KecantikanKulit

Yuk Kenali 13 Bahan Berbahaya Dalam Skincare!

Bahan Berbahaya dalam Skincare

Apa sih yang menjadi pertimbangan kamu ketika memilih produk skincare? Apakah kamu lebih mementingkan brand, harga atau justru kandungan yang ada di dalamnya? Nah, hal paling utama saat memilih skincare adalah sebaiknya perhatikan kandungannya terlebih dahulu.

Karena ada beberapa kandungan skincare yang memiliki dampak buruk untuk wajah kamu lho. Jika salah memilih produk, bukannya mendapatkan wajah glowing, tapi kamu justru mendapatkan masalah-masalah baru pada wajah.

rapid test

Baca Juga:

Ya, tidak sedikit penelitian yang menyebutkan bahwa terdapat kandungan-kandungan dalam skincare yang justru bisa menyebabkan masalah kesehatan. Kandungan ini akan berdampak serius jika digunakan secara terus-menerus. Selain itu, kandungan berbahaya pada skincare juga bisa menimbulkan penyakit baru pada wajah ataupun anggota tubuh lainnya.

Jadi sebaiknya sebelum memilih skincare, pastikan tidak terdapat bahan-bahan yang berbahaya. Lantas apa saja ya bahan berbahaya dalam skincare yang perlu dihindari? Simak yuk dalam artikel berikut!

1. Parabens

Parabens sangat umum digunakan untuk produk kecantikan seperti makeup hingga skincare. Menurut Food and Drug Administration (FDA), kandungan ini masih ada kaitannya dengan kanker payudara, kulit, reproduksi hingga sistem endokrin. Selain itu, produk parabens juga mempunyai efek turunan yang menimbulkan efek negatif.

Efek-efek yang paling umum terjadi adalah kanker payudara dan penurunan jumlah sperma pada laki-laki. Selain itu, parabens juga bisa menimbulkan alergi, dermatitis dan kemerahan pada kulit. Parabens biasanya paling sering ditemukan pada produk face cleanser, body wash, body lotion, foundation dan sampo.

2. Phthalates

Phthalates merupakan bahan kimia yang sering digunakan untuk melembutkan dan meningkatkan fleksibilitas plastik dalam kosmetik. Hal ini bertujuan untuk membantu produk lebih cepat menempel pada kulit. Kandungan ini sangat berbahaya bagi anak-anak dan bisa menyebabkan cacat lahir.

Selain itu, kandungan phthalates dalam skincare juga bisa menyebabkan terjadinya gangguan endokrin. Phthalates biasanya paling sering terkandung dalam deodoran, lotion dan hair spray.

3. Phenoxyethanol

Phenoxyethanol adalah zat antiseptik yang sering ditemui pada berbagai macam kosmetik. Kandungan yang satu ini memiliki fungsi yang hampir sama dengan parabens, yaitu sebagai bahan pengawet. Sehingga, jika kulit terpapar zat ini terlalu banyak, akan berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan. Selain itu, kandungan phenoxyethanol juga bisa menyebabkan reaksi alergi pada kulit wajah.

4. Fragrance

Fragrance atau parfum pada skincare sebaiknya dihindari. Justru dalam pemakaian skincare, usahakan untuk memilih produk fragrance fee. Karena bahan ini juga memiliki efek negatif untuk tubuh. Fragrance bisa menyebabkan sakit kepala, alergi, asma, gangguan pernapasan hingga merusak sistem reproduksi. Parahnya lagi, kandungan ini bisa meningkatkan risiko terkena kanker.

Fragrance mengandung bahan yang dapat mengganggu produksi androgen, memengaruhi kesimbangan hormon pada perempuan, gangguan metabolisme serta resistensi insulin. Produk-produk yang mengandung fragrance biasanya produk moisturizer, hand cream dan beberapa produk perawatan rambut.

5. Sodium lauryl sulfate

Meski terdengar asing, sodium lauryl sulfate merupakan kandungan yang paling banyak dijumpai pada produk sehari-hari. Produk yang mengandung sodium lauryl sulfate seperti sampo, sabun mandi, obat kumur, alas bedak dan sabun muka. Dilansir dari Hello Glow, kandungan ini dapat menyebabkan iritasi kulit, sariawan, gangguan keseimbangan minyak alami kulit hingga kerusakan mata. Kandungan ini pun dapat memicu timbulnya jerawat di sekitar mulut dan dagu.

Selain itu, kandungan sodium lauryl sulfate juga dapat menyebabkan kulit menjadi kemerahan, kering, mengelupas dan menjadi sensitif. Produk yang mengandung sodium lauryl sulfate biasanya memiliki busa lebih banyak. Sehingga ada baiknya jika menghindari penggunaan produk yang mengandung bahan ini.

6. Retinol

Retinol merupakan bahan turunan vitamin A. Bahan ini biasanya digunakan untuk produk anti-aging dan berfungsi untuk mencegah kerutan dan tanda-tanda penuaan lainnya. Selain itu, retinol paling sering ditemukan pada produk pelembap, produk bibir dan tabir surya.

Bahan ini bersifat karsinogenik di bawah sinar matahari yang menyebabkan kulit mudah mengelupas dan menjadi sangat kering. Selain itu, menurut studi yang dilakukan pada tikus percobaan, retinol dapat mempercepat pertumbuhan kanker kulit. Namun, belum ada penelitian yang membuktikan bahwa hal tersebut juga berlaku pada manusia.

7. Toluene

Toluene merupakan bahan kimia yang biasa digunakan untuk cat kuku dan pewarna rambut. Toluene dapat menjadi racun bagi sistem kekebalan tubuh dan menyebabkan cacat lahir. Karena kandungan ini adalah pelarut petrokimia yang mudah menguap. Selain itu, jika kamu hamil, hindari penggunaan toluene yang terdapat dalam cat kuku.

8. BHT

Masih ada lagi nih bahan berbahaya yang perlu kamu hindari saat membeli skincare. Bahan selanjutnya yaitu BHT yang merupakan antioksidan sintetis. Kandungan BHT pada skincare dapat menyebabkan gangguan hormon dan kerusakan hati.

Jika fungsi utama hati tidak berfungsi dengan normal, makan organ-organ lain pun menjadi ikut terganggu. Kandungan BHT biasanya paling sering ditemukan pada lipstik, moisturizer dan diaper cream.

9. Polyethylene Glycol (PEG)

Kandungan Polyethylene Glycol (PEG) paling sering digunakan untuk jenis kosmetik kental seperti lotion, sampo dan tabir surya. PEG biasanya terkontaminasi dengan ethylene oxide atau yang biasa disebut karsinogen dan 1,4-Dioxane. Perpaduan kandungan-kandungan inilah yang dapat menyebabkan masalah pernapasan.

10. Propylene Glycol

Selain PEG, propylene glycol juga menjadi salah satu kandung skincare yang harus dihindari. Bahan kimia ini merupakan turunan dari petroleum. Biasanya kandungan ini paling sering ditemukan pada produk lipstik, sampo dan skincare. Penggunaan kandungan Propylene Glycol yang berlebihan dapat menyebabkan kemerahan pada kulit. Selain itu, zat ini juga termasuk dalam kategori irritant atau zat yang bisa membuat kulit iritasi.

11. Formaldehyde

Formaldehyde digunakan pada produk kosmetik dan skincare untuk bahan pengawet. Kandungan ini sangat erat juga kaitannya dengan penyakit asma. Turunan dari formaldehyde dan juga harus dihindari adalah quaternium-15, DMDM hydantoin dan imidazolidinyl urea. Kandungan formaldehyde biasanya terdapat pada produk sampo, body wash dan bubble bath.

12. Oxybenzone

Bagi kamu yang sering menggunakan sunscreen, apa kamu sadar kalau di dalamnya mengandung oxybenzone yang berbahaya? Oxybenzone merupakan bahan kimia yang berisiko tinggi. Menurut beberapa studi, 56 persen dari sunscreen mengandung bahan kimia ini. Kandungan ini dapat menyebabkan gangguan sistem hormon dan meningkatkan risiko terkena kanker kulit.

13. Triclosan

Kandungan triclosan paling banyak dijumpai pada deodoran, sabun antibakteri dan pasta gigi. Meski bersifat antibakteri, bahan ini justru membuat bakteri lebih kuat dan tahan lama menurut penelitian dari Washington University. Akibatnya, tubuh akan mengalami gangguan hormonal, resistensi bakteri, gangguan fungsi otot dan kekebalan tubuh, hingga meningkatnya alergi.

Nah, itu tadi beberapa kandungan dalam skincare yang perlu kamu hindari. Efek yang ditimbulkan pun bisa jadi karena kondisi kulit kamu. Sehingga, ada baiknya jika kamu lebih memilih menggunakan bahan-bahan alami sebagai pengganti skincare yang mengandung bahan-bahan tersebut.

Jika kamu memiliki masalah kulit yang tak biasa, jangan ragu untuk mengonsultasikannya ke dokter menggunakan aplikasi Okadoc ya!

Kamu bisa tanya jawab dokter dan konsultasi lewat video call untuk berbagai masalah kesehatan lho! Yuk download aplikasi Okadoc sekarang juga di Play Store dan App Store.

konsultasi virtual
Related posts
KecantikanKulit

Berbagai Cara Menyamarkan Garis Senyum

GigiKecantikanKesehatan

Deretan Masalah Gigi dan Mulut yang Sering Terjadi di Segala Usia

KesehatanKulit

Macam-Macam Obat Gatal dan Kegunaannya

KecantikanKulit

9 Cara Mengatasi Jerawat di Dada