ASI & MPASIIbu & BayiKehamilan

Memahami Pentingnya Inisiasi Menyusui Dini

inisiasi menyusui dini

Bagi kamu yang akan segera melahirkan, perlu sekali mengetahui mengenai inisiasi menyusui dini (IMD) yang disarankan untuk si kecil. Inisiasi menyusui dini adalah memberikan ASI setelah bayi dilahirkan, biasanya dalam rentang 30 menit hingga satu jam.

Baca Juga:

rapid test


Pada proses ini bayi yang baru lahir akan diletakkan di dada sang ibu, lalu bayi secara alami akan mencari sumber air susu ibu (ASI) dan mulai menyusu sebagai makanan pertamanya sejak dilahirkan. Proses inisiasi menyusui dini ini memiliki banyak sekali manfaat, baik untuk si bayi dan juga sang ibu, lho!

Manfaat Inisiasi Menyusui Dini

inisiasi menyusui dini

Inisiasi menyusui dini adalah pilihan yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari sini, yaitu:

1. Meningkatkan fungsi imun bayi

Air Susu Ibu (ASI) adalah sumber makanan pertama untuk seorang bayi. Pada mulanya, bayi belum bisa mengonsumsi makanan lain selain ASI. Konsumsi ASI sendiri sebenarnya sangat bermanfaat. Di antaranya akan memperkuat kerja sistem imun atau kekebalan bayi, sehingga dapat terlindung dari serangan berbagai penyakit.

Semakin cepat Ibu memberikan ASI pada anaknya, semakin kuat juga fungsi imun bayi. Karena itu, inisiasi menyusui dini baik untuk segera dilakukan. Ada banyak bakteri baik dari ASI yang akan bermanfaat positif untuk kesehatan anak.

2. Melatih keterampilan

Salah satu manfaat inisiasi menyusui dini adalah melatih keterampilan bayi. Indera perasa bayi akan terlatih dengan merasakan kehangatan tubuh Ibunya, saat sedang menyusui. Otomatis, bayi baru lahir akan merasa nyaman dengan lingkungannya. Selain itu, indera penciumannya juga akan lebih peka karena berusaha mencari susu untuknya.

3. Menenangkan bayi dari rasa panik

Saat baru dilahirkan, bayi membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan ‘dunia baru’ selain dalam kandungan ibu. Menangis merupakan reaksi alami bayi terhadap hal-hal di sekitarnya karena dalam fase ini bayi memang belum bisa melakukan banyak hal. Menyusu menjadi salah satu hal yang dapat menenangkan bayi terhadap lingkungan baru yang dihadapinya sekarang.

4. Mempererat hubungan Ibu & bayi

Inisiasi menyusui dini secara alamiah akan mempererat hubungan Ibu dan bayi. Mulai dari sentuhan fisik hingga proses komunikasi langsung. Walaupun bayi belum bisa memahami cara berkomunikasi dengan orang dewasa, tapi ia akan terlatih dengan sendirinya.

5. Meningkatkan motivasi menyusui

Menyusui tidak selalu menjadi masa yang menyenangkan. Beberapa Ibu sebenarnya merasa takut dan khawatir saat menyusui. Mungkin karena Ibu memikirkan pertumbuhan dan perkembangan bayinya. Khawatir jika yang ia lakukan belum cukup optimal.

Untuk para Ibu yang khawatir, jangan terlalu banyak berpikir. Kamu bisa tenang jika melakukan inisiasi menyusui dini. Kamu bisa mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi dengan ini. Dan agar ASI yang dikeluarkan cukup banyak, kamu harus selalu tenang. Hindari stres yang berlebihan ya.

Persiapan Inisiasi Menyusui Dini

inisiasi menyusui dini

Kamu dapat melakukan persiapan menyusui sejak hamil. Karena inisiasi menyusui dini dilakukan secepatnya, bahkan segera setelah melahirkan. Langkah persiapannya seperti dibawah ini:

1. Perbanyak informasi mengenai menyusui

Karena kamu menyusui anakmu secara langsung, bukan berarti kamu tahu segalanya. Cobalah untuk memperbanyak informasi dan pengetahuan. Misalnya dengan, membaca banyak ulasan di internet.

Ulasan di internet akan membantumu dalam hal teknis maupun solusi bagi kamu yang punya masalah dalam menyusui. Tidak semua orang dapat mengeluarkan ASI dalam jumlah yang banyak. Dengan menggali banyak informasi, kamu akan mendapatkan tips untuk memperbanyak ASI. Kalau ada masalah lain, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter.

2. Menjaga kebersihan dada dan puting

Dengan inisiasi menyusui dini, kamu juga harus memperhatikan kebersihan. Terutama kebersihan dada dan putingmu. Karena bayi akan langsung bersentuhan dengan kamu untuk memperoleh ASI.

Karena akan bersentuhan langsung denganmu, kesehatannya juga tergantung pada kamu. Coba bersihkan dada dan putingmu dengan handuk lembut, setiap akan menyusui. Walaupun terkadang puting terluka karena digigit oleh bayi, kamu tetap harus menjaga kebersihannya.

3. Perhatikan asupan nutrisi

ASI yang dihasilkan belum tentu jumlahnya mencukupi kebutuhan. Bisa jadi kamu hanya dapat menghasilkan sedikit ASI. Atau ASI yang kamu produksi kualitasnya belum sempurna. Ini semua tergantung pada asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuhmu.

Usahakan kamu selalu menjaga asupan nutrisi. Yaitu dengan memakan makanan dan minuman yang mengandung karbohidrat, zat besi, kalsium, garam, dan kandungan kandungan nutrisi lainnya. Perbanyaklah memakan sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian, serta susu.

4. Beristirahat dengan cukup

Salah satu persiapan inisiasi menyusui dini yang harus kamu lakukan adalah beristirahat dengan cukup. Kenapa ini penting? Karena kamu perlu menjaga ketenangan jiwamu. Jangan sampai kamu kelelahan atau stress, karena ini akan mempengaruhi produksi ASI.

5. Membeli perlengkapan menyusui

Menyusui di depan umum mungkin akan membuatmu risih. Padahal anak perlu minum susu setiap saat dia mau. Karena itu, perlengkapan pendukung yang akan membuatmu nyaman.

Saat ini ada banyak pilihan kain penutup dada untuk ibu yang menyusui. Jadi ibu dapat menyusui kapanpun dan dimanapun. Kamu juga bisa membeli alat pompa ASI dan penyimpanan khusus untuk menyimpan ASI yang berlebihan. Jangan lupa juga membeli bantal yang akan membuat anakmu nyaman saat menyusui.

Itulah hal penting mengenai inisiasi menyusui dini yang harus kamu ketahui. Terutama bagi kamu, para ibu yang akan segera melahirkan. Semoga semuanya lancar-lancar ya!

konsultasi virtual
Related posts
Ibu HamilKebugaranKehamilan

Berbagai Manfaat Senam Ibu Hamil

Ibu HamilKehamilan

Preeklampsia; Faktor Resiko, Gejala & Pencegahan

Ibu HamilKehamilan

6 Manfaat Susu Kedelai Untuk Ibu Hamil

KehamilanPrakonsepsi

Berbagai Vitamin untuk Program Hamil