Diet & NutrisiGaya Hidup

13 Manfaat Jus Seledri Untuk Kesehatan

Manfaat Jus Seledri

Dulu, seledri bukanlah tanaman yang dipakai untuk dikonsumsi manusia. Baru sekitar tahun 1623 orang Prancis mengkonsumsinya. Dan karena dianggap bermanfaat, saat ini banyak orang membuat jus seledri. Memang apa manfaat jus seledri bagi kesehatan?

Tanaman seledri (Apium graveolens) awalnya dimanfaatkan manusia sebagai tanaman obat. Tanaman ini memiliki tangkai cukup panjang, serta pinggiran daun yang bergelombang. Tanaman yang diperkirakan berasal dari kawasan mediterania dan Afrika Utara ini diklaim banyak pihak memiliki banyak manfaat positif untuk kesehatan tubuh.

rapid test

Baca Juga:

Saat ini seledri sudah menjadi bagian dari sajian kuliner di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Di belahan dunia lain, seledri umum digunakan pada masakan sup atau salad. Di Indonesia, siapa yang tidak pernah makan bakso atau soto komplit dengan potongan seledri?

Manfaat Jus Seledri yang Harus Kamu Tahu

Manfaat Jus Seledri

Menurut database gizi nasional milik United States Department of Agriculture, tanaman seledri mengandung beberapa mineral yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Seledri juga memiliki bukan hanya satu jenis vitamin saja, tapi ada sekitar enam vitamin. 

Banyak orang yang meracik jus dengan bahan seledri untuk mendapatkan manfaat kandungannya. Apa saja manfaat jus seledri bagi kesehatan tubuh kita?

1. Mengontrol gula darah

Ada satu bagian seledri yang belum dibahas secara spesifik, daunnya. Ternyata daun seledri dapat kamu konsumsi untuk menangani berbagai kondisi akibat meningkatnya kadar gula darah, menurut hasil sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Phytotherapy Research tahun 2019.

2. Menurunkan kadar kolesterol

Riset penelitian yang dipublikasikan oleh Journal of Agricultural and Food Chemistry mengindikasikan bahwa kandungan serat dalam selendri dapat membantu tubuh mengurangi tumpukan jenis kolesterol jahat yang bisa menyumbat pembuluh darah (LDL).

Kenapa bisa begitu? Kandungan phthalides dalam seledri akan menstimulasi empedu untuk memproduksi cairan empedu, yang bekerja untuk menurunkan kadar kolesterol. Menurunnya kolesterol berarti berkurang pula plak pada dinding pembuluh darah, sehingga meningkatkan kondisi kesehatan organ jantung secara umum.

Kandungan serat dari seledri juga mampu mengikis kolesterol dari aliran darah dan membuangkan keluar tubuh bersama kotoran.

3. Mengurangi nyeri artritis

Zat anti-peradangan yang dikandung oleh seledri membuatnya menjadi tanaman obat yang bagus bagi penderita artritis, rematik, dan penyakit Gout. Ekstrak seledri sendiri sangat efektif untuk meredakan nyeri otot dan artritis. Kemampuan ini berkat kandungan phthalides dalam seledri, yang membantu mengeluarkan kristal asam urat yang terbentuk sekitar persendian tubuh.

4. Menurunkan tekanan darah

Penelitian tahun 2009, mendapatkan fakta bahwa seledri memiliki efek melebarkan pembuluh darah, memberikan darah ruang tambahan untuk mengalir sehingga tekanannya turun.

Phthalides merupakan senyawa kimia organik yang dapat menurunkan kadar hormon-hormon stres dalam darah. Selain phthalides, seledri juga mengandung potasium yang bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah. Kondisi menurunnya tekanan darah juga memperkecil resiko terjadinya aterosklerosis, serangan jantung, atau stroke.

5. Bantu memperkuat daya tahan tubuh

Seledri yang kaya akan Vitamin A dan C, serta antioksidan, mampu meningkatkan daya tahan tubuh dan membuatnya lebih aktif dan efisien. Jika rutin mengkonsumsinya, kamu dapat mengurangi resiko terserang pilek, dan terlindungi dari serangan beberapa bakteri penyakit lainnya.

6. Mencegah infeksi saluran kemih

Biji seledri dapat membantu menghilangkan asam urat, sebab dapat merangsang seseorang buang air kecil. Kemampuan ini membuat biji seledri dapat membantu orang yang memiliki masalah gangguan kantung kemih, gangguan ginjal, sistitis, dan kondisi-kondisi serupa.

Biji seledri juga dapat membantu tubuh wanita mencegah terjadinya infeksi saluran kemih. Ekstrak seledri juga terbukti memiliki efek anti-bakteri. Sebuah studi mengklaim bahwa seledri juga ampuh mengurangi gejala infeksi saluran kemih pada kaum pria juga.

7. Meredakan gejala asma

Vitamin C dalam seledri juga bermanfaat untuk mencegah kerusakan tubuh akibat paparan radikal bebas, dan meredakan kondisi peradangan seperti asma. Journal of the American Medical Association menyatakan bahwa Vitamin C dapat melindungi saluran pernafasan penderita asma.

8. Bantu menurunkan berat badan

Mengonsumsi jus seledri secara rutin sebelum makan, dapat membantu kamu menurunkan berat badan. Sebab jumlah kalori dalam seledri sangat rendah, dan kandungan seledri yang tinggi serat membuat kamu lebih cepat kenyang. Jadi seledri dapat membantu program langsing kamu tanpa perlu merasakan lapar.

9. Salah satu herbal anti-kanker

Selain phthalides, seledri juga mengandung senyawa flavonoid seperti luteolin, dan polyacetylenes. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Lovelace Respiratory Research Institute mengindikasikan bahwa luteolin dapat bantu tubuh melawan sel-sel kanker.

Senyawa coumarins yang juga dikandung seledri, dapat meningkatkan aktivitas beberapa jenis sel darah putih. Meningkatnya aktivitas sel darah putih dapat membantu berkembangnya sel-sel kanker dalam tubuh.

Ekstrak biji seledri juga memiliki kemampuan untuk melawan kanker pada lambung, karena dapat menyebabkan terjadinya apoptosis atau kematian sel yang terprogram. Semua kandungan antioksidan dalam seledri akan memburu radikal bebas di dalam tubuh dan menetralkannya sebelum dapat memicu kanker.

10. Meningkatkan kesehatan jantung

Kandungan Vitamin C, serat, dan zat kimia organik lainnya pada akar seledri dapat meningkatkan kesehatan jantung.

Lalu kombinasi kemampuan anti-peradangan, kemampuan menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah, serta kemampuan meminimalisir kerusakan akibat radikal bebas, membuat seledri menjadi salah satu makanan penunjang kesehatan jantung.

11. Mengatur keseimbangan cairan tubuh

Tanaman ini kaya akan kandungan potasium dan mengandung pula sodium dalam jumlah sedikit. Kebanyakan dari kita biasanya cenderung menjalani pola makan kaya akan asupan sodium namun sedikitnya potasium.

Sehingga konsumsi seledri dapat membantu menyeimbangkan asupan kedua nutrisi ini. Potasium dan sodium memiliki fungsi penting untuk membantu tubuh mengatur keseimbangan cairan tubuh. 

12. Nutrisi untuk saraf

Seledri mengandung kalsium dan magnesium dalam kadar yang tinggi. Kedua nutrisi ini sangat penting untuk membantu fungsi saraf, serta mengurangi.

Kalsium memiliki peran penting untuk memicu pelepasan neurotransmitter, yang membuat otak bisa berkomunikasi dengan tubuh. Coumarins juga memiliki potensi dapat mengobati beberapa kelainan degeneratif saraf termasuk penyakit alzheimer, penyakit parkinson, atau epilepsi.

13. Meredakan migrain

Kandungan senyawa coumarins dapat meredakan kepala seseorang dari nyeri migrain. Peneliti menduga, coumarins dari seledri dapat menekan pelepasan nitrogen monoksida pada otak yang menyebabkan sakit kepala dan migrain.

Tips Mengkonsumsi Jus Seledri

Manfaat Jus Seledri

Jika kamu sudah memutuskan untuk mengonsumsi jus seledri setiap hari, ada beberapa tips yang bisa diikuti:

  • Setiap pagi, minumlah 500 mililiter jus seledri ketika kondisi perut masih kosong. Pastikan kamu membuat jus seledri murni tanpa tambahan bahan lain. Jika ingin mengkonsumsi makanan tunggu kurang lebih 15 hingga 30 menit setelah minum jus seledri.
  • Kalau memiliki perut yang sensitif, kamu bisa mulai mengonsumsi jus seledri dalam jumlah yang lebih sedikit.
  • Usahakan untuk selalu menggunakan seledri organik dan mencuci seledri sebelum diblender.
  • Jika tidak terlalu suka dengan rasa jus seledri, kamu bisa menambahkan sebuah apel atau mentimun ketika diblender.

Jika kamu memiliki masalah kesehatan, jangan ragu untuk mengonsultasikannya ke dokter menggunakan aplikasi Okadoc ya!

Kamu bisa tanya jawab dokter dan konsultasi lewat video call untuk berbagai masalah kesehatan lho! Yuk download aplikasi Okadoc sekarang juga di Play Store dan App Store.

promo konsultasi dokter
Related posts
Gaya HidupKebugaran

Mengenal Yoga Surya Namaskara; Yoga Klasik Cocok untuk Pemula

Diet & NutrisiGaya Hidup

Kenali Perbedaan Probiotik dan Prebiotik Serta Manfaatnya

Gaya HidupKebugaran

Tips Mengecilkan Lengan yang Patut Kamu Coba

Diet & NutrisiGaya Hidup

Panduan Diet Vegetarian Untuk Pemula