Diet & NutrisiGaya Hidup

Serba Serbi Diet Air Putih yang Harus Kamu Tahu

diet air putih

Diet air putih sempat populer beberapa waktu terakhir ini. Setidaknya timbul asumsi bahwa diet ini efektif untuk mengatasi kegemukan dan masalah kesehatan lain. Hanya dengan minum air putih saja tanpa makan, dipercaya bisa membuat berat badan turun  dengan cepat. Padahal tubuh membutuhkan energi dan kalori yang bersumber dari makanan.

Baca Juga:

rapid test

Semata-mata hanya mengandalkan asupan air putih saja selama berhari-hari, sebagian orang pun menganggap cara ini cukup ekstrim. Bagaimana sisi medis memandang diet ini? 

Artikel ini mengulas hal-hal terkait diet air putih, manfaat serta efek sampingnya bagi tubuh, serta siapa yang tidak boleh melakukan diet ini.

Apa itu Diet Air Putih? 

Diet air putih adalah diet yang cuma mengkonsumsi air putih. Alasan orang melakukan diet ini beragam, ada yang beralasan untuk kesehatan, untuk alasan meditasi, maupun untuk alasan religius. 

Tak ada ketentuan berapa lama diet ini harus dijalankan. Namun dari sisi medis, seseorang sebaiknya menjalankan diet tanpa asupan makanan ini tak lebih dari 24 jam hingga maksimal 3 hari, agar tidak terjadi efek samping yang membahayakan kesehatan. 

Manfaat Diet Air Putih

1. Berpotensi menurunkan berat badan

Membatasi asupan kalori yang berasal dari makanan memang bisa dilakukan dengan diet air putih. Hanya dalam waktu 24 jam atau lebih, berat badan bisa turun. Namun perlu diingat juga, penurunan berat badan bukan berarti berkurang lemak tubuh. Bisa jadi yang berkurang adalah kadar air dalam tubuh atau cadangan karbohidrat.

2. Berpotensi memperbaiki siklus sel

Setiap hari sel-sel tubuh kita rusak dan berganti siklus. Proses ini disebut dengan istilah autophagy. Proses autophagy berperan besar dalam mencegah kanker, penyakit jantung, dan penyakit  Alzheimer. 

3. Berpotensi menurunkan risiko kolesterol dan trigliserida 

Ada studi terbatas yang menunjukkan bahwa diet air putih selama 24 jam membantu menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida dalam tubuh.Sehingga diet ini dipercaya bisa membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskuler. 

4. Berpotensi menjaga tubuh dari diabetes 

Riset menunjukkan bahwa diet air putih memperbaiki sensitivitas insulin. Salah satu problem yang menjadi faktor berkembangnya diabetes tipe 2 adalah resistensi insulin. Tak heran jika diet ini diklaim bisa menurunkan risiko diabetes.

5. Berpotensi menurunkan tekanan darah 

Mengkonsumsi air lebih banyak dan mengurangi konsumsi garam ternyata berpengaruh dalam menurunkan tekanan darah. Diet air putih bisa membantu memperoleh tekanan darah yang lebih terkontrol.

Namun demikian, kemungkinan hasil bisa jadi berbeda-beda antara satu orang dengan lainnya. Konsultasikan kepada dokter sebelum memilih menjalankan diet ini.

Cara Melakukan Diet Air Putih

Bagaimana melakukan diet air putih? Ternyata sangat mudah. Selama diet, kamu hanya perlu minum air putih saja. Tidak boleh mengkonsumsi makanan lain. Sebanyak air 2 liter per hari atau lebih dikonsumsi untuk memberikan energi sepanjang hari. 

Jika kamu sama sekali belum pernah menjalani diet air putih, kamu bisa melakukan persiapan dengan mencoba menurunkan porsi makan secara bertahap sebelum total menjalani diet air putih

Pengurangan kalori melalui asupan makanan dikurangi sedikit demi sedikit agar tubuh terbiasa dan kamu bisa lebih ringan menjalankan diet. 

Selain itu pengurangan porsi makan juga berdampak positif, karena kamu akan terbiasa dalam jumlah sedikit. Setelah diet dilakukan selama beberapa waktu, kamu akan merasa kurang nyaman saat makan dalam porsi besar.

Setelah diet dijalankan, kamu bisa kembali menjalani pola makan normal lagi juga secara bertahap. Agar tidak terjadi mual atau gangguan metabolisme. Mulailah dengan menambah porsi makanan sedikit demi sedikit, seperti minum susu atau jus, menikmati camilan ringan, hingga menambah energi dan nutrisi dari sepiring kecil buah-buahan potong.

Efek Samping Diet Air Putih

1. Pusing, susah konsentrasi, dan tubuh terasa lemas

Saat seseorang tidak memperoleh asupan kalori dan nutrisi yang cukup dari makanan, tubuh mulai merasakan gejala-gejala seperti lemas, susah berpikir, pusing. Tubuh berusaha menjalankan fungsinya seoptimal mungkin, namun keterbatasan kalori membuat tubuh merasakan sakit mulai dari ringan hingga berat. 

Tanpa makanan, kondisi pencernaan berhenti bekerja. Tubuh juga membutuhkan energi sehingga berdampak pada tubuh seperti pusing, lemas, atau mual muntah. Jika kamu mengalami gejala-gejala ini dengan sangat buruk, pastikan kamu segera makan agar tidak terjadi penurunan kondisi tubuh yang lebih serius. 

Selain itu, lakukan juga istirahat yang cukup dan hindari olah raga berat agar energi tidak berkurang.

2. Kekurangan nutrisi

Efek samping diet air putih adalah kekurangan nutrisi. Pembatasan kalori juga berarti menghambat masuknya vitamin esensial, mineral, asam lemak, dan asam amino serta elektrolit yang diperlukan tubuh untuk berfungsi normal sehari-hari. 

3. Dehidrasi

Meskipun kamu mengkonsumsi air selama diet air putih, kamu juga bisa mengalami dehidrasi. Karena umumnya tubuh memperoleh 20% asupan air harian lewat makanan yang dikonsumsi. Sehingga jika volume konsumsi air putih tetap selama diet berlangsung, ada kemungkinan kamu mengalami dehidrasi karena kebutuhan air tidak tercukupi dengan baik. 

4. Tekanan darah rendah

Terlalu banyak air juga berpotensi menurunkan tekanan darah dalam kondisi yang serius. Tekanan darah bisa anjlok dan menyebabkan sakit kepala, berkunang-kunang.

5. Hyponatremia

Kondisi hilangnya air dan garam dari tubuh bisa menyebabkan hyponatremia. Pastikan kamu menghindari olah raga berat untuk terhindar dari risiko ini.

6. Makan Tak Terkontrol

Diet ketat ala diet air putih sering menyebabkan pola makan tak terkontrol. Saat diet usai, yang terjadi adalah kamu makan secara tak terkontrol untuk “balas dendam” setelah membatasi asupan makanan.  

7. Memperburuk kondisi tubuh yang sedang perawatan

Orang-orang dengan kondisi medis tertentu tidak dianjurkan menjalankan diet ini karena bisa berdampak buruk pada kesehatan. Mereka yang dilarang melakukan diet air putih adalah: 

  • Orang dengan penyakit ginjal kronis karena bisa memperburuk ginjal. 
  • Diabetes.
  • Asam lambung atau gastroesophageal reflux disorder (GERD). Gejala asam lambung bisa meningkat jika perut kosong tanpa makanan.
  • Gangguan pola makan. Diet ekstrim bisa menyebabkan masalah serius berkaitan dengan pola makan. 

Diet Air Putih: Amankah untuk Kesehatan? 

Mempertimbangkan keamanan metode penurunan berat badan memang perlu bijak dilakukan. Termasuk jika cara ini banyak dilakukan pun belum tentu menjamin bahwa diet ini aman dilakukan. Jika cara ini bermanfaat untuk sebagian orang, belum tentu pula kamu bisa mendapat manfaat yang sama, karena bagaimanapun kondisi setiap orang sangat spesifik. 

Diet air putih memang memiliki manfaat kesehatan yang potensial untuk membantu mengatasi masalah mulai dari obesitas, hingga penurunan tekanan darah. Meski begitu, ada risiko yang juga perlu dipertimbangkan terutama bagi orang lanjut usia, orang dengan riwayat penyakit tertentu, atau gangguan kesehatan lain. Tanpa memikirkan efek jangka panjang dari diet ini bisa berakibat fatal dan berpotensi risiko yang lebih buruk pada tubuh.

Siapa yang Tidak Boleh Melakukan Diet Air Putih? 

Tidak semua orang aman menjalankan diet ini. Terutama jika kamu termasuk orang  dengan kondisi medis berikut ini:

  • Memiliki riwayat penyakit asam urat
  • Memiliki penyakit diabetes (baik diabetes tipe 1 maupun 2) 
  • Orang lanjut usia
  • Sedang hamil atau ibu menyusui 
  • Mengidap gangguan pola makan/eating disorder
  • Memiliki berat badan rendah
  • Anak-anak
  • Memiliki masalah jantung
  • Memiliki masalah migrain
  • Sedang menjalani transfusi darah
  • Sedang melakukan perawatan dan pengobatan khusus dari dokter

Diet air putih tidak boleh dilakukan sembarangan. Jika kamu ingin melakukan diet ini, pastikan kamu sudah berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Kamu bisa gunakan aplikasi Okadoc untuk tanya jawab dokter dan konsultasi lewat video call untuk berbagai masalah kesehatan lho! Yuk download aplikasi Okadoc sekarang juga di Play Store dan App Store.

konsultasi virtual
Related posts
Diet & NutrisiGaya Hidup

Yuk Cek Kalori Makanan dan Kue Kering Lebaran

Gaya HidupResep

Resep Makanan Sehat Untuk Buka Puasa di Rumah

Gaya HidupKebugaran

Berbagai Manfaat Olahraga Saat Puasa

Gaya HidupKebugaran

Gerakan Yoga yang Aman Dilakukan Saat Puasa