Ibu HamilKehamilan

9 Tanda Hamil Anak Perempuan

Tanda Hamil Anak Perempuan

Kehamilan, tentu menjadi suatu hal membahagiakan yang dinanti-nanti oleh banyak pasangan. Ada banyak hal terkait kehamilan yang menjadi perhatian khusus. Salah satunya adalah mengenai jenis kelamin dari sang janin.

Meski teknologi medis telah berkembang pesat, bahkan sistem USG pun kini sudah bisa hingga 6 dimensi dimana rupa janin di kandungan pun terlihat jelas, nyatanya banyak masyarakat Indonesia yang memilih untuk menebak jenis kelamin bayi melalui tanda-tanda yang dipercaya, mulai dari bentuk tubuh hingga selera makan sang ibu.

rapid test

Baca Juga:

Secara medis tentunya hal ini tidak mempunya dasar keilmuan yang kuat, karena gejala awal kehamilan relatif sama apapun jenis kelamin bayinya. Nah, bagi kamu yang penasaran ingin mengetahui apa saja tanda hamil anak perempuan, berikut ulasannya.

1. Posisi janin

Tanda sedang mengandung anak perempuan yang pertama ialah posisi janin. Dimana, kamu memiliki kemungkinan melahirkan seorang bayi perempuan bila posisi janin lebih tinggi di dalam rahim. Atau, jika sebagian besar berat badan bayi letaknya berada di tenga-tengah bagian perut.

Faktanya, posisi kehamilan ini bisa saja dipengaruhi oleh kondisi bentuk tubuh, berat badan yang semakin bertambah, posisi bayi dalam perut, sampai kondisi otot perut. Bentuk perut tertentu pun secara ilmiah tidak bisa dijadikan patokan untuk jenis kelamin bayi. Pada umumnya, di waktu-waktu menjelang persalinan, posisi bayi akan turun ke arah panggul.

2. Morning sickness

Morning sickness atau gejala mual dan muntah dengan frekuensi yang berlebihan sepanjang kehamilan, terlepas dari trimester berapa usia kandungannya, ini bisa jadi merupakan indikasi bahwa kamu sedang mengandung bayi dengan jenis kelamin perempuan.

Hal ini berkaitan erat dengan adanya peningkatan kadar hormon dan rendahnya kadar gula darah.Berdasarkan hasil penelitian, ibu hamil yang mengalami morning sickness parah memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk melahirkan bayi perempuan karena adanya hormon hCG yang kadarnya akan lebih tinggi bila sang ibu sedang mengandung bayi perempuan.

Kondisi muntah yang berlebih ini juga disebut sebagai hiperemesis gravidarum. Meski begitu, kondisi ini juga sangat mungkin terjadi pada ibu hamil yang mengandung bayi laki-laki, sehingga tidak dapat dijadikan standar yang mutlak dan absolut.

3. Denyut jantung

Tanda lainnya yang dianggap sebagai indikasi bahwa seorang ibu tengah hamil anak perempuan apabila detak jantung bayinya lebih dari 140 per menit. Padahal, secara ilmiah detak jantung janin yang normal memang berada pada kisaran 120-160 kali per menit terlepas dari apapun jenis kelaminnya.

Sejauh ini belum ada penelitian yang menjelaskan bahwa detak jantung bayi dapat menjadi penanda jenis kelamin pada janin. Selain itu, detak jantung janin juga bisa berubah setiap kali dilakukan pemeriksaan, dipengaruhi oleh aktivitas janin dalam perut serta usia janin.  

4. Kulit berminyak dan berjerawat

Salah satu tanda yang populer adalah kulit melepuh serta timbulnya ruam, bertambahnya minyak serta munculnya jerawat sebagai pertanda kehamilan anak perempuan. Hal ini disebabkan adanya perubahan hormon dalam tubuh sehingga terjadi pula perubahan di kulit.

Banyak orang yang beranggapan bahwa ibu hamil yang janinnya berjenis kelamin laki-laki akan terlihat lebih cantik dan segar, sementara ibu hamil yang mengandung anak perempuan kebalikannya, terlihat kusam, berminyak, berjerawat dan tak terawat.

Tentunya hal ini tak bisa dipastikan, karena kondisi kulit ibu hamil bisa saja berbeda antara satu dengan yang lain.  

5. Ngidam makanan manis

Apabila seorang ibu memiliki keinginan yang besar alias ngidam jenis makanan manis seperti misalnya gula-gula, cokelat, hingga es krim dibandingkan makanan dengan citarasa pedas atau asam, maka kemungkinan besar ini merupakan tanda bahwa kamu sedang hamil anak perempuan.

Tetapi, jika ditilik dari segi medis, kondisi ngidam makanan manis ini bisa saja terjadi karena adanya perubahan hormon yang dialami oleh ibu hamil sehingga indra penciumannya pun terpengaruhi, bukan karena jenis kelamin bayi.

6. Perubahan suasana hati

Konon bila seorang ibu hamil mengalami perubahan suasana hati atau mood yang cukup ekstrim seperti misalnya mudah marah dan depresi selama kehamilan, maka hal ini bisa saja menjadi tanda kehamilan anak perempuan.

Namun begitu, ini juga bukanlah standar yang dapat menjadi patokan sebab bisa saja perubahan suasana hati ibu hamil naik turun karena perubahan hormon, bukan berdasar jenis kelamin bayi.

7. Warna urine

Tanda lain yang cukup populer di masyarakat ialah warna urine yang dianggap bisa menunjukkan jenis kelamin bayi. Banyak orang percaya bahwa air seni yang berwarna kuning kusam adalah ciri-ciri hamil anak perempuan. Sementara, jika ibu hamil mengandung anak laki-laki maka warna urinenya akan berwarna lebih gelap.

Meskipun begitu, tetap saja hal ini sulit untuk dibuktikan secara ilmiah, sebab warna urine yang dihasilkan bisa saja dipengaruhi oleh asupan air yang dikonsumsi.

8. Ukuran payudara

Ukuran payudara pada ibu hamil juga dapat menjadi salah satu tanda jenis kelamin bayi. Payudara kiri yang ukurannya lebih besar dibanding sebelah kanan, ataupun adanya peningkatan yang signifikan dalam ukuran payudara diklaim sebagai ciri yang menandakan seorang ibu tengah mengandung anak perempuan.

9. Garis hitam di perut

Garis gelap atau yang dalam bahasa medis disebut sebagai linea nigra yang muncul di bagian perut ibu hamil juga dipercaya sebagai tanda jenis kelamin bayi. Banyak orang yang memiliki keyakinan bahwa garis linea nigra yang terus meregang di atas pusar sebagai tanda anak laki-laki, sementara jika garisnya putus di bagian bawah pusar maka ini merupakan tanda bahwa kamu akan melahirkan seorang anak perempuan.

Pada kenyataannya, linea nigra ini bisa saja terlihat jelas di satu waktu dan tidak di waktu lainnya, garis hitamnya biasanya akan terlihat jelas pada waktu-waktu menjelang kelahiran.

Ciri-ciri yang disebutkan diatas bisa jadi benar, namun tidak menutup kemungkinan juga tidak tepat dan hanya berlaku bagi sebagian orang saja. Untuk mengetahui jenis kelamin bayi secara tepat, salah satu caranya ialah dengan menggunakan tes USG.

Ultrasonografi (USG) ini menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi sehingga dapat menghadirkan visualisasi bayi dalam rahim. Uji USG biasanya dapat dilakukan pada minggu ke 18 atau 20 usia kehamilan, sebab di usia ini jenis kelamin janin sudah dapat dilihat dengan tingkat akurasi mencapai 80-90 persen.

konsultasi virtual
Related posts
Ibu HamilKehamilan

Ini Bahan Skincare yang Aman untuk Ibu Hamil

ASI & MPASIKehamilan

Manfaat Mangga Untuk MPASI Si Kecil

Ibu HamilKehamilan

5 Cara Meningkatkan Imunitas Ibu Hamil

Ibu HamilKebugaranKehamilan

Berbagai Manfaat Senam Ibu Hamil