosis, dokter akan memberikan beberapa penanganan. Namun secara umum, berikut cara mengatasi benjolan di ketiak berdasarkan penyebabnya:

1. Disebabkan infeksi bakteri 

Pada kondisi ini dapat diobati dengan antibiotik oral. Setelah beberapa hari, benjolan ketiak akan mulai menghilang saat tubuh dan antibiotik melawan infeksi. Jika benjolan tidak merespons antibiotik oral, kamu bisa dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan antibiotik intravena (IV).

2. Disebabkan alergi

Benjolan akan mereda setelah memulai pengobatan dan menghindari pemicu alergi. Dalam kebanyakan kasus, benjolan ketiak tidak memerlukan perawatan apa pun. Namun kamu mengobatinya menggunakan kompres hangat dan penghilang rasa sakit yang dijual bebas untuk meredakan rasa tidak nyaman. 

3. Disebabkan iritasi 

Jika mengalami benjolan di ketiak karena mencukur bulu ketiak menggunakan silet, hindari mencukur bagian yang sakit sampai luka dan benjolan sembuh, yakni sekitar tiga atau empat minggu. Gunakan juga  krim topikal seperti kortison untuk mengobati peradangan.

4. Disebabkan kanker

Pengobatan akan tergantung pada jenis kanker dan pada tahap apa. Pada kondisi ini, pasien bisa dirawat dengan melakukan kemoterapi, terapi radiasi, dan operasi.

Benjolan yang tidak memerlukan perawatan termasuk yang terkait dengan lipoma, infeksi virus, dan fibroadenoma (benjolan payudara yang bukan kanker). Jika ada benjolan di ketiak, segera periksa ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat ya!

Kamu bisa menggunakan aplikasi Okadoc untuk tanya jawab dokter dan konsultasi lewat video call untuk berbagai masalah kesehatan lho! Yuk download aplikasi Okadoc sekarang juga di Play Store dan App Store.

promo konsultasi dokter
Related posts
Kesehatan

Berbagai Manfaat Lidah Buaya untuk Kesehatan

Kesehatan

Berbagai Manfaat Santan untuk Kesehatan

Kesehatan

Pemicu Stroke di Usia Muda yang Perlu Diwaspadai

Kesehatan

Kaya Nutrisi, Ini Manfaat Jantung Pisang Bagi Kesehatan