KehamilanPersalinan

8 Tips Cepat Pulih dari Operasi Caesar

operasi caesar

Kamu baru saja melahirkan dengan operasi caesar? Tentu momen membahagiakan mendapat buah hati menjadi penawar rasa sakit sementara bukan?

Namun demikian, rasa sakit pasca sc (sectio caesarean) baru terasa menyiksa setelah beberapa waktu, terutama setelah efek pembiusan habis. Bahkan, kamu membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali pulih dibandingkan melahirkan dengan normal.

rapid test

Baca Juga:

Jangan khawatir. Meski membutuhkan waktu lama, bukan berarti tak ada cara untuk cepat pulih dari operasi caesar. 

Tips Pulih Dari Operasi Caesar

Berikut ini 8 tips yang kami rangkum untuk membantumu melewati masa-masa nifas dan tetap bisa menjalin bonding yang erat dengan si Kecil.

1. Istirahat Cukup

Operasi caesar merupakan salah satu operasi besar, di mana pembedahan terjadi meliputi beberapa layer dalam tubuh. Sebagaimana operasi besar lainnya, SC pun memakan banyak waktu untuk penyembuhan. Umumnya setelah operasi, kamu harus istirahat di rumah sakit selama beberapa hari (3-4 hari). Jika terjadi komplikasi, durasi opname di rumah sakit bahkan bisa bertambah.

Selama di rumah sakit, kamu perlu istirahat lebih banyak. Sehingga kamu memerlukan bantuan orang lain untuk menjaga si Kecil mengganti popok, memandikan, atau menidurkan. 

Pastikan kamu mengikuti saran dokter untuk beristirahat dan hanya menyusui bayi selama beberapa hari pasca operasi. Tubuh umumnya akan terasa lebih baik setelah nifas berakhir yakni sekitar 40 hari atau 6 minggu.

2. Pilih Menu Makanan yang Bernutrisi

Nutrisi yang baik dari makanan juga terbukti menjadi solusi utama untuk mempercepat proses pemulihan setelah caesar. Saat di rumah sakit, makanan khusus diberikan bertahap dengan takaran ahli nutrisi dari rumah sakit. Ikuti menu yang disarankan, agar lekas pulih.

Tak perlu juga melakukan pantangan seperti tidak mengkonsumsi ikan atau ayam. Makanan berprotein tinggi seperti pada sumber makanan hewani justru membantu penyembuhan luka operasi. Luka segera membentuk jaringan baru dan kembali regenerasi.

Selain itu tahukah kamu jika makanan dengan diet gizi seimbang bukan hanya membantu luka operasi menutup dengan cepat, tetapi juga membantu menghasilkan ASI yang berkualitas untuk si Kecil?

Studi menunjukkan bahwa mengkonsumsi sayuran saat menyusui membantu si Kecil mengenali rasa sayuran sehingga saat mereka tumbuh besar, mereka pun tidak kesulitan untuk menikmati sayuran. Jadi pastikan menu yang kamu makan bernutrisi dan kaya protein untuk penyembuhan luka lebih cepat

3. Konsumsi Air Putih Lebih Banyak

Banyak minum air putih membantumu untuk cepat pulih setelah operasi caesar. Apalagi banyak cairan yang hilang selama operasi. Air bemanfaat untuk menggelontor racun lewat urine, mencegah konstipasi/sembelit, memproduksi ASI lebih banyak.

Minum setidaknya 8 gelas per hari untuk menjaga agar tubuh tetap terhidrasi. Letakkan botol air di meja dekat tempat tidur, agar kamu mudah menjangkaunya saat haus. Jika bosan dengan air biasa, kamu bisa menambahkan perasan lemon atau madu untuk memberi rasa sekaligus menambah stamina.

4. Hati-Hati Saat Bergerak

Memang setelah operasi, kamu akan disarankan untuk belajar mengangkat kepala, menggerakkan tubuh miring, bangkit duduk dari tempat tidur, hingga belajar berjalan. Semua itu perlu dilakukan bertahap untuk mempercepat penyembuhan dan mencegah komplikasi.

Namun, hati-hati juga saat beraktivitas karena bergerak dengan cepat atau terlalu aktif bisa membahayakan luka bekas operasi. Hindari naik-turun tangga, mengangkat barang yang lebih berat dari bayi, dan olah raga yang terlalu keras.

Setidaknya kamu memerlukan waktu hingga 8 minggu untuk bisa kembali menjalani aktivitas sehari-hari. Tanyakan pada dokter kapan kamu bisa boleh melakukan olah raga, mengendarai kendaraan, atau berhubungan seksual dengan suami. Jika perlu, ajak suami untuk mendengar penjelasan dari dokter kandungan agar suami bisa ikut mendukung pemulihan kesehatanmu lebih cepat.

5. Jangan Ragu Meminta Bantuan

Saat selesai operasi caesar, kamu tentu membutuhkan kehadiran orang lain untuk merawatmu. Kehadiran orang tua, saudara, suami, dan kerabat bisa membantumu untuk pulih dengan cepat. Jangan ragu untuk meminta tolong mengurus si Kecil, mulai dari menggendong, menidurkan, memandikan, mengganti popok, atau membantumu saat kamu butuh sesuatu. 

Letakkan barang-barang yang kamu perlukan dalam jangkauan yang bisa kamu raih dengan mudah. Misalnya, posisi alat-alat mandi, tisu, pakaian ganti, serta makanan dan minuman. 

6. Konsumsi Obat yang Tepat dari Dokter

Rasa nyeri di jahitan operasi caesar akan terasa berlipat-lipat sakitnya jika kamu mengalami gerakan yang menekan perut. Bahkan sekedar batuk, bersin, atau tertawa saat melihat sesuatu yang lucu pun bisa terasa nyeri di area rahim. Jika kamu mengalami hal tersebut, tahan area perut yang dibedah dengan bantal kecil atau handuk agar tidak terlalu terguncang saat kamu batuk atau bersin.

Jika batuk yang kamu alami, belum sembuh sementara kamu tidak tahan dengan nyeri di bagian perut yang dioperasi, kamu bisa meminta resep obat batuk yang aman untuk ibu menyusui pada dokter kandungan.

Selain itu jika kamu membutuhkan obat tertentu untuk mengurangi rasa sakit pasca sc dengan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan. Dokter kandungan yang akan merekomendasikan obat-obat yang kamu perlukan yang tentunya aman untuk ibu menyusui dan sesuai riwayat kesehatanmu.

7. Lakukan Jalan-Jalan Pagi dengan si Kecil

Jika kamu sudah mulai mampu berjalan sambil menggendong bayi, gunakan kesempatan ini untuk berolah raga yang aman. Berjalan-jalan di pagi hari sambil menjemur si Kecil memberi manfaat ekstra. 

Gerakan ringan seperti jalan-jalan santai bisa membantu tubuh untuk lebih cepat sembuh, mencegah sembelit, membantu pikiran rileks, menambah pasokan udara segar, oksigen, dan Vitamin D dari sinar matahari, serta mencegah depresi pasca melahirkan.

Bahkan si Kecil pun mendapat manfaat yakni bonding yang kuat, tambahan vitamin D sinar matahari, serta mencegah penyakit kuning (ikterus).

8. Jaga Kondisi Emosi dan Kesehatan Mental

Sebagaimana pentingnya menjaga kesehatan diri secara fisik, kamu pun perlu menjaga kesehatan emosional dan mental. Memiliki anak bisa menjadi hadiah yang dinantikan sebagian orang, tetapi di sisi lain mungkin ada yang merasa kurang siap atau terbebani dengan lahirnya anggota baru.

Jika kamu merasa sedih berkepanjangan, lelah, kecewa, atau putus asa, jangan malu untuk mengungkapkannya pada orang yang kamu percaya. Bicarakan perasaanmu pada pasangan, keluarga, dokter, teman, atau konselor yang bisa membantumu mencari jalan keluar terbaik.

Memendam perasaan negatif justru akan menimbulkan dampak yang bisa jadi lebih merusak di kemudian hari. Sangat wajar jika kamu mengalami baby blues selama awal-awal pasca melahirkan. Waspada jika stres berlangsung lama dan kunjungi dokter untuk saran yang terbaik.

Kapan Harus ke Dokter?

Kamu mungkin merasakan nyeri di area jahitan perut pasca sc, dan hal itu wajar jika terjadi dalam kurun waktu pasca sc hingga 6 minggu setelah melahirkan.

Namun, beberapa tanda ini bisa menjadi peringatan serius, oleh karenanya kamu perlu memeriksakan diri ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

  • kram hebat di rahim.
  • demam dengan suhu 38°C atau lebih
  • tanda rusaknya jahitan sc, seperti kemerahan, bengkak, dan keluarnya nanah dari luka sc
  • cairan yang keluar disertai bau tak sedap dan menyengat dari jalan lahir
  • nyeri dada
  • kesulitan bernafas
  • perdarahan di daerah vagina
  • kemerahan atau bengkak di kaki
  • nyeri di payudara
  • susah buang air kecil
  • Memiliki perasaan cemas, sedih berkepanjangan, stres, dan kecenderungan menyakiti bayi atau diri sendiri.

Tanda-tanda di atas perlu kamu waspadai agar kamu bisa mendapatkan penanganan yang tepat dari dokter.

Kesimpulan, melahirkan dengan operasi caesar membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih. Namun dengan menjalankan tips yang tepat, kamu bisa kembali pulih dan bisa beraktivitas normal.Tak perlu membandingkan diri dengan perempuan lain, karena setiap orang berbeda. Fokus selalu untuk merawat diri di masa-masa awal pasca operasi, karena tubuh sedang dalam kondisi sangat lemah.

Jangan ragu untuk minta bantuan orang terdekat untuk membantumu, serta jangan lupa memperhatikan kesehatan fisik melalui makanan bergizi dan juga kesehatan emosional.

Jika kamu merasakan nyeri pada bekas operasi yang tak biasa, jangan ragu untuk mengonsultasikannya ke dokter menggunakan aplikasi Okadoc ya!

Kamu bisa tanya jawab dokter dan konsultasi lewat video call untuk berbagai masalah kesehatan lho! Yuk download aplikasi Okadoc sekarang juga di Play Store dan App Store.

konsultasi virtual
Related posts
Ibu HamilKehamilan

Ini Bahan Skincare yang Aman untuk Ibu Hamil

ASI & MPASIKehamilan

Manfaat Mangga Untuk MPASI Si Kecil

Ibu HamilKehamilan

5 Cara Meningkatkan Imunitas Ibu Hamil

Ibu HamilKebugaranKehamilan

Berbagai Manfaat Senam Ibu Hamil