KecantikanKulit

4 Masalah Kulit Saat Menstruasi dan Cara Mengatasinya

masalah kulit

Bukan rahasia lagi, menstruasi banyak mendatangkan masalah kulit ataupun mood setiap kita mengalaminya. Perubahan hormon tidak hanya menimbulkan jerawat tapi juga berbagai masalah kulit seperti kusam, kulit berminyak, break out dan lainnya.

Hal ini bisa terjadi karena produksi hormon estrogen dan progesterone berbentrokan dengan testosterone. Dan yang menyebalkan, seringkali berbagai keluhan kulit ini terjadi bahkan berminggu – minggu sebelum kita mulai menstruasi.

rapid test

Baca Juga:

Sebagai wanita, perubahan hormon selama menstruasi tidak bisa terhindarkan. Dari mulai rasa nyeri di payudara ataupun rasa sakit di daerah perut yang bikin perasaan jadi jauh lebih sensitif.

Menurut Joshua Zeichner, Direktur Penelitian Kosmetik & Klinik Kulit di Rumah Sakit Sinai, sama halnya seperti perubahan hormon yang menyebabkan masalah mood kita setiap harinya. Perubahan hormon pada diri kita pun turut mempengaruhi peningkatan produksi minyak, break out ataupun sensitifitas kulit.

Masalah Kulit yang Biasa Muncul Saat Menstruasi

masalah kulit

1. Kulit Berminyak

Selama masa menstruasi, kadar hormon – hormon seperti androgen testosterone, progesterone dan estrogen turun naik. Tidak hanya saat menstruasi, tapi juga sebelum ataupun sesudah.

Menurut Melissa Piliang, dermatologis di Klinik Cleveland, Ohio, Amerika Serikat, rasio perbandingan yang tidak seimbang akan terjadi secara terus menerus. Ketika hormone tersebut tidak stabil, jaringan minyak yang ada dalam kulit akan bertambah cepat dan hasilnya, produksi minyak pada kulit akan jauh meningkat.

2. Jerawat

Kadang bisa dibilang, jerawat menjadi salah satu indikator utama apakah kita akan memulai proses menstruasi. Masih menurut Melissa Piliang, ketika produksi minyak meningkat tajam. Sel – sel dalam pori – pori kulit akan berkembang dengan sangat cepat. Sedangkan proses peremajaan kulit manusia terjadi setiap hari.

Nah, ketika tumpukan sel kulit mati menumpuk dan menyumbat pori – pori, maka terjadilah jerawat, komedo ataupun blackhead. Kelebihan kadar minyak dalam wajah juga akan memperparah penyebab berkumpulnya bakteri penyebab jerawat.

3. Kulit Ekstra Sensitif

Apakah tiba – tiba lotion favoritmu menyebabkan minyak di wajah? Kulit kakimu terasa kasar seperti kulit pohon? Atau malah kulitmu tiba tiba berganti antara berminyak dan kering? Wah, memang agak menyebalkan.

Menurut Melissa, selama masa menstruasi, kulit kita menjadi jauh lebih sensitif dan lebih muda terkena iritasi. Dan lagi – lagi, penyebabnya adalah perubahan hormon yang tidak stabil.

4. Rambut Berminyak

Tidak hanya wajah, rambutmu pun tak lepas dari efek samping menstruasi. Hal ini bisa terjadi karena kadar hormon testosteron dalam tubuh kita bertambah dan meningkat tajam.

Sebagai info, pori – pori rambut sangatlah sensitive akan perubahan hormon. Jika terjadi produksi minyak berlebih, masalah rambut seperti ketombe hingga sensasi gatal di kulit kepala.

Cara Mengatasi Berbagai Masalah Kulit Saat Menstruasi

masalah kulit

Jangan terburu bete. Banyak banget kok cara yang bisa kamu lakukan untuk bisa menghilangkan berbagai masalah kulit yang muncul saat menstruasi.

1. Kurangi Konsumsi Karbohidrat

Menurut Melissa, membatasi konsumsi karbohidrat selama masa menstruasi akan membantu mengontrol ketidakseimbangan produksi hormon. Apalagi untuk kamu yang mempunyai penyakit diabetes dan PCOS (Sindrom Ovarium Polikistik). Dengan membatasi konsumsi karbohidrat, produksi testosteron kamu akan terseimbangkan dengan sendirinya.

Rendahnya konsumsi karbohidrat juga akan membantu memaksimalkan fungsi insulin dan testosteron dalam tubuh kita. Jadi, kunci pentingnya, kita harus mengukur kadar gula yang masuk dalam tubuh kita ya.

2. Banyak Minum Air Putih

Beberapa hari sebelum haid dimulai, biasanya kulit kamu akan kering dan lebih rentan. Dengan mengkonsumsi banyak air putih, kulitmu akan lebih terhidrasi sehingga tetap memancarkan kilau sehatnya. Tidak hanya menjaga kulit agar tetap terhidrasi, konsumsi air putih yang cukup juga akan mengurangi resiko kram perut hingga sensasi kembung selama masa menstruasi.

3. Jauhi Teh, Soda dan Permen

Saat masa – masa PMS, biasanya kamu justru sangat menginginkan segala sesuatu yang manis. Tapi, jangan dituruti. Segala jenis makanan manis, apalagi yang mengandung gula buatan, justru akan semakin memicu berbagai masalah kulit yang muncul saat menstruasi.

4. Perbanyak Konsumsi Sayur dan Buah – Buahan

Memperbanyak konsumsi sayur dan buah – buahan menjadi salah satu kunci kesehatan paling penting selama masa menstruasi. Selama masa menstruasi, sangat disarankan untuk mengonsumsi salmon, kacang – kacangan, tomat, biji labu, ubi manis ataupun kale yang mengandung berbagai vitamin dan mineral penting yang diperlukan selama masa menstruasi.

5. Tidur Cukup

Renee Rouleau, Ahli Skincare, menyebutkan durasi tidur yang cukup akan membantu mengurangi ketidakseimbangan hormonal yang terjadi selama masa menstruasi. Menurunnya kualitas tidur akan memperburuk kondisi kulit dan membuat diri kita lebih mudah terkena stress!

6. Olahraga!

Saat menstruasi memang kadang menjadi momen yang membuat kita malas berolahraga. Tapi, keinginan ini jangan dituruti ya.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Kotex, rajin olahraga saat periode PMS akan menjagamu dari perubahan ekstrim mood. Ditambah lagi, kesehatan kulit dan tubuh selama periode menstruasi pun akan tetap terjaga!

7. Gunakan Pembersih Dengan Kandungan Glycolic/Salicylic Acid

Periode menjelang menstruasi menjadi momen yang paling tepat untuk menggunakan pembersih dengan kandungan Glycolic ataupun Salicylic Acid. Asisten Profesor Dermatologi di Universitas Northwestern, Dr. Bethanee J. Schlosser, menjelaskan perubahan keseimbangan hormon meningkatkan produksi minyak di kulit kepala yang seringkali juga mendorong tumbuhnya jerawat pada daerah wajah.

8. Bersihkan Wajah Minimal 2 Kali Sehari

Tidak hanya mempengaruhi mood dan menyebabkan berbagai masalah kulit, tidak seimbangnya hormon juga mempengaruhi produksi sebum, minyak alami yang diproduksi oleh tubuh. Nah, ketika produksi sebum meningkat, otomatis kamu harus membersihkan wajah lebih sering dan lebih teliti lagi. Jadi, selalu ingat untuk bersihkan wajah secara rutin paling tidak 2 kali sehari untuk mencegah timbulnya jerawat.

Hal yang tidak kalah penting, hindari pemakaian make up tebal selama periode menstruasi. Fokuskan perhatian kepada kebersihan dan perawatan kulit. Kalau memang kamu harus memakai make up, usahakan bahan yang kamu gunakan ringan dan ramah untuk kulit. Hindari bahan – bahan yang berpotensi menutup dan menghambat pori – pori kulit seperti foundation, highlighters, contour ataupun setting powder.

Harus diakui, proses sebelum ataupun sesudah menstruasi mempengaruhi mood, kesehatan dan kondisi kulit ataupun wajah. Perasaan nyeri yang timbul saat menstruasi disebabkan proses penyesuaian yang dilakukan tubuh untuk menerima perubahan hormone ataupun dalam proses memproduksi sel telur baru dan sehat.

Perubahan ini tergolong major sehingga bisa dimengerti jika mempengaruhi fisik ataupun psikologimu. Entah kulitmu yang tiba – tiba menjadi sensitif atau berminyak, hal ini sangatlah wajar dan tidak bersifat permanen. Usahakan untuk selalu mengonsumsi makanan minuman sehat, olahraga dan hindari kebiasaan – kebiasan buruk yang membahayakan kesehatanmu.

Jika kamu memiliki masalah kulit yang tak biasa saat menstruasi dan sudah berlangsung lama, jangan ragu untuk mengonsultasikannya ke dokter menggunakan aplikasi Okadoc ya!

Kamu bisa tanya jawab dokter dan konsultasi lewat video call untuk berbagai masalah kesehatan lho! Yuk download aplikasi Okadoc sekarang juga di Play Store dan App Store.

konsultasi virtual
Related posts
Kecantikan

Peralatan Kecantikan yang Mudah Kotor Tapi Sering Lupa Dibersihkan

KecantikanKulit

Muncul Jerawat di Kepala? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

KecantikanKulit

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Secara Alami

KecantikanKulit

Berbagai Cara Menyamarkan Garis Senyum