Diet & NutrisiGaya HidupResep

7 Olahan Tempe untuk Diet, Mudah dan Enak

tempe untuk diet

Seperti yang kamu ketahui, tempe merupakan makanan kaya protein berbahan dasar kedelai. Tentu saja makanan ini sudah akrab dengan lidah masyarakat Indonesia. Karena selain memiliki rasa yang nikmat, tempe juga memiliki banyak manfaat dan sangat terjangkau untuk dikonsumsi setiap hari.

Baca Juga:

promo rapid test murah

Karena memiliki kandungan gizi yang tinggi, tempe juga bisa dijadikan sebagai makan alternatif untuk diet lho. Terutama buat kamu yang ingin melakukan program diet untuk obesitas, tempe bisa menjadi alternatif pengganti protein hewani.

Nah, sebelum melihat olahan tempe yang bisa digunakan untuk diet, ada baiknya jika kamu mengetahui terlebih dahulu kandungan-kandungan pada tempe serta manfaatnya.

Apa Saja Manfaat yang Bisa Didapatkan dari Tempe?

tempe untuk diet

Dibanding tahu, kandungan gizi dan nutrisi pada tempe lebih banyak. Berikut beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan jika mengonsumsi tempe.

1. Memasok asam lemak yang berguna bagi tubuh

Tempe mengandung protein, lemak dan karbohidrat yang sangat tinggi. Meski tempe mengandung lemak tinggi, tempe juga mengeluarkan enzim lipase yang dapat mencegah lemak berubah menjadi asam lemak. Asam lemak yang tidak diproduksi tubuh adalah asam lemak oleat, linoleat dan linolenat. Sehingga, dengan mengonsumsi tempe akan membantu memasok asam lemak yang berguna ini.

2. Mampu menyerap zat gizi

Tempe juga mengandung asam fitat atau senyawa antinutrien yang tinggi. Senyawa ini sebenarnya dapat menghambat penyerapan zat gizi di dalam tubuh. Namun, jumlah kandungan senyawa ini pada tempe tidak sebanyak yang terdapat pada tahu. Sehingga, zat gizi yang terkandung dalam makanan ini lebih efektif untuk diserap jika dibandingkan dengan tahu.

3. Mengikat kolesterol dalam tubuh

Selain mengandung protein, tempe juga memiliki serat yang tinggi. Bahkan kandungan serat pada tempe lebih tinggi jika dibandingkan dengan tahu. Kandungan ini berguna buat kamu yang sedang melakukan diet untuk mendapatkan tubuh ideal. Serat pada tempe juga berfungsi sebagai pengikat kolesterol dalam tubuh.

4. Mampu menangkal kanker

Tempe juga dipercaya ampuh menangkal kanker karena mengandung senyawa isoflavone. Dalam setiap 100 gram tempe, terdapat sekitar 103 mg senyawa isoflavone. Tubuh kita sendiri membutuhkan 30 sampai 50 mg senyawa isoflavone setiap harinya.

5. Membuat kinerja listin dan metionin-sistin meningkat

Kandungan asam amino bebas pada tempe meningkat hingga 85 kali lipat dibanding ketika masih berupa kacang kedelai. Hal inilah yang membuat tempe mengandung kadar lisin tinggi serta metionin dan sistin yang rendah. Kandungan ini sangat berlawanan dengan beras, sehingga jika tempe dikonsumsi bersamaan dengan nasi makan kinerja lisin dan metionin-sistin dalam tubuh akan meningkat.

Setelah mengetahui manfaatnya, pasti kamu sudah tidak ragu lagi kan dengan tempe? Kandungan-kandungan tersebutlah yang membuat tempe cocok digunakan sebagai menu diet.

Berikut Beberapa Olahan Tempe yang Bisa Dijadikan Menu Diet

tempe untuk diet

Menu tempe untuk diet, sebaiknya tidak digoreng dan kurangi penggunaan minyak saat memasaknya. Penggunaan garam pun jangan terlalu banyak karena berisiko untuk jantung dan pembuluh darah.

Kamu bisa menyiasatinya dengan cara dibakar atau direbus dan dengan kadar minyak rendah. Beberapa resep tempe untuk diet berikut bisa dicoba nih!

1. Steak tempe

Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat menu ini adalah tempe, kecap manis, minyak zaitun, garam dan lada. Namun yang perlu diingat, pastikan penggunaan garam dan lada tidak terlalu banyak. Kamu juga bisa tambahkan kangkung dan tauge yang telah direbus sebagai menu pendamping.

Cara pembuatannya pun cukup mudah. Kamu hanya perlu campurkan kecap manis dengan lada, garam dan minyak zaitun. Lalu potong tempe membentuk dadu dan oleskan dengan campuran bumbu tadi. Diamkan selama beberapa menit agar bumbu meresap. Kemudian goreng menggunakan minyak zaitun.

2. Nugget tempe

Membuat nugget ternyata tidak harus menggunakan daging lho! Kamu juga bisa membuat nugget dari tempe. Kamu bisa mencampurkan adonan ini menggunakan ikan tuna atau ikan lainnya sesuai selera. Selain itu, siapkan juga bahan-bahan lainnya seperti bawang merah, bawang putih, telur, dan tepung panir secukupnya.

Cara membuatnya yaitu campurkan tempe, ikan tuna, bawang merah dan bawang putih yang telah dihaluskan. Setelah diaduk rata, campurkan bahan-bahan tersebut dengan telur. Kemudian kukus adonan selama 30 menit dan bentuk menjadi kotak kecil-kecil.

Kemudian celupkan adonan yang telah berbentuk kotak ke dalam putih telur dan balur pada tepung panir. Setelah itu, goreng menggunakan minyak zaitun.

3. Pepes tempe dan tahu

Pepes tempe dan tahu menjadi makanan yang pas dikonsumsi saat diet. Karena kedua makanan ini merupakan sumber protein yang baik untuk tubuh. Selain itu, keduanya memiliki kalori yang rendah. Nah, pepes tempe dan tahu ini bisa menjadi solusi bagi kamu yang bosan dengan makanan yang hanya direbus saja.

Selain tahu dan tempe, kamu juga perlu menyiapkan daun jeruk, daun salam, bawang merah, bawang putih, cabai, kemiri serta daun pisang. Setelah itu potong tempe, tahu, daun jeruk dan daun salam sesuai selera. Haluskan semua bumbu, kemudian tumis bersama dengan tempe dan tahu.

Bungkus adonan tersebut dengan daun pisang dan kukus selama kurang lebih 20 sampai 30 menit. Setelah itu, pepes tempe dan tahu siap untuk disajikan.

4. Sate tempe

Sate tempe ini menjadi menu yang pas jika kamu sedang melakukan diet mayo. Kamu hanya perlu menyiapkan tempe, cabai merah, bawang merah dan bawang putih, serta kemiri. Cara memasaknya pun cukup mudah lho!

Campurkan semua bumbu dan tambahkan sedikit air, lalu hancurkan. Potong tempe menjadi kecil-kecil dan diamkan ke dalam bumbu selama kurang lebih 15 menit. Lalu susun tempe dengan tusukan hingga menyerupai sate. Panggang dan tunggu sampai matang.

5. Bakso tempe

Dalam pembuatan bakso tempe, ada beberapa bahan yang perlu kamu siapkan terlebih dahulu. Di antaranya tempe, tepung tapioka, telur, garam, bawang putih, merica bubuk dan minyak. Pembuatan menu ini memang lebih susah dibanding menu-menu lainnya. Namun, tidak ada salahnya untuk memasukkan menu ini ke dalam daftar menu harian diet kamu.

Pertama, kukus terlebih dahulu tempe selama kurang lebih 20 menit. Kemudian, hancurkan tempe ketika masih dalam keadaan hangat, bersamaan dengan bawang putih, merica, garam dan telur. Tambahkan tepun tapioka dan air hingga adonan menjadi padat. Kemudian aduk adonan hingga mudah dibentuk.

Setelah itu, aduk adonan hingga membentuk bola-bola atau sesuaikan dengan keinginan kamu. Lalu masak bakso tempe tersebut ke dalam air mendidih. Ketika bakso sudah mengapung, berarti sudah matang dan bisa ditiriskan. Kamu bisa menyantapnya bersamaan dengan kuat atau hanya dicocol dengan cabai.

6. Orek tempe dengan buncis dan wortel

Dalam menu diet, olahan tempe ini biasanya tidak menggunakan garam ataupun kecap. Karena pada dasarnya, tempe sudah memiliki rasa gurih dan kecap juga mengandung garam di dalam komposisinya. Bahan-bahan yang perlu kamu siapkan adalah bawang putih, bawang merah, buncis, wortel, merica, dan tentu saja tempe.

Pertama tumis bawang merah dan bawang putih dengan minyak zaitun. Kemudian masukkan wortel dan buncis. Lalu taburkan sedikit merica bubuk setelah itu baru masukkan tempe. Lalu tumis kembali hingga tempe berubah menjadi kecokelatan.

7. Jus tempe

Apakah kamu pernah mencoba menu ini sebelumnya? Menu ini termasuk yang paling mudah dibuat lho. Kamu hanya perlu siapkan tempe, air dan beberapa buah yang kamu suka. Cara pembuatannya pun sama seperti membuat jus pada umumnya.

Sebelum dijus, pastikan kamu telah mengukus tempe terlebih dahulu. Kemudian masukkan tempe ke dalam blender dan tambahkan air secukupnya. Penambahan buah dilakukan untuk menambah selera saat mengonsumsi jus ini. Selain itu, buah juga berfungsi untuk menggantikan gula.

Kemudian haluskan semua adonan menggunakan blender selama kurang lebih 3 menit. Namun, jus ini harus segera diminum ya dan jangan diamkan terlalu lama karena akan menyebabkan minuman teroksidasi dan menjadi asam yang berbahaya.

Itu tadi beberapa olahan tempe untuk menu diet kamu. Jika kamu ingin tahu diet terbaik sesuai kondisi tubuh, jangan ragu untuk mengonsultasikannya ke dokter menggunakan aplikasi Okadoc ya!

Kamu bisa tanya jawab dokter dan konsultasi lewat video call untuk berbagai masalah kesehatan lho! Yuk download aplikasi Okadoc sekarang juga di Play Store dan App Store.

promo konsultasi dokter
Related posts
Gaya HidupKebugaran

Mengenal Yoga Surya Namaskara; Yoga Klasik Cocok untuk Pemula

Diet & NutrisiGaya Hidup

Kenali Perbedaan Probiotik dan Prebiotik Serta Manfaatnya

Gaya HidupKebugaran

Tips Mengecilkan Lengan yang Patut Kamu Coba

Diet & NutrisiGaya Hidup

Panduan Diet Vegetarian Untuk Pemula