Ibu HamilKehamilan

Cara Menghitung Usia Kehamilan dengan Benar

Menghitung Usia Kehamilan

Ada banyak hal yang harus kamu persiapkan selama proses kehamilan hingga melahirkan nantinya. Sebelum itu, ketahui dulu berapa usia kehamilanmu.

Baca Juga:

rapid test

Mungkin mulanya mengira-ngira sendiri usia kehamilan kamu. Sebelum akhirnya berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk mendapatkan jawaban yang pasti. Berapa usia kehamilanmu dan kapan kamu akan melahirkan.

Agar perkiraanmu sendiri lebih pasti, kali ini ada beberapa cara menghitung usia kehamilan dengan benar yang bisa kamu lakukan.

1. Menggunakan Kalkulator Kehamilan Online

Menghitung Usia Kehamilan

Kalkulator kehamilan online akan mudah untuk digunakan dan diakses oleh banyak orang. Untuk sekedar mengetahui usia kehamilan, kamu jadi tidak perlu ke dokter. Tapi berkonsultasi ke dokter kandungan saat hamil tetap wajib dilakukan. Karena dokter akan memantau kesehatan janin dan dirimu selama hamil. Bukan hanya untuk mengetahui usia kehamilan.

Kamu hanya perlu berselancar di internet untuk menemukan situs kalkulator kehamilan online. Setelah menemukannya, masukan tanggal Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) serta siklusnya, sesuai dengan petunjuk kalkulator. Biasanya siklus haid wanita berlangsung setiap 28 atau 30 hari.

2. Perhitungan Kalender Rumus Naegele

Menghitung Usia Kehamilan

Selanjutnya ada cara menghitung usia kehamilan dengan manual. Yaitu dengan menggunakan rumus Naegele berdasarkan perhitungan yang sederhana. Di sini kamu perlu mengetahui tanggal HPHT yang pasti.

Konsep perhitungan kalender dengan rumus Naegele kira-kira begini. Kamu perlu tahu dulu apakah bulan HPHT kurang dari 3 atau tidak. Karena ada 2 rumus khusus untuk mengetahui usia kehamilan dan tanggal perkiraan anak akan lahir. Usia kehamilan menyesuaikan dengan tanggal perkiraan anak akan segera lahir.

3. Sistem Fundus Uteri

Menghitung Usia Kehamilan

Apa itu fundus uteri? Rasanya terdengar asing ya. Perlu kamu ketahui, fundus uteri merupakan puncak rahim. Puncak rahim saat hamil akan meninggi seiring dengan perkembangan janin dalam perutmu. Ini hal alami yang akan dirasakan oleh setiap wanita yang sedang hamil.

Cara menghitung usia kehamilan yang satu ini lebih sederhana daripada menggunakan rumus Naegele. Yang perlu kamu lakukan adalah meraba puncak rahim yang akan terasa menonjol di bagian perut. Jika sudah menemukannya, selanjutnya kamu harus menghitung jaraknya, yaitu dari bagian tulang kemaluan hingga puncak rahim. Jika jaraknya mencapai 18 cm, maka usia kehamilanmu sudah berjalan sekitar 18 minggu.

4. Deteksi gerakan janin

Menghitung Usia Kehamilan

Selanjutnya, kamu juga bisa menghitung usia kehamilan dengan cara manual lain Yaitu dengan mendeteksi gerakan janin yang kamu kandung dalam perutmu. Hanya saja memang tingkat keakuratan cara menghitung usia kehamilan ini tidak bisa dikatakan 100 persen benar.

Coba sentuh perutmu secara perlahan. Rasakan apakah ada gerakan janin mulai aktif. Untuk kamu yang baru pertama kali hamil, jika janin dalam perutmu sudah mulai bergerak, maka diperkirakan usia kehamilannya yaitu sekitar 18 sampai 20 minggu. Sedangkan bagi yang sebelumnya sudah pernah hamil, makan gerakan janin tersebut menunjukan usia kehamilanmu mencapai 16 hingga 18 minggu.

5. Rumus 4 ⅓

Menghitung Usia Kehamilan

Cara menghitung usia kehamilan selanjutnya agak unik ya. Kamu bisa menghitung usia kehamilan dengan rumus 4 ⅓. Rumus 4 ⅓ sendiri merupakan salah satu cara perhitungan yang manual dan mudah untuk dilakukan.

Rumus:

  • Umur kehamilan {(Tanggal hari ini – HPHT) x (4 ⅓)}
  • Lalu rumus 4 ⅓ dipecah menjadi seperti ini:
  • (tanggal-tanggal), (bulan-bulan) x 4 ⅓
  • tapi dengan catatan, yang dikalikan dengan 4 ⅓ hanya bulannya saja.

Contoh:

  • Tanggal hari ini: 20 Agustus 2017 (20-8-2017)
  • HPHT: 18 Mei 2017 (18-5-2017)

Tahap pertama: Terapkan rumus 4 ⅓

  • (tanggal-tanggal), (bulan-bulan) x 4 ⅓
  • (20-18) (8-5) x 4 ⅓
  • 2 hari 3 bulan x 4 ⅓

Tahap kedua: Kemudian lanjut mengalikan hanya pada bulannya saja dengan 4 ⅓, seperti ini:

  • (3 x 4) + (3 x ⅓ )
  • 12 + 0
  • 12 minggu

Kemudian tambahkan hasil pengalian tahap kedua ini, jumlah hari di tahap pertama. Karena jumlah harinya yaitu 2 hari, maka hasil final nya begini. Usia kehamilan 12 minggu 2 hari atau 12,2. Walaupun hasilnya tidak 100 persen akurat, kamu bisa menjadikannya patokan sementara.

Bagaimana, menurutmu cara menghitung usia kehamilan di atas sudah cukup atau belum? Memang tidak 100 persen akurat. Tapi 5 cara penghitungan di atas adalah cara yang bisa digunakan untuk memperkirakan usia kehamilanmu. Kalau masih belum yakin, segera konsultasikan dengan dokter kandungan pakai Okadoc ya.

Kamu bisa buat janji bertemu dokter langsung atau konsultasi virtual lewat video call untuk berbagai masalah kesehatan lho! Yuk download aplikasi Okadoc sekarang juga di Play Store dan App Store.

konsultasi virtual
Related posts
Ibu HamilKehamilan

Ini Bahan Skincare yang Aman untuk Ibu Hamil

ASI & MPASIKehamilan

Manfaat Mangga Untuk MPASI Si Kecil

Ibu HamilKehamilan

5 Cara Meningkatkan Imunitas Ibu Hamil

Ibu HamilKebugaranKehamilan

Berbagai Manfaat Senam Ibu Hamil