KehamilanPrakonsepsi

Begini Cara Membaca Test Pack yang Benar

Cara Membaca Test Pack

Kehamilan memang menjadi salah satu impian para calon ibu. Tak jarang, banyak yang penasaran dengan kehamilan mereka dan ingin mengetahui kabar baik tersebut sedini mungkin. Untuk mengetahui hal tersebut, tes kehamilan dengan menggunakan test pack memang menjadi pilihan favorit.

Baca Juga:

rapid test

Pasalnya, dibandingkan dengan mengeceknya ke dokter, pengecekan dengan test pack terbilang lebih mudah dan simpel karena bisa dilakukan sendiri di rumah.

Nah, untuk kamu yang masih bingung bagaimana cara membaca test pack yang benar, yuk simak pembahasannya berikut ini.

Cara Menggunakan dan Membaca Test Pack

Test pack memiliki cara kerja dengan mendeteksi hormon hCG (human chorionic gonadotropin) di dalam urine perempuan yang sedang masa hamil. Namun, tidak sekadar hanya mengecek urine agar hasil yang ditampilkan test pack bisa lebih akurat, ada beberapa hal yang juga harus kamu perhatikan. Simak ulasannya berikut ini.

1. Gunakan test pack 2 minggu pertama setelah keterlambatan masa menstruasi

Umumnya, hormon hCG (human chorionic gonadotropin) dapat terdeteksi di 2 minggu pertama setelah kamu mengalami keterlambatan menstruasi. Untuk itulah, 2 minggu setelah terlambat menstruasi adalah periode waktu yang tepat untuk menggunakan test pack.

Pada periode itu pula, kehamilan lebih mudah terdeteksi. Jika kamu melakukannya lebih cepat dari waktu 2 minggu pertama, ada kemungkinan hasilnya juga jadi kurang akurat.

2. Gunakan urine pertama di pagi hari sebagai sampel tes

Untuk akurasi yang lebih baik, pastikan kamu menggunakan test pack di pagi hari saat urine pertama keluar. Mengapa demikian? Karena urine pertama keluar di pagi hari dipercaya memiliki konsentrasi paling tinggi dengan kadar hormon hCG (human chorionic gonadotropin) yang belum berubah. Dengan begitu, hasil yang ditampilkan oleh test pack akan lebih tinggi akurasinya.

3. Baca baik-baik petunjuk penggunaan test pack

Tidak hanya test pack, sebelum menggunakan alat medis lainnya pun kamu diwajibkan untuk membaca baik-baik terlebih dahulu petunjuk penggunaan di kemasannya. Pasalnya, rasa malas membaca bisa mengakibatkan kesalahpahaman atau kekeliruan saat penggunaan test pack tersebut.

Umumnya, beda merek, beda pula petunjuk cara penggunaannya. Hal yang membedakan antara lain, yaitu cara mengumpulkan urine, lama waktu yang diperlukan untuk merendam test pack dalam urine, atau simbol-simbol yang digunakan untuk membaca hasil kehamilan.

Hal lain yang tak kalah pentingnya adalah memastikan jika test pack tersebut tidak melewati masa kedaluwarsa penggunaan. Jika melewati masa kedaluwarsa, ditakutkan dapat menurunkan tingkat akurasi test pack tersebut.

4. Tempatkan ujung stik test pack pada urine

Sebelumnya sudah dijelaskan, waktu terbaik untuk menggunakan test pack yaitu dengan menggunakan urine pertama di pagi hari. Nah, langkah selanjutnya yaitu, buka tutup test pack tersebut, atau juga yang biasa disebut dengan tutup aplikator.

Kemudian, kamu dapat menempatkan ujung stik test pack tersebut di bawah urine yang mengalir, paling tidak selama lima detik. Arahkan stik ke arah toilet, langsung di bawah kucuran urine (bukan ke dalam vagina).

Jika test pack yang kamu gunakan mengharuskan strip-nya untuk dicelupkan ke dalam wadah urine, kamu dapat menampung urine terlebih dahulu ke dalam wadah bersih. Setelah selesai, barulah celupkan strip dan tahan beberapa detik sesuai petunjuknya.

5. Tutup kembali stik, lalu tunggu beberapa saat untuk menampilkan hasil

Selanjutnya, tutup stik dengan tutup aplikatornya. Kemudian, letakkan test pack menghadap ke atas pada permukaan yang rata atau bisa juga disesuaikan dengan petunjuk dan ketentuan yang ada di kemasan. Setelah itu, baca hasil yang tertera pada test pack.

Beberapa test pack umumnya membutuhkan waktu antara 1 sampai 5 menit untuk menampilkan hasil. Namun, ada beberapa test pack yang memerlukan waktu lebih lama, yakni bisa sampai 10 menit.

Nah, saat membaca hasil test pack, ada dua tanda yang menjadi patokan. Tanda tersebut yaitu tanda plus (+) yang artinya kamu positif hamil, dan tanda minus (-) yang artinya kamu tidak hamil. Pada beberapa produk test pack lainnya, ada yang juga menampilkan tulisan “hamil” atau “tidak hamil”.

6. Kurang yakin dengan hasil test pack tersebut? Lakukan tes kembali

Setelah hasilnya muncul, mungkin kamu merasa kurang yakin dengan hasil tersebut.  Misalkan kamu merasa mengalami gejala atau tanda awal kehamilan, namun hasil test pack justru menunjukkan hasil negatif. Nah, jika terjadi seperti itu, kamu dapat melakukan tes kembali selang beberapa hari setelahnya.

Mungkin banyak pula di antara kamu yang memiliki pertanyaan, apakah mungkin hasil test pack dapat keliru dan tidak akurat? Hal ini tentu saja bisa terjadi. Ada beberapa alasan yang membuat hasil tersebut bisa saja terjadi. Beberapa kasus, ada yang menunjukan hasil test pack negatif tapi sebaliknya, ternyata kamu hamil. Untuk mengetahui penyebabnya, simak ulasannya berikut ini.

Penyebab Hasil Test Pack Keliru

Apa saja penyebab hasil test pack keliru? Simak penjelasannya berikut ini.

1. Alat test pack yang sudah kedaluwarsa

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, jika test pack sudah kedaluwarsa, maka akan menurunkan nilai akurasinya. Jadi, penting bagi kamu untuk kembali memastikan terlebih dahulu tanggal kedaluwarsa dari test pack yang akan kamu gunakan.

Saat masih keadaan masih tersegel, pastikan kamu langsung menggunakannya. Test pack yang sudah terbuka dan tidak langsung digunakan, bisa menurunkan hasil akurasinya.

2. Kualitas test pack yang buruk

Di pasaran, memang banyak sekali test pack yang beredar. Mulai dari merek terkenal, hingga merek yang terdengar kurang familiar. Untuk hasil yang lebih baik, pastikan kamu memilih test pack yang sudah dikenal akan kualitasnya. Cara paling mudah adalah bertanya pada dokter atau mengandalkan merek test pack yang sudah terkenal kualitasnya.

Alternatif lainnya, cobalah lakukan tes kehamilan dengan beberapa merek test pack. Jika hasilnya berbeda-beda, kamu bisa berkonsultasi ke dokter untuk memastikan keakuratan hasilnya.

3. Sampel urine yang terlalu cair atau sedikit

Jika penyebab hasil akurasi test pack keliru terjadi karena alat, maka penyebab yang satu ini justru pada sampel urine yang kamu gunakan.

Cara kerja test pack yaitu dengan cara mendeteksi hormon hCG (human chorionic gonadotropin) di dalam urine perempuan yang sedang hamil. Bisa saja, saat mengetesnya, urine kamu tercampur dengan air atau jumlah sampel urine yang mengenai test pack hanya sedikit. Kondisi-kondisi ini bisa saja terjadi dan menyebabkan test pack tidak dapat membaca hormon hCG dengan benar. Jika sudah begitu, maka hasil test pack akan menunjukkan hasil yang kurang akurat.

Kondisi lainnya, yaitu jika kamu terlalu banyak minum air. Hal tersebut bisa mencairkan kadar hCG dalam urine sehingga membuat test pack sulit mendeteksi. Jika sudah begitu, maka hasil atau tanda negatif lah yang akan muncul.

4. Kadar hCG di bawah normal

Faktanya, sekitar 10% perempuan memiliki kadar hormon hCG di bawah normal. Apa, sih sebenarnya hormon hCG itu? Hormon hCG adalah hormon kehamilan yang diproduksi dalam plasenta sesaat setelah embrio menempel pada rahim ibu. Nah, salah satu hal yang sering terjadi dan menyebabkan hasil test pack keliru adalah hormon hCG tersebut yang sulit terdeteksi oleh test pack karena kadarnya di bawah normal.

Jadi, sudah tahu, kan, bagaimana cara membaca test pack yang benar supaya tidak salah dan hasilnya pun bisa lebih akurat?

Nah, jika test pack sudah menunjukkan hasil positif, langkah selanjutnya kamu dapat segera melakukan pemeriksaan lanjutan ke dokter. Tentunya untuk mendapatkan hasil yang lebih pasti dan penanganan selanjutnya. Sambil menunggu, beristirahatlah dengan cukup dan konsumsi makanan yang sehat.

Namun, jika kamu belum juga hamil dalam waktu yang lama, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan atau pemeriksaan lainnya.

Jika kamu merasakan nyeri asam lambung yang tak biasa, jangan ragu untuk mengonsultasikannya ke dokter menggunakan aplikasi Okadoc ya!

Kamu bisa menggunakan aplikasi Okadoc untuk tanya jawab dokter dan konsultasi lewat video call untuk berbagai masalah kesehatan lho, termasuk kesehatan reproduksi! Yuk download aplikasi Okadoc sekarang juga di Play Store dan App Store.

konsultasi virtual
Related posts
Ibu HamilKehamilan

Ini Bahan Skincare yang Aman untuk Ibu Hamil

ASI & MPASIKehamilan

Manfaat Mangga Untuk MPASI Si Kecil

Ibu HamilKehamilan

5 Cara Meningkatkan Imunitas Ibu Hamil

Ibu HamilKebugaranKehamilan

Berbagai Manfaat Senam Ibu Hamil