KecantikanKulit

7 Tips Memilih Sabun Cuci Muka untuk Kulit Sensitif

sabun cuci muka

Perjuangan mencari sabun muka yang cocok tampaknya menjadi lebih berliku, jika dilakukan oleh pemilik wajah dengan kulit sensitif dibandingkan kulit berminyak, kulit kombinasi, atau kulit kering. Kenapa?

Baca Juga:

rapid test

Karena kulit sensitif sangat rentan dengan bahan-bahan yang ada di dalam sabun wajah. Sedikit saja substansi yang kurang cocok bisa mengiritasi dan memicu masalah kulit yang lebih parah.

Nah, bagi kamu yang sedang bingung memilih dan memilah pencuci wajah apa yang cocok untuk kulit sensitif, kamu bisa mengetahuinya dengan mengenali terlebih dahulu tentang kulit sensitif dan tips seputar sabun cuci muka di artikel ini. 

Sekilas tentang Kulit Sensitif

sabun cuci muka

Menurut definisi dari Dr Delwyn Dyall-Smith FACD, kulit sensitif bukanlah istilah resmi dalam dunia medis. Kulit sensitif sendiri lebih menjelaskan tentang kondisi kulit dalam bereaksi dengan paparan produk kosmetik dan produk perawatan diri. Setidaknya menurut survey, terdapat 50% perempuan dan 40% dilaporkan memiliki kulit sensitif. 

Kulit sensitif memiliki gejala-gejala seperti gatal, rasa tersengat, pedih, terbakar, kemerahan, kulit kering, kulit mengelupas, bersisik, atau keluar lesi di wajah.

Masalah kulit sensitif biasanya dialami oleh penderita eksim, kulit kering, irritant contact dermatitis, allergic contact dermatitis, rosacea, dan gangguan kulit lainnya.

Mengapa Kulit Sensitif Tetap Harus Cuci Muka?

Bagaimanapun juga, kamu tentu ingin memiliki kulit bersih dan terawat sehingga mencuci wajah menjadi ritual wajib. Kebersihan wajah rutin dilakukan setiap hari, terutama sebelum dan sesudah bangun tidur. 

Selain itu mencuci muka juga perlu saat wajah kotor, terkena debu dari luar, atau sesudah memakai makeup. Mencuci wajah membuat kulit lebih terawat, sehat, dan membuat rileks jika dilakukan dengan cara yang benar dengan bahan yang tepat.

Bahan Sabun Cuci Muka yang Tidak Cocok untuk Kulit Sensitif

sabun cuci muka

Rangkaian produk untuk mencuci wajah sebenarnya sangatlah banyak. Mulai dari sabun cuci muka batangan (bar soap), face wash, face scrub, hingga liquid soap. Setiap produk memiliki kandungan dan komposisi yang berbeda sesuai dengan fungsinya, keras-lembutnya bahan yang dipakai, kadar toksik, kemampuan bahan aktif pembersih, aroma, tekstur dan kenyamanan di kulit, hingga dampaknya terhadap lingkungan.

Bagi kamu yang memiliki kulit sensitif kamu perlu berhati-hati memilih sabun cuci muka yang aman dengan memperhatikan kandungan bahan dalam setiap kemasan sabun yang kamu incar. Berikut ini beberapa hal yang harus kamu hindari:

1. Sabun

  • Sabun memiliki pH basa – 12 sehingga bisa membuat kulit sangat kering. Jika pemakaian sabun dilakukan secara berlebihan bisa merusak keseimbangan pH kulit.
  • Sabun muka dengan pH basa atau alkali tinggi bisa memicu perkembangan bakteri penyebab jerawat, yakni Proprionibacterium acnes
  • Kadar sabun yang keras di wajah bisa menghilangkan lapisan minyak yang diperlukan wajah. Hal ini justru bisa memicu dermatitis dan membuat kulit rentan iritasi saat terpapar dengan produk kimia. 
  • Kulit bisa menjadi sangat kering dan memicu Staphylococcus aureus, penyebab impetigo.

2. Bahan pengawet, pewangi, dan substansi lainnya

  • Kulit sensitif biasanya sangat kering. Hal ini bisa semakin buruk jika kamu memakai produk skincare yang bisa mengiritasi. Jika kamu mengalami irritant contact dermatitis kulit akan berwarna kemerahan, sangat kering, dan mengelupas. Bahan pemicu termasuk sodium lauryl sulphate, pembersih wajah yang mengandung anti-acne, dan sebagainya.
  • Selain itu jika timbul rasa perih menyengat bisa disebabkan oleh bahan-bahan seperti gel, asam alfahidroksi, alkohol, dan tambahan lain.
  • Gangguan kulit seperti urtikaria yang ditandai kemerahan, gatal-gatal, dan bengkak disebabkan oleh paparan pewangi sintetis (hydroxycitronellal), pengawet (kathon CG atau quaternium-15), atau benzoil peroksida.
  • Beberapa substansi seperti minyak tanaman lavender, chamomile, dan mawar juga bisa menyebabkan masalah untuk kulit sensitif. 

Tips Memilih Sabun Cuci Wajah untuk Kulit Sensitif

sabun cuci muka

1. Pilih sabun berbahan alami

Kulit sensitif biasanya membutuhkan sabun dengan bahan yang lembut. Sabun yang dibuat secara tradisional dengan garam alkali atau asam lemak melalui proses saponifikasi sering digunakan untuk kulit sensitif. Sabun tradisional berbahan alami ini umumnya dibuat di rumah (homemade) karena sifatnya yang ringan dan bisa meredakan masalah kulit.

Sabun alami tradisional ini bukan hanya bisa membersihkan kotoran di wajah. Tetapi juga mengembalikan pH alami kulit seperti semula yakni sekitar pH 4 hingga 5,5 (cenderung asam).

Meski begitu, tidak semua produk sabun tradisional alami yang dibuat homemade bebas dari bahan-bahan sintetis. Beberapa pembuat sabun menambahkan pengeras sintetis, pewangi buatan, atau pewarna. Sehingga kamu perlu melihat komposisi bahan dengan seksama, agar tidak ada bahan yang membuatmu iritasi atau alergi sehingga memperparah kulit sensitifmu. 

2. Bisa juga kamu memilih campuran sabun sintetis dan deterjen (syndet bar

Sabun syndet adalah istilah untuk produk pembersih wajah dengan kandungan bahan sabun sintetis dan deterjen. Bahan pembersih dibuat dari minyak, lemak, atau petroleum yang diproses berbeda dari sabun tradisional.

Pembersih wajah dari syndet bars sering disebut cleansing bar atau beauty bar di kemasannya. Dibuat dengan bahan seperti sodium cocoyl isothionate, sulfosuccinates, sulfonates, sulphur trioxide, sulphuric acid, ethylene oxide, dan betaines. Meski dibuat dari bahan sintetis, bukan berarti sabun ini keras. Justru sebaliknya, syndet bar sangat lembut dan aman di kulit karena mengandung turunan dari petroleum dan turunan lemak dan minyak (oleochemicals).

Manfaat syndet bar untuk kulit sensitif adalah bisa menjaga pH normal kulit sekitar 5,5. Mampu menjaga kebersihan wajah dari bakteri penyebab jerawat seperti Proprionibacterium acnes. Syndet bar juga dipercaya menjadikan kulit tetap lembab, tetapi tidak meninggalkan sisa sabun di kulit.

Kulit sensitif bisa menggunakan sabun pembersih muka dengan syndet bar yang biasanya tersedia di supermarket khusus. Karena sabun ini lebih lembut, aman untuk kulit sensitif, dan diproses dengan teknologi modern, harganya pun lebih mahal. 

3. Pilih produk yang hypoallergenic

Sabun lain yang bisa digunakan untuk kulit sensitif adalah sabun dengan label hypoallergenic. Sabun ini biasanya menghindari pemakaian substansi yang bisa menyebabkan alergi pada kulit. Tulisan lain yang bisa kamu cermati adalah fragrance-free, mild, dan non-irritating.

Meski begitu, produk dengan kategori hypoallergenic juga bisa menimbulkan masalah pada kulit sensitif. Karena perbedaan reaksi antara satu orang dengan lainnya. 

4. Pilih yang paling sesuai kebutuhanmu

Apakah kamu menyukai produk yang mengandung bahan alami tumbuhan organik, bebas dari hewan, atau 100% vegetarian? Maka produk sabun wajah yang sesuai untukmu adalah sabun yang dibuat secara tradisional, handmade, dibuat dari bahan alami seperti madu, minyak zaitun, arang aktif, dan sebagainya. 

Namun kamu juga perlu hati-hati dengan bahan yang bisa memicu alergi. Misalnya, oatmeal atau kacang-kacangan yang bisa membawa masalah baru pada kulit wajahmu.

Pilihan lain, bagi kamu yang menyukai kepraktisan, memilih sabun syndet bar (cleansing bar/beauty bar) yang agak mahal di supermarket khusus juga bisa menjadi alternatif. Intinya, sesuaikan dengan kebutuhanmu.

5.Bisa juga pakai body soap namun perhatikan penggunaan pelembab agar kulit tetap terhidrasi dengan baik

Bagaimana dengan body soap yang memiliki formula yang lembut? Bisakah untuk wajah? Tentu bisa, asalkan produk tersebut lembut dan tidak mengiritasi atau memberikan dampak buruk pada kulitmu. 

Terkadang sabun untuk badan memiliki kemampuan membersihkan lebih baik daripada sabun wajah. Jika kamu merasa kulitmu akan terlalu kering jika memakai body soap, kamu bisa memakai pelembab yang sesuai untuk kulit wajahmu agar tidak terlalu kering.

6. Ingat, setiap kulit berbeda dalam bereaksi terhadap produk

Perhatikan jika muncul reaksi seperti gatal, pedih, kering, atau kulit terasa kesat, maka produk itu kurang cocok untuk kulitmu. Sabun yang tepat akan memberikan efek bersih, nyaman, dan segar. Bukan terasa sangat kesat hingga membuat kulit tidak nyaman dan makin sensitif.

7. Konsultasi pada dokter kulit

Tanyakan pada dokter untuk membantumu menemukan sabun cuci muka yang sesuai untuk kulit sensitif. Karena dokter kulit umumnya mengetahui kondisi khusus seputar kulit dan bisa memberikan saran yang profesional.

Kesimpulannya, pencarian sabun pembersih wajah untuk kulit sensitif memang butuh ketelitian dan pengetahuan. Kamu pastikan di antara semua alternatif sabun yang ada benar-benar sesuai dengan yang kamu butuhkan. 

Ingat bahwa setiap orang memiliki jenis kulit dengan keunikannya sendiri. Jangan tergiur dengan keampuhan suatu produk skincare dengan hasil positif yang didapat oleh orang lain, karena belum tentu kamu juga akan mendapat dampak yang sama.

Jika kamu memiliki masalah kulit sensitif yang sudah sampai mengganggu aktivitas, jangan ragu untuk mengonsultasikannya ke dokter menggunakan Okadoc ya!

Kamu bisa buat janji bertemu dokter langsung atau konsultasi virtual lewat video call untuk berbagai masalah kesehatan lho! Yuk download aplikasi Okadoc sekarang juga di Play Store dan App Store.

konsultasi virtual
Related posts
Kecantikan

Peralatan Kecantikan yang Mudah Kotor Tapi Sering Lupa Dibersihkan

KecantikanKulit

Muncul Jerawat di Kepala? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

KecantikanKulit

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Secara Alami

KecantikanKulit

Berbagai Cara Menyamarkan Garis Senyum